<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Tesla Korea &#8211; Mobilitas.id</title>
	<atom:link href="https://www.mobilitas.id/tag/tesla-korea/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://www.mobilitas.id</link>
	<description>Media otomotif mobilitas.id</description>
	<lastBuildDate>Wed, 12 Nov 2025 10:08:08 +0000</lastBuildDate>
	<language>en-US</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=7.0.2</generator>

<image>
	<url>https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2024/09/cropped-favim-80x80.png</url>
	<title>Tesla Korea &#8211; Mobilitas.id</title>
	<link>https://www.mobilitas.id</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Mobil Tesla di Korea Makin Laris, Januari – Oktober 2025 Penjualan Meroket 92,8 Persen</title>
		<link>https://www.mobilitas.id/mobil-tesla-di-korea-makin-laris-januari-oktober-2025-penjualan-meroket-928-persen/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Arif Arianto]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 12 Nov 2025 09:00:52 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Bisnis]]></category>
		<category><![CDATA[mobil listrik]]></category>
		<category><![CDATA[mobil listrik AS]]></category>
		<category><![CDATA[Tesla Inc]]></category>
		<category><![CDATA[Tesla Korea]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.mobilitas.id/?p=26303</guid>

					<description><![CDATA[Seoul, Mobilitas – Bahkan di bulan Oktober saja,...]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Seoul, Mobilitas</strong> – Bahkan di bulan Oktober saja, penjualan mobil listrik buatan Tesla Inc di Negeri Ginseng itu meroket hingga 240 persen lebih. Totalnya, mencapai 4. 300 unit lebih.</p>
<p>Data Asosiasi Importir dan Distributor Mobil Korea (KAIDA) dan Asosiasi Dealer Mobil Korea (KADA) yang dikutip <em>Mobilitas</em> di Jakarta, Rabu (12/11/2025) menunjukkan di bulan Oktober 2025 tersebut mobil Tesla yang terjual di Korea sebanyak 4.350 unit. Jumlah ini meroket 244,4 persen dibanding Oktober 2024.</p>
<p>Sementara, di periode Januari – Oktober 2025, jumlah mobil listrik asal Amerika Serikat itu mencapai 47.962 unit. Jumlah tersebut meroket 92,8 persen dibanding sepuluh bulan pertama 2024.</p>
<figure id="attachment_20545" aria-describedby="caption-attachment-20545" style="width: 700px" class="wp-caption aligncenter"><a href="https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2024/10/Tesla-dok.Reuters-e1728202878424.jpg"><img fetchpriority="high" decoding="async" class="size-full wp-image-20545" src="https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2024/10/Tesla-dok.Reuters-e1728202878424.jpg" alt="" width="700" height="495" /></a><figcaption id="caption-attachment-20545" class="wp-caption-text">Ilustrasi, Tesla &#8211; dok.Reuters</figcaption></figure>
<p>Sekadar informasi, di kurun waktu sepuluh bulan pertama 2025 itu, jumlah mobil listrik di Korea Selatan mencapai 197.097 unit. Jumlah ini melonjak 57,5 persen.</p>
<p>Adapun jumlah mobil (seluruh model maupun jenis, baik listrik maupun konvensional dari berbagai merek) di negara ini selama Januari – Oktober 2025 mencapai 1.385.108 unit. Jumlah ini terdiri dari merek lokal 1.135.920 unit dan 249.188 unit merek asing. (Anp/Aa)</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Gara-gara Masalah Ini Tesla Panen Protes di Korea</title>
		<link>https://www.mobilitas.id/gara-gara-masalah-ini-tesla-panen-protes-di-korea/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Arif Arianto]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 06 Jan 2022 09:31:03 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Bisnis]]></category>
		<category><![CDATA[agen pemegang merek Tesla di Korea]]></category>
		<category><![CDATA[Elon Musk]]></category>
		<category><![CDATA[mobil Tesla laris di Korea]]></category>
		<category><![CDATA[Mobil Tesla terlaris di Korea]]></category>
		<category><![CDATA[model terbaru Tesla]]></category>
		<category><![CDATA[penjualan Tesla di Korea]]></category>
		<category><![CDATA[Tesla]]></category>
		<category><![CDATA[Tesla Inc. Tesla Motor]]></category>
		<category><![CDATA[Tesla Korea]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://mobilitas.id/?p=4902</guid>

					<description><![CDATA[Seoul, Mobilitas – Nama mobil listrik Tesla terus...]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Seoul, Mobilitas</strong> – Nama mobil listrik Tesla terus membahana di Korea Selatan seiring dengan bertambahnya varian model yang diserap konsumen plus layanan yang diberikan. Bahkan di segmen pasar mobil bersumber tenaga setrum di Negeri Giseng itu, mobil besutan Tesla lebih laris ketimbang mobil buatan merek lokal seperti Hyundai dan Kia.</p>
<p>Namun aroma kabar tak sedap berembus di negeri itu terkait dengan bisnis Tesla. Seperti dilaporkan <em>Korea Business</em> dan <em>Korea Economic &amp; Business Daily</em>, Rabu (5/1/2022) merek yang kini berkantor pusat di Austin, Texas, Amerika Serikat itu banyak dikomplain dan dilaporkan ke Komisi Pengawas Perdagangan yang Adil dan Transparan Korea (KFTC) oleh masyarakat dan pemilik mobil.</p>
<p>“Banyak masyarakat yang baru-baru ini mengirim laporan ke Komisi, yang menyebut Tesla telah melanggar Undang-undang Perlindungan Konsumen e-Commerce karena terkait dengan tata cara pemesanan mobil yang dinilai tidak fair,” bunyi keterangan KFTC.</p>
<figure id="attachment_4904" aria-describedby="caption-attachment-4904" style="width: 709px" class="wp-caption alignnone"><img decoding="async" class="size-full wp-image-4904" src="https://mobilitas.id/wp-content/uploads/2022/01/Pengunjung-diler-Tesla-di-Korea-Selatan-dok.Istimewa-e1641461336813.jpg" alt="" width="709" height="498" srcset="https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2022/01/Pengunjung-diler-Tesla-di-Korea-Selatan-dok.Istimewa-e1641461336813.jpg 709w, https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2022/01/Pengunjung-diler-Tesla-di-Korea-Selatan-dok.Istimewa-e1641461336813-300x211.jpg 300w, https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2022/01/Pengunjung-diler-Tesla-di-Korea-Selatan-dok.Istimewa-e1641461336813-150x105.jpg 150w, https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2022/01/Pengunjung-diler-Tesla-di-Korea-Selatan-dok.Istimewa-e1641461336813-696x489.jpg 696w, https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2022/01/Pengunjung-diler-Tesla-di-Korea-Selatan-dok.Istimewa-e1641461336813-598x420.jpg 598w, https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2022/01/Pengunjung-diler-Tesla-di-Korea-Selatan-dok.Istimewa-e1641461336813-100x70.jpg 100w" sizes="(max-width: 709px) 100vw, 709px" /><figcaption id="caption-attachment-4904" class="wp-caption-text">Pengunjung diler Tesla di Korea Selatan &#8211; dok.Istimewa</figcaption></figure>
<p>Masalah pertama yang diprotes masyarakat adalah diler Tesla tak akan mengembalikan uang tanda jadi alias booking fee pemesanan mobil tak bisa dikembalikan jika pemesanan – yang dilakukan secara <em>online</em> &#8211; itu dibatalkan. Nilai uang panjar tersebut mencapai 100.000 won atau sekitar Rp 1.194.000 (kurs 1 won = Rp 11,94).</p>
<p>“Tesla dinilai masyarakat telah melanggar undang-undang karena uang panjar itu adalah hak konsumen. Meski pesanan dibatalkan oleh konsumen, oleh karena itu KFTC akan mengkaji permasalahan ini,” sebut KFTC.</p>
<p>Masalah kedua dilaporkan oleh sebuah kelompok masyarakat sipil terkait dengan informasi pada iklan produk Tesla. Mereka menyebut dalam iklan itu Tesla mencantumkan mobilnya dilengkapi fitur autopilot atau mengemudi secara otonom sepenuhnya, padahal kenyataannya mobil-mobil Tesla tak semuanya atau belum dilengkapi fitur yang disebutkan itu.</p>
<figure id="attachment_4905" aria-describedby="caption-attachment-4905" style="width: 704px" class="wp-caption alignnone"><img decoding="async" class="size-full wp-image-4905" src="https://mobilitas.id/wp-content/uploads/2022/01/Tesla-Model-3-mobil-Tesla-paling-laris-di-Korea-dok.Global-Times-e1641461446320.jpg" alt="" width="704" height="480" srcset="https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2022/01/Tesla-Model-3-mobil-Tesla-paling-laris-di-Korea-dok.Global-Times-e1641461446320.jpg 704w, https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2022/01/Tesla-Model-3-mobil-Tesla-paling-laris-di-Korea-dok.Global-Times-e1641461446320-300x205.jpg 300w, https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2022/01/Tesla-Model-3-mobil-Tesla-paling-laris-di-Korea-dok.Global-Times-e1641461446320-150x102.jpg 150w, https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2022/01/Tesla-Model-3-mobil-Tesla-paling-laris-di-Korea-dok.Global-Times-e1641461446320-218x150.jpg 218w, https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2022/01/Tesla-Model-3-mobil-Tesla-paling-laris-di-Korea-dok.Global-Times-e1641461446320-696x475.jpg 696w, https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2022/01/Tesla-Model-3-mobil-Tesla-paling-laris-di-Korea-dok.Global-Times-e1641461446320-616x420.jpg 616w" sizes="(max-width: 704px) 100vw, 704px" /><figcaption id="caption-attachment-4905" class="wp-caption-text">Tesla Model 3, mobil Tesla paling laris di Korea &#8211; dok.Bloomberg</figcaption></figure>
<p>Sehingga kelompok masyarakat sipil itu melaporkan kepada komisi bahwa Tesla telah melanggar Fair Labeling and Advertising Act. Ketidaksesuaian informasi ini dinilai bukan sekadar melanggar etik tetapi juga pidana karena masuk kategori penipuan.</p>
<p>Sebelumnya, <em>Korea Business</em> yang mengutip data dari Asosiasi Produsen Mobil Korea (KAMA) menyebut Tesla menjadi mobil listrik paling populer di negara berpenduduk 51,7 juta jiwa tersebut. Data berbicara sepanjang tahun 2020 lalu total impor mobil listrik Korea Selatan asal Negeri Paman Sam mencapai 12.902 unit.</p>
<p>Tetapi di tahun 2021, dari Januari hingga Agustus saja, impor mobil bertenaga setrum dari Amerika Serikat itu telah mencapai 16.628 unit. Jumlah itu jauh melebihi jumlah impor selama setahun penuh di tahun 2020.</p>
<figure id="attachment_3810" aria-describedby="caption-attachment-3810" style="width: 700px" class="wp-caption alignnone"><img loading="lazy" decoding="async" class="size-full wp-image-3810" src="https://mobilitas.id/wp-content/uploads/2021/10/Tesla-Model-Y-saat-diluncurkan-di-Korea-dok.Yonhap-e1635662862924.jpg" alt="" width="700" height="516" /><figcaption id="caption-attachment-3810" class="wp-caption-text">Tesla Model Y saat dibawa ke sebuah pameran mobil di Korea Selatan &#8211; dok.Yonhap via The Korea Herald</figcaption></figure>
<p>Sedangkan selama tiga kuartal pertama 2021 (dari Januari – September) sebanyak 48.720 kendaraan listrik murni atau listrik baterai (BEV) terjual di Korea Selatan. “Dari jumlah itu 16.287 unit merupakan kendaraan listrik buatan Tesla dan 16.273 unit mobil listrik yang diproduksi oleh Hyundai Motor Company, selebihnya dari merek lain,” sebut KAMA. (Vto/Aa)</p>
<p>&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
