<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>tips mengendara motor yang aman &#8211; Mobilitas.id</title>
	<atom:link href="https://www.mobilitas.id/tag/tips-mengendara-motor-yang-aman/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://www.mobilitas.id</link>
	<description>Media otomotif mobilitas.id</description>
	<lastBuildDate>Sun, 30 May 2021 13:25:29 +0000</lastBuildDate>
	<language>en-US</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=7.0</generator>

<image>
	<url>https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2024/09/cropped-favim-80x80.png</url>
	<title>tips mengendara motor yang aman &#8211; Mobilitas.id</title>
	<link>https://www.mobilitas.id</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Mengapa Pemotor Sebaiknya Pakai Sepatu, Ini Alasannya</title>
		<link>https://www.mobilitas.id/mengapa-pemotor-sebaiknya-pakai-sepatu-ini-alasannya/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Arif Arianto]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 30 May 2021 13:00:54 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Pedia]]></category>
		<category><![CDATA[berkendara motor aman]]></category>
		<category><![CDATA[berkendara motor harus bersepatu]]></category>
		<category><![CDATA[manfaat bersepatu saat bermotor]]></category>
		<category><![CDATA[mengapa bermotor harus bersepatu]]></category>
		<category><![CDATA[mengendarai motor dengan benar]]></category>
		<category><![CDATA[menggunakan sepatu saat bermotor]]></category>
		<category><![CDATA[pentingnya menggunakan sepatu saat bermotor]]></category>
		<category><![CDATA[perlengkapan berkendara motor]]></category>
		<category><![CDATA[perlenhgkapan safety riding]]></category>
		<category><![CDATA[tips mengendara motor yang aman]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://mobilitas.id/?p=1175</guid>

					<description><![CDATA[Jakarta, Mobilitas – Hingga saat ini banyak orang...]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Jakarta, Mobilitas</strong> – Hingga saat ini banyak orang yang mengaku lebih nyaman hanya memakai sandal ketika mengendarai sepeda motor, karena lebih rileks. Terlebih, jika motor yang dikendarainya jenis skuter matik, karena memiliki dek sehingga dianggap kaki lebih terlindungi.</p>
<p>“Padahal, anggapan ini tak benar. Selama berkendara, semua bagian dari tubuh sudah semestinya terlindungi. Termasuk kaki,” kata Instruktur Safety Riding Java Adventure, Nurdin Saleh, saat dihubungi dari Jakarta, Jumat (27/5/2021).</p>
<p>Pemotor yang memakai sepatu saat berkendara kakinya akan lebih terlindungi ketika terjadi risiko. Misalnya kecelakaan, sebab ketika kejadian itu berlangsung, kaki akan terhindar dari luka akibat benturan atau gesekan dengan permukaan jalan.</p>
<figure id="attachment_1178" aria-describedby="caption-attachment-1178" style="width: 700px" class="wp-caption alignnone"><img fetchpriority="high" decoding="async" class="size-full wp-image-1178" src="https://mobilitas.id/wp-content/uploads/2021/05/Berkendara-sepeda-motor-hanya-memakai-sandal-sebaiknya-dihindari-dok.Business-Insider-e1622380920347.jpg" alt="" width="700" height="498" /><figcaption id="caption-attachment-1178" class="wp-caption-text">Berkendara sepeda motor hanya memakai sandal sebaiknya dihindari &#8211; dok.Business Insider</figcaption></figure>
<p>“Bahkan pengguna skutik sekali pun. Karena ketika terjadi kecelakaan, kemungkinan kaki keluar dari dek juga sangat tinggi. Karenanya jika tidak terlindungi dengan baik akan fatal risikonya,” ucap Nurdin.</p>
<p>Selain itu, dengan dengan menggunakan sepatu maka pijakan kaki ke permukaan jalan muapun pijakan kaki di motor akan lebih kuat.</p>
<p>“Memakai sepatu lebih terjamin tidak licin saat di atas footstep sepeda motor atau saat berhenti dimana kaki menopang motor di atas aspal. Selain terhindari dari kemungkinan adanya benda-benda tajam di jalan,” papar Nurdin.</p>
<p>Meski juga harus diperhatikan, sepatu yang dipakai sebaiknya tak banyak tali atau yang lebih baik tanpa tali.</p>
<figure id="attachment_1179" aria-describedby="caption-attachment-1179" style="width: 700px" class="wp-caption alignnone"><img decoding="async" class="size-full wp-image-1179" src="https://mobilitas.id/wp-content/uploads/2021/05/Sepatu-yang-tak-bertali-sangat-dianjurkan-digunakan-pemotor-selama-mereka-berkendara-dok.Mad-or-Nomad-e1622381022594.jpg" alt="" width="700" height="497" /><figcaption id="caption-attachment-1179" class="wp-caption-text">Sepatu yang tak bertali sangat dianjurkan digunakan pemotor selama mereka berkendara &#8211; dok.Mad or Nomad</figcaption></figure>
<p>Ada dua alasan mengapa sebaiknya sepatu yang digunakan tak bertali atau paling tidak sedikit tali. Pertama menghindarkan potensi tali menyangkut tuas, terutama bagi pengendara motor transmisi manual.</p>
<p>“Kedua, maaf, jika misalnya motor terjatuh dan tali tersangkut bagian-bagian tertentu dari motor, maka risikonya lebih berbahaya,” jelas Nurdin.</p>
<p>Memang, penggunaan sepatu bagi sepeda motor tidak diatur – atau diwajibkan – dalam Undang-undang Lalu-lintas angkutan jalan. Meski begitu, demi keamanan dan keselamatan berkendara, sebaiknya anjuran dengan dasar alasan yang logis itu diikuti. (Has/Aa)</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
