<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Tips merawat mobil &#8211; Mobilitas.id</title>
	<atom:link href="https://www.mobilitas.id/tag/tips-merawat-mobil/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://www.mobilitas.id</link>
	<description>Media otomotif mobilitas.id</description>
	<lastBuildDate>Tue, 31 Mar 2026 08:58:37 +0000</lastBuildDate>
	<language>en-US</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=7.0</generator>

<image>
	<url>https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2024/09/cropped-favim-80x80.png</url>
	<title>Tips merawat mobil &#8211; Mobilitas.id</title>
	<link>https://www.mobilitas.id</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Ini Pentingnya Cek Oli Mesin, Rem, dan Kaki-kaki Mobil Usai Dipakai Mudik Lebaran</title>
		<link>https://www.mobilitas.id/ini-pentingnya-cek-oli-mesin-rem-dan-kaki-kaki-mobil-usai-dipakai-mudik-lebaran/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Arif Arianto]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 31 Mar 2026 05:00:40 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Tips]]></category>
		<category><![CDATA[cek komponen mobil]]></category>
		<category><![CDATA[mobil usai mudik]]></category>
		<category><![CDATA[mudik lebaran]]></category>
		<category><![CDATA[Tips merawat mobil]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.mobilitas.id/?p=27380</guid>

					<description><![CDATA[Jakarta, Mobilitas – Saat mobil digunakan untuk menempuh...]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Jakarta, Mobilitas</strong> – Saat mobil digunakan untuk menempuh perjalanan jauh ke kampung halaman melintasi berbagai medan dan lintasan mesin, ban, serta kaki-kaki mobil bekerja paling keras. Terlebih setelah sampai kampung halaman, mobil masih diajak berkelan menuju beberapa temapat wisata.</p>
<p>Service Advisor Oto Klinikatama, Haris Munandar, yang ditemui <em>Mobilitas</em> di Jalan Maulana Hassanudin, Cipondoh, Kota Tangerang, Selasa (31/3/2026) menjelaskan oli mesin harus dicek kualitasnya maupun volumenya.</p>
<p>“Terlebih jika saat akan mudik tidak semapat ganti oli mesin. Karena perjalanan jauh, terlebih macet mesin bekerja ekstra keras, ini berpengaruh terhadap kualitas oli maupun volumenya,” papar Haris.</p>
<p>Sementara, jika kualitas oli maupun volumenya menurun berdampak sangat tidak baik ke komponen mesin, sehingga mesin cepat rusak. Dan jika itu terjadi, lanjut Haris, bukan hanya kenyamanan berkendara saja yang terganggu tetapi juga aspek keamanan dan keselamatan berkendara.</p>
<figure id="attachment_22592" aria-describedby="caption-attachment-22592" style="width: 700px" class="wp-caption aligncenter"><a href="https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2025/02/Ban-mobil-dok.Utires.com_-e1738554668434.webp"><img fetchpriority="high" decoding="async" class="size-full wp-image-22592" src="https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2025/02/Ban-mobil-dok.Utires.com_-e1738554668434.webp" alt="" width="700" height="506" /></a><figcaption id="caption-attachment-22592" class="wp-caption-text">Ban mobil &#8211; dok.Utires.com</figcaption></figure>
<p>“Begitu pula dengan kondisi kualitas sistem pengereman. Karena dalam perjalanan mudik bagian ini termasuk salah satu komponen yang sewring digunakan dan bekerja keras. Sehingga potensi penurunan kualitasnya juga sangat tinggi. Oleh karena itu demi keamanan, keselamtan, dan kenyamanan berkendara, sistem pengeremn hrus di cek. Ganti jika ada yang aus,” tandas Haris.</p>
<p>Sedangkan untuk kaki-kaki, yang paling utama dan pertama harus dicek dan dibenahi adalah roda. Minimal pastikan tingkat isian angin ban sesuai anjuran pabrikan, karena ini menyangkut keamanan dan keselamatan maupun kenyamanan berkendara.</p>
<p>“Bahkan kalau tekanan angin bn ban kurang, bn cepat aus, laju mobil berat dan konusmi BBM jadi boros. Selain tidak aman, karena ban rawan pecah. Jadi itulah tiga bagian mobil yang harus dan minimal diperiksa setelah mobil digunakan mudik berlebaran ke kampung halaman,” imbuh Haris. (Jrr/Aa)</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Ingin Mobil Tetap Prima Saat Cuaca Panas? Periksa dan Rawat Komponen Ini</title>
		<link>https://www.mobilitas.id/ingin-mobil-tetap-prima-saat-cuaca-panas-periksa-dan-rawat-komponen-ini/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Arif Arianto]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 14 Oct 2023 03:00:59 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Tips]]></category>
		<category><![CDATA[cuaca panas]]></category>
		<category><![CDATA[HT]]></category>
		<category><![CDATA[merawat mobil saat kemarau]]></category>
		<category><![CDATA[merawat mobil saat udara panas]]></category>
		<category><![CDATA[mobil tetap nyaman saat cuaca panas]]></category>
		<category><![CDATA[Tips merawat mobil]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.mobilitas.id/?p=14802</guid>

					<description><![CDATA[Jakarta, Mobilitas – Suhu udara yang panas akibat...]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Jakarta, Mobilitas</strong> – Suhu udara yang panas akibat musim kemarau berkepanjangan dirasakan masyarakat di sejumlah daerah di Indonesia.</p>
<p>Cuaca panas ini tidak hanya berdampak kurang baik pada kondisi tubuh seseorang saja, tetapi juga bisa berdampak buruk ke sejumlah komponen mobil. Jika dampak itu dialami mobil, maka bukan hanya kenyamanan berkendara saja yang berkurang, namun bisa berakibat buruk pada mesin, terutama jika komponen yang berkaitan dengan sistem kerja mobil kondisinya bermasalah.</p>
<p>“Jangan sampai mobil kesulitan menghadapi suhu udara yang tinggi, khususnya ketika harus berhadapan dengan jalan macet. Karena itu, perhatikan beberapa komponen berikut ini supaya tetap dapat berkendara aman di tengah cuaca panas,” ungkap Aftersales Business Division Head Auto2000, Imansyah Tara, dalam keterangan resmi yang diterima <em>Mobilitas</em>, di Jakarta, Sabtu (14/10/2023).</p>
<p>Oleh karena itu, Imansyah menyarankan agar pemilik mobil untuk melakukan pemeriksaan sejumlah komponen penting di mobil. Komponen-komponen yang wajib diperiksa ini bukan hanya yang berkaitan dengan mesin saja, tetapi juga penopang perangkat penyuguh kenyamanan selama berkendara.</p>
<p>Pertama, radiator. Cara kerja komponen ini dalam mendinginkan mesin melalui sirkulasi coolant ketika mobil dijalankan, sangat tergantung asupan udara dingin yang ada di sekitar.</p>
<p>Ketika udara segar minim, maka proses pendinginan yang dilakukan radiator juga tak maksimal. Terlebih, jika radiator mengalami masalah seperti adanya kebocoran atau kisi-kisinya mampet akibat kotoran.</p>
<figure id="attachment_14039" aria-describedby="caption-attachment-14039" style="width: 700px" class="wp-caption alignnone"><img decoding="async" class="size-full wp-image-14039" src="https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2023/08/Tutup-radiator-dok.Istimewa-via-Linkedin-e1692898056948.jpg" alt="" width="700" height="502" /><figcaption id="caption-attachment-14039" class="wp-caption-text">Tutup radiator &#8211; dok.Istimewa via Linkedin</figcaption></figure>
<p>Kedua, ban. Suhu panas yang terserap oleh permukaan jalan juga rawan bagi ban mobil yang sudah aus. Ban yang telah aus dengan permukaan telapak yang telah halus alias ukirannya telah habis, rawan meletus ketika bersentuhan dengan permukaan jalan yang panas.</p>
<p>Terlebih, jika tekanan angin ban ban kurang dari standar. Defleksi pada ban akan melebihi standar normal dan membuat anyaman kawat baja di dinding ban. Ban dapat meletus dalam kondisi pemakaian berat. Ini bukan hanya menjadikan konsumsi bahan bakar boros, tetapi ban juga rawan meletus.</p>
<p>Ketiga, rem. Beban kerja rem mobil semakin berat kala cuaca semakin panas, karena tidak memiliki sistem pendingin seperti radiator. Oleh karena itu pilih cairan rem TMO yang sesuai spesifikasi yang ditetapkan pabrikan.</p>
<p>Keempat, AC mobil. Lakukan pengecekan cek cairan refrigerant atau freon.Ganti filter kabin yang kotor untuk menjaga kebersihan.</p>
<p>Begitu juga, lakukan kondensor AC mobil yang dipasang di depan radiator. Pastikan tidak ada sirip yang bocor, penyok, atau berkarat.</p>
<p>Keempat, oli mesin.Oli mesin yang berperang membantu mendinginkan mesin mobil ketika kendaraan itu digunakan sangat rawan jika udara di sekitarnya panas. Karena itu pastikan volumenya masih sesuai standar, dan ganti jika telah aus atau saatnya diganti.</p>
<p>Sebab, senyawa kimia di oli yang telah aus tidak akan mampu menjalankan fungsi pendinginan. (Jrr/Aa)</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Mesin Mobil Keluaran Baru Tak Perlu Dipanasi, Ini Alasannya</title>
		<link>https://www.mobilitas.id/mesin-mobil-keluaran-baru-tak-perlu-dipanasi-ini-alasannya/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Arif Arianto]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 26 Jan 2023 14:53:10 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Pedia]]></category>
		<category><![CDATA[cara kerja injektor mesin mobil]]></category>
		<category><![CDATA[Electronic Control Unit]]></category>
		<category><![CDATA[Fungsi ECU]]></category>
		<category><![CDATA[HT]]></category>
		<category><![CDATA[memanasi mesin mobil perlukah?]]></category>
		<category><![CDATA[mesin mobil baru perlu dipanaskan?]]></category>
		<category><![CDATA[teknologi Injeksi mobil]]></category>
		<category><![CDATA[tips agar kinerja mesin mobil maksimal]]></category>
		<category><![CDATA[Tips merawat mobil]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.mobilitas.id/?p=10606</guid>

					<description><![CDATA[Jakarta, Mobilitas – Pada dasarnya, agar kinerja mesin...]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Jakarta, Mobilitas</strong> – Pada dasarnya, agar kinerja mesin mobil ideal dibutuhkan suhu kerja yang ideal.</p>
<p>“Syarat seperti itu ada dibutuhkan oleh mobil keluaran lama atau mobil usia tua, maupun mobil keluaran baru. Dengan suhu kerja yang ideal itu maka penampuran bahan bakar, pencampuran udara yang idal untuk proses pembakaran di mesin, kecepatan putaran mesin akan berlangsung dengan optimal atau bahkan sempurna,” papar kepala mekanik Autocar Klinika, Cipondoh, Tangerang, Abdul Wahid, saat ditemui <em>Mobilitas</em>, Kamis (26/1/2023).</p>
<p>Pada mobil lama, sebelum menggunakan teknologi sistem injeksi bahan bakar dan belum menggunakan sistem komputerisasi, semua proses itu dilakukan secara mekanis. Caranya, dengan membuat suhu kerja yang ideal, dengan memanaskan mesin mobil sebelum kendaraan itu digunakan.</p>
<p>“Kalau enggak, maka kerja mesin tidak optimal, tenaga loyo, dan mobil jadi boros BBM. Tetapi, sekarang semua mobil baru telah menggunakan sistem terkomputerisasi yang disebut ECU (Electronic Control Unit). Termasuk sistem injeksinya,” jelas Wahid.</p>
<p>ECU, lanjut Wahid, merupakan komponen yang menjadi sirkuit elektronik dan komponen ini akan mengendalikan aktuator yang mengganti sistem mekanis. ECU itu pula yang menentukan durasi injeksi bahan bakar di injektor.</p>
<figure id="attachment_5851" aria-describedby="caption-attachment-5851" style="width: 700px" class="wp-caption alignnone"><img decoding="async" class="size-full wp-image-5851" src="https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2022/02/Mesin-Daihatsu-All-New-Xenia-dok.Istimewa-e1645797758162.jpg" alt="" width="700" height="500" /><figcaption id="caption-attachment-5851" class="wp-caption-text">Ilustrasi, mesin Daihatsu All New Xenia &#8211; dok.Istimewa</figcaption></figure>
<p>Caranya, peranti itu menetapkan waktu yang tepat pencampuran udara dengan bahan bakar dan disemburkan ke ruang bakar mesin. Begitu pula dengan takaran yang tepat bahan bakar yang disemprotkan ke mesin.</p>
<p>Dengan teknologi ini pula, maka pemilik mobil tidak perlu memanaskan mesin kendaraannya dalam waktu lama. Karena, begitu mesin mobil dinyalakan maka ECU akan bekerja dan suhu kerja ideal mesin pun sudah tercapai dan mobil siap dijalankan dengan performa yang optimal atau maksimal.</p>
<p>&#8220;Sehingga, begitu mesin dinyalakan, dalam waktu dua menit mesin sudah dalam suhu kerja ideal,” tandas Wahid. (Jrr/Aa)</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Cara Mudah Mencegah Electric Power Steering Bermasalah</title>
		<link>https://www.mobilitas.id/cara-mudah-mencegah-electric-power-steering-bermasalah/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Arif Arianto]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 31 May 2022 03:37:32 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Tips]]></category>
		<category><![CDATA[Auto2000]]></category>
		<category><![CDATA[cara kerja EPS]]></category>
		<category><![CDATA[Electric Power Steering]]></category>
		<category><![CDATA[fitur EPS]]></category>
		<category><![CDATA[fungsi Power Steering]]></category>
		<category><![CDATA[HT]]></category>
		<category><![CDATA[komponen EPS]]></category>
		<category><![CDATA[manfaat Power Steering]]></category>
		<category><![CDATA[Power Steering Elektrik]]></category>
		<category><![CDATA[Tips merawat mobil]]></category>
		<category><![CDATA[Tips merawat Power Steering]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://mobilitas.id/?p=6832</guid>

					<description><![CDATA[Jakarta, Mobilitas – Perangkat Electric Power Steering (EPS)...]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Jakarta, Mobilitas</strong> – Perangkat Electric Power Steering (EPS) atau power steering elektrik merupakan salah satu fitur yang kini telah umum digunakan oleh mobil-mobil keluaran terbaru. Teknologi dalam sebuah sistem bantuan pengendalian pengemudian mobil ini mengandalkan bantuan tenaga dari motor listrik.</p>
<p>Walhasil, pengendalian kemudi mobil pun terasa ringan dan nyaman. Sebagai fitur yang mendukung kenyamanan, EPS tentu juga harus dirawat sebaik-baiknya.</p>
<p>“Perawatan EPS tidak serumit power steering hidraulis karena sebagian besar komponennya memakai sistem elektrik dan dikontrol oleh komputer dalam sebuah modul. Dan kendala yang terjadi lebih gampang terdeteksi melalui indikator di panel instrumen mobil,” ungkap Aftersales Business Division Head Auto2000, Nur Imansyah Tara, dalam keterangan resmi yang diterima <em>Mobilitas</em>, di Jakarta, Senin (30/5/2022).</p>
<figure id="attachment_6834" aria-describedby="caption-attachment-6834" style="width: 700px" class="wp-caption alignnone"><img loading="lazy" decoding="async" class="size-full wp-image-6834" src="https://mobilitas.id/wp-content/uploads/2022/05/Sistem-EPS-dok.Toyota-Astra-Motor-e1653967909832.jpg" alt="" width="700" height="497" srcset="https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2022/05/Sistem-EPS-dok.Toyota-Astra-Motor-e1653967909832.jpg 700w, https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2022/05/Sistem-EPS-dok.Toyota-Astra-Motor-e1653967909832-300x213.jpg 300w, https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2022/05/Sistem-EPS-dok.Toyota-Astra-Motor-e1653967909832-150x107.jpg 150w, https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2022/05/Sistem-EPS-dok.Toyota-Astra-Motor-e1653967909832-696x494.jpg 696w, https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2022/05/Sistem-EPS-dok.Toyota-Astra-Motor-e1653967909832-592x420.jpg 592w, https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2022/05/Sistem-EPS-dok.Toyota-Astra-Motor-e1653967909832-100x70.jpg 100w" sizes="auto, (max-width: 700px) 100vw, 700px" /><figcaption id="caption-attachment-6834" class="wp-caption-text">Sistem EPS &#8211; dok.Toyota Astra Motor</figcaption></figure>
<p>Meski begitu, EPS berisiko mengalami gangguan bila pengguna mobil cara mengemudi pengguna mobil tak baik. Berikut cara mudah merawat EPS, menurut Nur Imansyah Tara:</p>
<p><strong>Jangan Libas Jalan Rusak dengan Kecepatan Tinggi</strong><br />
Apapun jenis power steering mobil, menerjang jalan rusak pada kecepatan tinggi tidak dizinkan karena sanggup merusak banyak komponen, di antaranya adalah poros dan boot rack steer yang berada di kolong mobil dan berhubungan dengan mekanisme EPS.</p>
<p><strong>Perhatikan Kondisi Karet Boot Rack Steer</strong><br />
Pastikan karet rack steer (rumah setir) tidak robek karena merupakan pintu masuk kotoran dan air. Kalau kondisinya sudah ada retakan, sebaiknya dilakukan penggantian.</p>
<p>Jika dibiarkan, dapat membuat rumah kemudi cepat rusak akibat air, debu dan kotoran masuk ke rumah setir dan mengakibatkan poros kemudi berkarat. Indikasi as rumah setir sudah kotor atau berkarat adalah ada suara ketika kemudi diputar, selain itu setir terasa lebih berat ketika diputar.</p>
<figure id="attachment_6835" aria-describedby="caption-attachment-6835" style="width: 700px" class="wp-caption alignnone"><img loading="lazy" decoding="async" class="size-full wp-image-6835" src="https://mobilitas.id/wp-content/uploads/2022/05/Komponen-kelistrikan-EPS-dok.Toyota-Astra-Motor-e1653968027922.jpg" alt="" width="700" height="470" srcset="https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2022/05/Komponen-kelistrikan-EPS-dok.Toyota-Astra-Motor-e1653968027922.jpg 700w, https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2022/05/Komponen-kelistrikan-EPS-dok.Toyota-Astra-Motor-e1653968027922-300x201.jpg 300w, https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2022/05/Komponen-kelistrikan-EPS-dok.Toyota-Astra-Motor-e1653968027922-150x101.jpg 150w, https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2022/05/Komponen-kelistrikan-EPS-dok.Toyota-Astra-Motor-e1653968027922-696x467.jpg 696w, https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2022/05/Komponen-kelistrikan-EPS-dok.Toyota-Astra-Motor-e1653968027922-626x420.jpg 626w" sizes="auto, (max-width: 700px) 100vw, 700px" /><figcaption id="caption-attachment-6835" class="wp-caption-text">Komponen kelistrikan EPS &#8211; dok.Toyota Astra Motor</figcaption></figure>
<p><strong>Hindari Melewati Jalan Banjir</strong><br />
Pada beberapa model kendaraan, motor listrik EPS berada di kolom setir bagian bawah. Jika air merendam, motor listrik bisa rusak dan harus diganti. Ada juga model lain yang meletakkan motor listrik EPS di bagian dalam kabin sehingga relatif aman ketika melewati genangan air, Anda bisa memastikan posisi motor listrik EPS di buku manual kendaraan.</p>
<p><strong>Perhatikan Sistem Kelistrikan dan Aki Mobil</strong><br />
Sumber tenaga utama dari EPS adalah listrik mobil yang aktif sepanjang mesin mobil dinyalakan. Jika aki tekor maka pengendalian kemudi akan terasa berat karena EPS akan mengalami malfungsi.</p>
<p>Kalau dibiarkan, akan merusak komponen EPS yang membutuhkan daya listrik yang stabil dan kuat. Termasuk pula memperhatikan kondisi alternator sebagai penyuplai utama tenaga listrik ketika mesin dinyalakan.</p>
<figure id="attachment_6836" aria-describedby="caption-attachment-6836" style="width: 716px" class="wp-caption alignnone"><img loading="lazy" decoding="async" class="size-full wp-image-6836" src="https://mobilitas.id/wp-content/uploads/2022/05/Menghindarkan-mobil-melibas-lubang-besar-dengan-kecepatan-tinggi-juga-menjadi-salah-satu-cara-menjaga-keawetan-kondisi-prima-EPS-dok.Auto2000-e1653968187671.jpg" alt="" width="716" height="465" srcset="https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2022/05/Menghindarkan-mobil-melibas-lubang-besar-dengan-kecepatan-tinggi-juga-menjadi-salah-satu-cara-menjaga-keawetan-kondisi-prima-EPS-dok.Auto2000-e1653968187671.jpg 716w, https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2022/05/Menghindarkan-mobil-melibas-lubang-besar-dengan-kecepatan-tinggi-juga-menjadi-salah-satu-cara-menjaga-keawetan-kondisi-prima-EPS-dok.Auto2000-e1653968187671-300x195.jpg 300w, https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2022/05/Menghindarkan-mobil-melibas-lubang-besar-dengan-kecepatan-tinggi-juga-menjadi-salah-satu-cara-menjaga-keawetan-kondisi-prima-EPS-dok.Auto2000-e1653968187671-150x97.jpg 150w, https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2022/05/Menghindarkan-mobil-melibas-lubang-besar-dengan-kecepatan-tinggi-juga-menjadi-salah-satu-cara-menjaga-keawetan-kondisi-prima-EPS-dok.Auto2000-e1653968187671-696x452.jpg 696w, https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2022/05/Menghindarkan-mobil-melibas-lubang-besar-dengan-kecepatan-tinggi-juga-menjadi-salah-satu-cara-menjaga-keawetan-kondisi-prima-EPS-dok.Auto2000-e1653968187671-647x420.jpg 647w" sizes="auto, (max-width: 716px) 100vw, 716px" /><figcaption id="caption-attachment-6836" class="wp-caption-text">Menghindarkan mobil melibas lubang besar dengan kecepatan tinggi juga menjadi salah satu cara menjaga keawetan kondisi prima EPS &#8211; dok.Auto2000</figcaption></figure>
<p><strong>Jaga Keawetan Komponen Mekanis EPS</strong><br />
Tips ini berguna untuk menjaga keawetan komponen mekanis yang masih ada pada EPS. Usahakan untuk tidak melakukan manuver yang membuat putaran kemudi sampai mentok keras ke arah kanan atau kiri.</p>
<p>Meskipun sepele, kinerja power steering menjadi lebih berat sehingga usia pakainya menurun. Hindari pula kebiasaan memutar kemudi pada saat mesin kendaraan mati lantaran tidak ada arus listrik pada EPS. Selain itu, parkirkan kendaraan dalam keadaan ban lurus dan jangan berbelok.</p>
<p><strong>Merawat Modul EPS</strong><br />
Modul EPS merupakan pengolah data dari sensor sudut putaran setir untuk memerintahkan sistem EPS. Komponen ini jarang mengalami masalah karena posisi modul umumnya terdapat di bagian dalam dasbor.</p>
<p>Tapi jika rusak, maka setir mobil tidak akan berfungsi sama sekali. Untuk mencegah power steering elektrik bermasalah, selalu lakukan servis berkala. (Jrr/Aa)</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
