<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>TMMIN &#8211; Mobilitas.id</title>
	<atom:link href="https://www.mobilitas.id/tag/tmmin/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://www.mobilitas.id</link>
	<description>Media otomotif mobilitas.id</description>
	<lastBuildDate>Tue, 21 Apr 2026 01:23:56 +0000</lastBuildDate>
	<language>en-US</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=7.0</generator>

<image>
	<url>https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2024/09/cropped-favim-80x80.png</url>
	<title>TMMIN &#8211; Mobilitas.id</title>
	<link>https://www.mobilitas.id</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Toyota Gandeng CATL Produksi Baterai Listrik di RI, Fokus untuk Mobil Hybrid</title>
		<link>https://www.mobilitas.id/toyota-gandeng-catl-produksi-baterai-listrik-di-ri-fokus-untuk-mobil-hybrid/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Arif Arianto]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 21 Apr 2026 01:23:08 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Mobility]]></category>
		<category><![CDATA[baterai listrik]]></category>
		<category><![CDATA[CATL]]></category>
		<category><![CDATA[mobil hybrid Toyota]]></category>
		<category><![CDATA[PT Toyota Motor Manufacturing Indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[TMMIN]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.mobilitas.id/?p=27609</guid>

					<description><![CDATA[Jakarta, Mobilitas – PT Toyota Motor Manufacturing Indonesia...]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Jakarta, Mobilitas</strong> – PT Toyota Motor Manufacturing Indonesia (TMMIN) bersepakat dengan produsen baterai listrik terbesar di dunia asal Republik Rakyat Cina &#8211; Contemporary Amperex Technology Co., Limited (CATL) – mengembangkan produksi baterai kendaraanelektrifikasi di Indonesia.</p>
<p>Keterangan resmi PT TMMIN yang diterima <em>Mobilitas</em> di Jakarta, Selasa (21/4/2026) menyebut TMMIN menggelontorkan investasi senilai Rp 1,3 triliun dalam kerjasama yang difokuskan pada pengembangan produksi baterai hybrid di dalam negeri itu. Peresmian kerjasama itu dilakukan dalanm Public Announcement TMMIN di NICE PIK 2, Senin 20 April 2026.</p>
<p>“Saat ini TMMIN memiliki lini produksi baterai pack di pabrik Karawang untuk memproduksi baterai Toyota Kijang Innova Zenix HEV, Veloz HEV, dan Yaris Cross HEV. Melalui kolaborasi strategis dengan CATL di Indonesia, kami berupaya meningkatkan kemampuan produksi battery assy pack hingga pembuatan sel baterai dan modul secara menyeluruh,&#8221; kata Presiden Direktur TMMIN, Nandi Julyanto.</p>
<p>Komponen sel baterai dan modul yang saat ini diimpor, lanjut Nandi, nantinya akan di produksi oleh sumber daya manusia (SDM) Indonesia. Melalui peningkatan kandungan lokal baterai dengan pendalaman lokalisasi baterai sel dan modul di dalam negeri, sebut Nandi, Indonesia dapat mengembangkan kemampuan sumber daya manusia, mengurangi ketergantungan impor.</p>
<figure id="attachment_13500" aria-describedby="caption-attachment-13500" style="width: 700px" class="wp-caption aligncenter"><a href="https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2023/08/Proses-produksi-mobil-Toyota-berteknologi-hybrid-di-pabrik-milik-PT-TMMIN-dok.TMMIN_-e1690827924852.jpg"><img fetchpriority="high" decoding="async" class="size-full wp-image-13500" src="https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2023/08/Proses-produksi-mobil-Toyota-berteknologi-hybrid-di-pabrik-milik-PT-TMMIN-dok.TMMIN_-e1690827924852.jpg" alt="" width="700" height="506" srcset="https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2023/08/Proses-produksi-mobil-Toyota-berteknologi-hybrid-di-pabrik-milik-PT-TMMIN-dok.TMMIN_-e1690827924852.jpg 700w, https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2023/08/Proses-produksi-mobil-Toyota-berteknologi-hybrid-di-pabrik-milik-PT-TMMIN-dok.TMMIN_-e1690827924852-300x217.jpg 300w, https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2023/08/Proses-produksi-mobil-Toyota-berteknologi-hybrid-di-pabrik-milik-PT-TMMIN-dok.TMMIN_-e1690827924852-150x108.jpg 150w, https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2023/08/Proses-produksi-mobil-Toyota-berteknologi-hybrid-di-pabrik-milik-PT-TMMIN-dok.TMMIN_-e1690827924852-696x503.jpg 696w, https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2023/08/Proses-produksi-mobil-Toyota-berteknologi-hybrid-di-pabrik-milik-PT-TMMIN-dok.TMMIN_-e1690827924852-581x420.jpg 581w, https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2023/08/Proses-produksi-mobil-Toyota-berteknologi-hybrid-di-pabrik-milik-PT-TMMIN-dok.TMMIN_-e1690827924852-324x235.jpg 324w" sizes="(max-width: 700px) 100vw, 700px" /></a><figcaption id="caption-attachment-13500" class="wp-caption-text">Proses produksi mobil Toyota berteknologi hybrid di pabrik milik PT TMMIN &#8211; dok.TMMIN</figcaption></figure>
<p>Selain itu, memperkuat industri otomotif, dan mendukung upaya Indonesia menjadi basis produksi dan ekspor kendaraan elektrifikasi serta komponen utamanya untuk pasar global. “Pendekatan komprehensif ini menjadi langkah penting bagi TMMIN sebagai anak perusahaan Toyota pertama di Asia Tenggara yang akan melakukan kegiatan ekspor baterai ke pasar global, yang dimulai di paruh kedua 2026,&#8221; tandas dia.</p>
<p>Sekadar informasi, data SNE Research yang dinukil <em>Mobilitas</em> di Jakarta, Selasa (21/4/2026) menyebut di tahun 2025 kemarin CATL menggenggam 39,2 persen pangsa pasar baterai dunia. Dia sekaligus mempertahankan posisi juara produsen baterai di dunia selama sembilan tahun berturut-turut.</p>
<p>Di tahun itu, CATL mencatatkan pencapaian baru dengan kapasitas produksi baterai lithium mencapai 772 GWh. Total pengiriman baterai di tahun itu mencapai 661 GWh.</p>
<p>Sedangkan di kuartal pertama 2026, CATL membukukan penjualan baterai 200 GWh. Dengan penjualan sebanyak itu, perusahaan membukukan pendapatan 129,13 miliar yuan dan kenaikan laba bersih hingga 48,52 persen menjadi 20,74 miliar yuan. (Din/Aa)</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Ini Fakta Sebenarnya Kinerja Ekspor Mobil CBU Toyota Indonesia di Tahun 2025</title>
		<link>https://www.mobilitas.id/ini-fakta-sebenarnya-kinerja-ekspor-mobil-cbu-toyota-indonesia-di-tahun-2025/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Arif Arianto]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 27 Jan 2026 02:00:23 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Bisnis]]></category>
		<category><![CDATA[ekspor mobil Toyota 2025]]></category>
		<category><![CDATA[TMMIN]]></category>
		<category><![CDATA[Toyota Indonesia]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.mobilitas.id/?p=26851</guid>

					<description><![CDATA[Jakarta, Mobilitas – Di acara media gathering yang...]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Jakarta, Mobilitas</strong> – Di acara media gathering yang digelar di Jakarta, Senin (26/1/2026) Presiden Direktur PT Toyota Motor Manufacturing Indonesia (TMMIN) Nandi Julyanto menyebut di tahun itu total mobil Toyota yang diekspor selama 2025 mencapai 298 ribu unit lebih.</p>
<p>Namun data Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) menyatakan ekspor mobil CBU Toyota hanya setengahnya. Di acara tersebut, Nandi mengatakan pada 2025 Toyota mengekspor 298.457 unit mobil CBU, meningkat dibanding tahun 2024 yang sebanyak 276.089 unit.</p>
<p>Nandi juga menyebut ekspor Toyota tersebut setara dengan 58 persen dari total ekspor mobil CBU Indonesia pada tahun 2025, yang totalnya 518.212 unit. Jumlah ekspor mobil dalam wujud utuh tersebut, juga naik dibanding klaim ekspor di tahun 2024 yang sebanyak 276.089 unit, atau 61 persen dari total ekspor mobil CBU nasional yang sebanyak 472.194 unit.</p>
<p>Sementara di data Gaikindo yang disitat <em>Mobilitas</em> di Jakarta, Selasa (27/1/2026) disebutkan, total ekspor mobil CBU Toyota hanya sebanyak 175.446 unit, atau 33,9 persen dari total ekspor mobil CBU nasional. Total ekspor itu meningkat 5,4 persen atau bertambah 8.915 unit dibanding total ekspornya di tahun 2024.</p>
<figure id="attachment_22680" aria-describedby="caption-attachment-22680" style="width: 700px" class="wp-caption aligncenter"><a href="https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2025/02/Toyota-Wigo-alias-Toyota-Agya-di-Filipina-dok.Philkotse-e1738918542164.webp"><img decoding="async" class="size-full wp-image-22680" src="https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2025/02/Toyota-Wigo-alias-Toyota-Agya-di-Filipina-dok.Philkotse-e1738918542164.webp" alt="" width="700" height="498" /></a><figcaption id="caption-attachment-22680" class="wp-caption-text">Toyota Wigo alias Toyota Agya di Filipina yang diimpor dari Indonesia &#8211; dok.Philkotse</figcaption></figure>
<p>Sebab di tahun 2024, total mobil CBU yang diekspor Toyota masih sebanyak 166.531 unit. Jumlah itu setara dengan 35,3 persen dari total ekspor mobil CBU nasional.</p>
<p>Ihwal perbedaan data tersebut salah satu pejabat Gaikindo yang dihubungi <em>Mobilitas</em> di Jakarta, Selasa (27/1/2026) menyebut, data di pihaknya hanya merekam lapoan ekspor mobil CBU yang diproduksi sendiri oleh Toyota.</p>
<p>“Sedangkan data di laporan Toyota (TMMIN) itu gabungan antara mobil CBU yang diproduksinya sendiri maupun mobil CBU yng diproduksi oleh Daihatsu Motor Indonesia, tetapi diekspor dengan label merek Toyota. Atau di internal merek disebut sebagai <em>T-brand</em> yakni semua mobil yang berlabel merek Toyota,” Kata dia.</p>
<p>Sang pejabat mengatakan di tahun 2025, Toyota Indonesia mengekspor Toyota Kijang Innova Zenix, Yaris Cross (baik ICE maupun hybrid), Toyota Fortuner, Avanza, Veloz, dan Raize. Selain itu, PT TMMIN juga mengekspor model Wigo, Rush, Town Ace, dan Lite Ace yang semuanya diproduksi oleh Daihatsu Motor Indonesia. (Din/ Aa)</p>
<p>&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Mobil Terlaris di Australia Saat Ini, Ford Ranger Masih Bungkam Toyota Hilux</title>
		<link>https://www.mobilitas.id/mobil-terlaris-di-australia-saat-ini-ford-ranger-masih-bungkam-toyota-hilux/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Arif Arianto]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 08 Feb 2024 05:32:25 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Bisnis]]></category>
		<category><![CDATA[Fird Australia]]></category>
		<category><![CDATA[Ford Ranger]]></category>
		<category><![CDATA[mobil paling disukai di Australia]]></category>
		<category><![CDATA[mobil terlaris di Australia]]></category>
		<category><![CDATA[Penjualan mobil di Australia]]></category>
		<category><![CDATA[PT TMMIN]]></category>
		<category><![CDATA[PT Toyota Astra Motor]]></category>
		<category><![CDATA[TAM]]></category>
		<category><![CDATA[TMMIN]]></category>
		<category><![CDATA[Toyota Australia]]></category>
		<category><![CDATA[Toyota ekspor ke Australia]]></category>
		<category><![CDATA[Toyota Hilux]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.mobilitas.id/?p=16629</guid>

					<description><![CDATA[Sidney, Mobilitas – Penjualan mobil selama Januari di...]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Sidney, Mobilitas</strong> – Penjualan mobil selama Januari di Negeri Kanguru itu ternyata memecahkan rekor penjualan bulanan yang terjadi selama ini, yakni rekor penjualan pada Januari 2018.</p>
<p>Data Kamar Dagang Industri Otomotif Federal (FCAI) Australia yang dikutip <em>Mobilitas</em> di Jakarta, Kamis (8/2/2024) menunjukkan sepanjang Januari tahun 2024 ini jumlah mobil yang terjual di Australia mencapai 89.782 unit. Sedangkan di Januari 2018 (yang merupakan rekor penjualan tertinggi selama ini) sebanyak 88.551 unit.</p>
<p>Data juga berbicara, selama bulan perdana di tahun 2024 itu kendaraan pick up medium masih menjadi mobil terlaris di negara tersebut. Porsi penjualannya mencapai lebih dari 22,7 persen.</p>
<p>Pada segmen tersebut, pick up besutan Ford Motor Company yakni Ford Ranger masih bercokol di urutan pertama penjualan di segmennya. Bahkan menjadi mobil terlaris di semua segmen.</p>
<p>FCAI mencatat sebanyak 4.747 unit Ford Ranger terlego di Australia. Jumlah ini jauh di atas penjualan yang dibukukan pick up medium andalan Toyota Motor yakni Toyota Hilux yang laku sebanyak 4.092 unit.</p>
<figure id="attachment_9738" aria-describedby="caption-attachment-9738" style="width: 700px" class="wp-caption alignnone"><img decoding="async" class="size-full wp-image-9738" src="https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2022/11/Toyota-Hilux-di-Vietnam-dok.Istimewa-e1669270420935.jpg" alt="" width="700" height="500" srcset="https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2022/11/Toyota-Hilux-di-Vietnam-dok.Istimewa-e1669270420935.jpg 700w, https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2022/11/Toyota-Hilux-di-Vietnam-dok.Istimewa-e1669270420935-300x214.jpg 300w, https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2022/11/Toyota-Hilux-di-Vietnam-dok.Istimewa-e1669270420935-150x107.jpg 150w, https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2022/11/Toyota-Hilux-di-Vietnam-dok.Istimewa-e1669270420935-696x497.jpg 696w, https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2022/11/Toyota-Hilux-di-Vietnam-dok.Istimewa-e1669270420935-588x420.jpg 588w, https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2022/11/Toyota-Hilux-di-Vietnam-dok.Istimewa-e1669270420935-100x70.jpg 100w" sizes="(max-width: 700px) 100vw, 700px" /><figcaption id="caption-attachment-9738" class="wp-caption-text">Toyota Hilux &#8211; dok.Istimewa</figcaption></figure>
<p>Dibungkamnya Toyota Hilux oleh Ford Ranger tak hanya terjadi di awal tahun ini saja. Sebab, sepanjang tahun 2023 lalu (penjualan total dari Januari – Desember 2023) Ford Ranger jauh lebih unggul dengan total 63.356 unit, sedangkan Toyota Hilux sebanyak 61.111 unit.</p>
<p>Analis industri otomotif LQC Australia, Rolland Harys, yang dikutip The Australian Monitor mengatakanAustralia merupakan pasar yang sangat terbuka bagi industri otomotif. Sebab, negara dengan penduduk sebanyak 26,4 juta jiwa ini tidak memiliki industri yang beroperasi di dalam negeri.</p>
<p>“Hampir 100 persen (karena masih ada perakitan lokal) mobil di Australia berasal dari impor. Sehingga, pertarungan di arena persaingan yang terjadi di antara industri atau merek kendaraan berlangsung lebih sengit dan lebih alamiah. Tentu, ini menguntungkan bagi konsumen untuk mendapatkan produk terbaik,” papar Rolland. (Din/Aa)</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Gegara Ini Toyota Pangkas Proyeksi Penjualan Mobil Listrik hingga 40 Persen</title>
		<link>https://www.mobilitas.id/gegara-ini-toyota-pangkas-proyeksi-penjualan-mobil-listrik-hingga-40-persen/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Arif Arianto]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 30 Nov 2023 07:42:22 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Bisnis]]></category>
		<category><![CDATA[harga mobil listrik di Cina]]></category>
		<category><![CDATA[harga mobil listrik Toyota]]></category>
		<category><![CDATA[pasar mobil listrik Toyota]]></category>
		<category><![CDATA[penjualan mobil hybrid Toyota]]></category>
		<category><![CDATA[penjualan mobil listrik Toyota]]></category>
		<category><![CDATA[PT TAM]]></category>
		<category><![CDATA[PT Toyota Astra Motor]]></category>
		<category><![CDATA[PT Toyota Motor Manufacturing Indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[TMMIN]]></category>
		<category><![CDATA[Toyota di Cina]]></category>
		<category><![CDATA[Toyota Indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[Toyota Motor]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.mobilitas.id/?p=15485</guid>

					<description><![CDATA[Tokyo, Mobilitas – Pemangkasan target penjualan itu hanya...]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Tokyo, Mobilitas</strong> – Pemangkasan target penjualan itu hanya untuk mobil listrik murni (BEV) saja, tidak termasuk mobil listrik jenis hybrid (paduan motor listrik dan mesin konvensional).</p>
<p>Laporan Electrek dan Automotivenews yang disalin <em>Mobilitas</em>, di Jakarta, Kamis (30/11/2023) menyebut sepanjang semester pertama tahun fiskal 2023/2024 (April – September 2023) penjualan mobil elektrifikasi Toyota masih didominasi mobil hybrid. Totalnya mencapai 1,7 juta unit di periode itu.</p>
<p>Sementara, mobil listrik murni atau mobil listrik baterai (BEV) pabrikan itu yang terjual selama periode sama hanya 59.000 unit. Total gabungan penjualan mobil elektrifikasi itu (hybrid dan BEV) setara dengan 35,3 persen dari jumlah mobil Toyota yang terjual pada April – September 2023 (yang mencapai 4,7 juta unit menurut data perusahaan).</p>
<p>Namun, dalam laporan penjualan semesteran, Chief Financial Officer Toyota Motor Corporation Yoichi Miyazaki menyatakan perusahaannya memangkas proyeksi penjualan mobil lisrtrik murni (BEV) – yang meliputri mobil listrik murni Toyota dan Lexus – dari semula 202.000 unit menjadi 123.000 unit sepanjang tahun fiskal 2023/2024. Artinya, proyeksi penjualan dipangkas hingga 40 persen.</p>
<figure id="attachment_14602" aria-describedby="caption-attachment-14602" style="width: 700px" class="wp-caption alignnone"><img loading="lazy" decoding="async" class="size-full wp-image-14602" src="https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2023/09/Ilustrasi-Toyota-dok.Istimewa-via-NoCamels-e1695878872349.jpg" alt="" width="700" height="501" /><figcaption id="caption-attachment-14602" class="wp-caption-text">Ilustrasi, Toyota &#8211; dok.Istimewa via NoCamels</figcaption></figure>
<p>“Hal ini didasari pertimbangan menurunnya penjualan (mobil Toyota) di pasar Cina. Penyesuaian (pemangkasan proyeksi ini) disebabkan semakin intensifnya perang harga mobil listrik di negara itu (Cina, yang merupakan pasar terbesar mobil listrik di dunia dengan porsi 70 persen),” papar Miyazaki.</p>
<p>Seperti dilaporkan The People Daily menyebut akibat ikut perang harga, Toyota bersama mitra lokalnya di Cina yakni Gaungzhou Automobile Group Corporation (GAC) kelabakan. Akibat memangkas harga jual Toyota bersama GAC merumahkan (PHK) karyawan di pabriknya.</p>
<p>Sementara, data Asosiasi Pabrikan Mobil Cina (CAAM) dan Asosiasi Mobil Penumpang Cina (CPCA) yang disitat <em>Mobilitas</em>, di Jakarta, Kamis (30/11/2023) menyebut sepanjang Januari – September 2023, Toyota menjual 1.384.600 mobil di Negeri Tirai Bambu itu. Jumlah penjualan mobil itu (konvensional, hybrid, dan listrik) ambles 4,27 persen dibanding periode sama di 2022. (Din/Aa)</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Ini Dukungan TMMIN Wujudkan Hidrogen sebagai Energi Andalan Transportasi Masa Depan</title>
		<link>https://www.mobilitas.id/ini-dukungan-tmmin-wujudkan-hidrogen-sebagai-energi-andalan-transportasi-masa-depan/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Arif Arianto]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 09 Nov 2023 02:00:48 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Mobility]]></category>
		<category><![CDATA[harga mobil Hidrogen]]></category>
		<category><![CDATA[hidrogen teknologi masa depan transportasi]]></category>
		<category><![CDATA[mobil hidrogen]]></category>
		<category><![CDATA[mobil Hidrogen Toyota Mirai]]></category>
		<category><![CDATA[pasar mobil Hidrogen]]></category>
		<category><![CDATA[PT TMMIN]]></category>
		<category><![CDATA[Seminar pengembangan Hidrogen di UGM]]></category>
		<category><![CDATA[TMMIN]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.mobilitas.id/?p=15189</guid>

					<description><![CDATA[Jakarta, Mobilitas &#8211; Indonesia memiliki kapasitas Energi Baru...]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Jakarta, Mobilitas</strong> &#8211; Indonesia memiliki kapasitas Energi Baru Terbarukan (EBT) yang berlimpah jumlah maupun ragamnya yang tersebar di berbagai wilayah.</p>
<p>Kondisi ini menjadikan Indonesia sebagai negara yang paling berpeluang dalam pengembangan EBT, salah satunya hidrogen hijau yang menjadi energi andalan bagi masa depan industri khususnya di sektor transportasi. Sebab, sumber energi ini hanya mengeluarkan uap air dan tidak meninggalkan residu emisi karbon gas rumah kaca di udara, sehingga sangat mendukung pencapaian target dekarbonisasi.</p>
<p>“Menyadari masa depan hidrogen terutama di sektor industri transportasi yang bisa berkontribusi bagi terkejarnya target netralitas karbon Pemerintah di tahun 2060, pada Rabu (8/11) PT Toyota Motor Manufacturing Indonesia (TMMIN) kembali mendukung penyelenggaraan rangkaian seminar nasional yang kali ini dilakukan oleh Universitas Gajah Mada (UGM) Yogyakarta,” bunyi keterangan resmi TMMIN, yang diterima <em>Mobilitas</em>, di Jakarta, Rabu (8/11/2023).</p>
<p>Seminar bertema Percepatan pengembangan ekosistem hidrogen di sektor industri dan transportasi menuju Net Zero Emission (NZE) 2060 di Indonesia itu dinilai selaras dengan potensi permintaan hidrogen khususnya di sektor transportasi yang semakin massif</p>
<p>“Pemanfaatan multi teknologi dari berbagai sumber energi yang berfokus pada. reduksi emisi, menjadi suatu keniscayaan untuk mengejar target NZE demi masa depan hijau bagi seluruh generasi. Terutama di sektor transportasi yang digadang-gadang menjadi salah satu fokus utama dalam dekarbonisasi,&#8221; papar Presiden Direktur TMMIN, Nandi Julyanto.</p>
<figure id="attachment_15191" aria-describedby="caption-attachment-15191" style="width: 700px" class="wp-caption alignnone"><img loading="lazy" decoding="async" class="size-full wp-image-15191" src="https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2023/11/Pembukaan-seminar-Percepatan-pengembangan-ekosistem-hidrogen-di-sektor-industri-dan-transportasi-menuju-Net-Zero-Emission-2060-di-UGM-Yogyakarta-dok.Istimewa-e1699504971309.jpg" alt="" width="700" height="507" /><figcaption id="caption-attachment-15191" class="wp-caption-text">Pembukaan seminar Percepatan pengembangan ekosistem hidrogen di sektor industri dan transportasi menuju Net Zero Emission 2060 di UGM Yogyakarta &#8211; dok.Istimewa</figcaption></figure>
<p>Dengan demikian, lanjut Nandi, seminar ini merupakan bagian dari solusi transportasi masyarakat Indonesia, karena memaparkan tantangan sosial-ekonomi dan transformasi digital dalam pengembangan energi alternatif di sektor transportasi menuju NZE 2060 di Indonesia. Terlebih berfokus pada teknologi hidrogen.</p>
<p>Sementara, Wakil Presiden Direktur TMMIN, Bob Azam menyebut dalam pengejaran Net Zero Emission di Indonesia, multi-parties sudah bergerak untuk membuat tiga ekosistem: Biofuel, Baterai, Hidrogen.</p>
<p>Di samping pengembangan kendaraan berteknologi ICE yang ramah lingkungan dengan efisiensi bahan bakar yang juga rendah emisi, juga kendaraan berteknologi elektrifikasi hingga penggunaan teknologi hidrogen yang menjadi opsi pengembangan bagi industri khususnya manufaktur otomotif.</p>
<p>Toyota Motor Corporation (TMC) saat ini tercatat sebagai leader di teknologi hidrogen dengan menghadirkan Toyota Mirai yang diproduksi secara massal sejak tahun 2014. Toyota Mirai merupakan kendaraan berbasis Fuell Cell Electric Vehicle (FCEV) yang tidak lagi mengandalkan Bahan Bakar Minyak (BBM).</p>
<p>Toyota Mirai merupakan mobil berteknologi motor listrik berbahan bakar hidrogen. Saat ini sudah hadir dengan generasi kedua yang diluncurkan pada tahun 2019 lalu.</p>
<figure id="attachment_9081" aria-describedby="caption-attachment-9081" style="width: 710px" class="wp-caption alignnone"><img loading="lazy" decoding="async" class="size-full wp-image-9081" src="https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2022/10/Mobil-listrik-hidrogen-Toyota-Mirai-versi-terbaru-dok.Istimewa-e1665543066590.jpg" alt="" width="710" height="500" srcset="https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2022/10/Mobil-listrik-hidrogen-Toyota-Mirai-versi-terbaru-dok.Istimewa-e1665543066590.jpg 710w, https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2022/10/Mobil-listrik-hidrogen-Toyota-Mirai-versi-terbaru-dok.Istimewa-e1665543066590-300x211.jpg 300w, https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2022/10/Mobil-listrik-hidrogen-Toyota-Mirai-versi-terbaru-dok.Istimewa-e1665543066590-150x106.jpg 150w, https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2022/10/Mobil-listrik-hidrogen-Toyota-Mirai-versi-terbaru-dok.Istimewa-e1665543066590-696x490.jpg 696w, https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2022/10/Mobil-listrik-hidrogen-Toyota-Mirai-versi-terbaru-dok.Istimewa-e1665543066590-596x420.jpg 596w, https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2022/10/Mobil-listrik-hidrogen-Toyota-Mirai-versi-terbaru-dok.Istimewa-e1665543066590-100x70.jpg 100w" sizes="auto, (max-width: 710px) 100vw, 710px" /><figcaption id="caption-attachment-9081" class="wp-caption-text">Ilustrasi, mobil listrik hidrogen Toyota Mirai versi terbaru &#8211; dok.Istimewa</figcaption></figure>
<p>Selain teknologi FCEV, Toyota juga tengah mengembangkan kendaraan bermesin pembakaran internal bertenaga hidrogen (Hidrogen Internal Combustion Engine/HICEV) yang menandai langkah baru dalam teknologi Toyota untuk mencapai komitmen pencapaian NZE global pada 2050.</p>
<p>“Toyota Indonesia percaya harus ada solusi praktis dan berkelanjutan dengan menggabungkan berbagai pilihan dan teknologi seperti LCGC, flexy engine, HEV, PHEV, BEV, hingga hidrogen yang pada akhirnya menyesuaikan kebutuhan konsumen yang beragam,” tandas Bob.</p>
<p>Keberadaan Toyota Mirai dapat disaksikan secara langsung di xEV Center. Fasilitas itu merupakan wahana pembelajaran dan pengembangan kapabilitas elektrifikasi serta energi hijau milik PT TMMIN. &#8220;Kedepannya xEV Center akan meningkatkan fasilitasnya sebagai Toyota Capability Center dengan perluasan area Eco Renewable Energy dan Research lalu akan diikuti dengan area Mobility,&#8221; imbuh Bob.(Fan/Aa)</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Ini Cara TMMIN Perkuat Rantai Pasok agar Daya Saing Industri Otomotif Menanjak</title>
		<link>https://www.mobilitas.id/ini-cara-tmmin-perkuat-rantai-pasok-agar-daya-saing-industri-otomotif-menanjak/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Arif Arianto]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 28 Oct 2023 10:00:22 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Bisnis]]></category>
		<category><![CDATA[pemasok TMMIN]]></category>
		<category><![CDATA[penyerapan tenaga kerja Toyota]]></category>
		<category><![CDATA[perusahaan pemasok TMMIN]]></category>
		<category><![CDATA[produksi mobil Toyota di RI]]></category>
		<category><![CDATA[rantai pasok ke TMMIN]]></category>
		<category><![CDATA[TMMIN]]></category>
		<category><![CDATA[TMMIN perkuat rantai pasok]]></category>
		<category><![CDATA[Toyota Motor Manufacturing Indonesia]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.mobilitas.id/?p=15019</guid>

					<description><![CDATA[Nagoya, Mobilitas – Setelah berhasil digelar pada tahun...]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Nagoya, Mobilitas</strong> – Setelah berhasil digelar pada tahun 2022 lalu, tahun ini Kedutaan Besar Republik Indonesia di Jepang menggelar Indonesia Japan The 2nd Auto Parts Business Forum.</p>
<p>Perhelatan kali ini didukung Konsul Kehormatan Republik Indonesia di Nagoya, Jepang. Kegiatan ini bertujuan untuk menjembatani perusahaan komponen otomotif skala kecil dan menengah di Indonesia dengan perusahaan produksi besar di Jepang.</p>
<p>PT Toyota Motor Manufacturing Indonesia (TMMIN) hadir berpartisipasi di gelaran itu untuk menjembatani rantai pasok industri otomotif Indonesia. “Ini sekaligus membuka peluang kerjasama di skala internasional dan sebagai upaya <em>benchmark</em> bersama rantai pasok industri otomotif Jepang,” ungkap Wakil Presiden Direktur TMMIN, Bob Azam, dalam keterangan resmi yang diterima <em>Mobilitas</em>, di Jakarta, Sabtu (28/10/2023).</p>
<p>Bob menegaskan, perusahaan rantai pasok di Indonesia diharapkan dapat menjadi bagian penting dalam rantai pasok industri otomotif global. Terlebih, penguatan rantai pasok lokal terbukti telah menjadi penyokong daya saing industri otomotif nasional yang kuat.</p>
<p>“Saat ini <em>supply chain</em> otomotif menjadi pilar industri, mengingat ada 300 ribu sumberdaya manusia (tenaga pekerja) yang berada di bawahnya,” papar Bob.</p>
<p>Oleh karena itu, dalam aktivitas ini, TMMIN membawa 29 perusahaan rantai pasok tier 1-2 dari 205 perusahaan pemasok yang dinaunginya. “Ini sebagai pembuka jalan dan menjembatani kerjasama yang nantinya akan terbuka melalui aktivitas <em>business forum</em> ini dengan kemudahan untuk mengakses pasar internasional lebih mudah,” jelas Bob.</p>
<p>Sebab, lanjut Bob, TMMIN yang mengawali kiprahnya dengan investasi perakitan, kemudian dilanjutkan memproduski bodi dan mesin itu, kini telah menjadikan Indonesia sebagai salah satu hub produksi global. Kini, Toyota Indonesia berupaya untuk terus mempertahankan peran Indonesia sebagai pusat produksi dan ekspor kendaraan ke kawasan Asia, Timur Tengah, Afrika, Amerika Selatan, dan Australia.</p>
<figure id="attachment_15021" aria-describedby="caption-attachment-15021" style="width: 700px" class="wp-caption alignnone"><img loading="lazy" decoding="async" class="size-full wp-image-15021" src="https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2023/10/Duta-Besar-Indonesia-untuk-Jepang-Heri-Akhmadi-Diputi-Senior-Gubernur-BI-Destry-Damayanti-dan-Dirjen-ILMATE-Kemenperin-Taufiek-Bawazier-dok.TMMIN_-scaled-e1698506133455.jpg" alt="" width="700" height="393" /><figcaption id="caption-attachment-15021" class="wp-caption-text">Duta Besar Indonesia untuk Jepang Heri Akhmadi, Diputi Senior Gubernur BI Destry Damayanti, dan Dirjen ILMATE Kemenperin Taufiek Bawazier &#8211; dok.TMMIN</figcaption></figure>
<p>“Melalui aktivitas penguatan rantai pasok lokal, Toyota Indonesia meyakini bahwa dalam menyambut elektrifikasi, transisi dari kendaraan berteknologi ICE menuju elektrifikasi memerlukan proses untuk eskalasi kapabilitas rantai pasok,” tandas Bob.</p>
<p>Pada saat dan di tempat yang sama, Direktur Jenderal Industri Logam, Mesin, Alat Transportasi, dan Elektronika (ILMATE) Taufiek Bawazier mengatakan sektor otomotif merupakan sektor prioritas di Indonesia. Sebab, kontribusinya dalam pembangunan ekonomi yang besar.</p>
<p>“Nilai transaksi di sektor otomotif mencapai Rp 800 triliun. Dan sektor otomotif di Indonesia 95 persen atau mayoritas dari Jepang. Sektor otomotif juga terus ekspansi dan menguatkan <em>supply chain</em> (dari hulu hingga hilir),” papar dia.</p>
<p>Oleh karena itu, Taufiek menegaskan dia berharap acara <em>business forum</em> ini terjadi <em>transfer knowledge</em> dan teknologi dari industri otomotif Jepang ke Indonesia. Termasuk tingkat ketelitian dan <em>quality product</em> yang tinggi, hingga engineering yang maksimal.</p>
<p>“Selain itu acara ini juga dapat memperkuat <em>supply chain</em> Indonesia, bahkan meningkatkan investasi auto parts Jepang di Indonesia,” jelas dia.</p>
<p>Sekadar informasi, hubungan bilateral antara Indonesia – Jepang selama lebih dari enam dekade, Jepang telah mendonorkan investasi. Bahkan selama 10 tahun terakhir menjadi salah satu investor terbesar.</p>
<p>Data Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) menunjukkan investasi otomotif asal Jepang mencapai US$525,48 juta sepanjang semester pertama 2023. Pada saat itu total investasi otomotif di Tanah Air mencapai US$744,43 juta. (Din/Aa)</p>
<p>&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Ekspor Mobil ke Vietnam di Tujuh Bulan, RI Masih Kalah Telak oleh Thailand</title>
		<link>https://www.mobilitas.id/ekspor-mobil-ke-vietnam-di-tujuh-bulan-ri-masih-kalah-telak-oleh-thailand/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Arif Arianto]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 28 Aug 2023 06:10:59 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Bisnis]]></category>
		<category><![CDATA[ekspor mobil Indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[ekspor mobil ke Vietnam]]></category>
		<category><![CDATA[ekspor mobil RI vs Thailand]]></category>
		<category><![CDATA[ekspor mobil Thailand]]></category>
		<category><![CDATA[ekspor Suzuki ke Vietnam]]></category>
		<category><![CDATA[ekspor Toyota ke Vietnam]]></category>
		<category><![CDATA[Gaikindo]]></category>
		<category><![CDATA[produksi mobil di Thailand]]></category>
		<category><![CDATA[produksi mobil RI]]></category>
		<category><![CDATA[PT Toyota Motor Manufacturing Indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[Suzuki]]></category>
		<category><![CDATA[TMMIN]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.mobilitas.id/?p=14096</guid>

					<description><![CDATA[Hanoi, Mobilitas – Sepanjang Januari hingga Juli tahun...]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Hanoi, Mobilitas</strong> – Sepanjang Januari hingga Juli tahun ini, Vietnam mengimpor mobil dalam wujuh utuh (CBU) sebanyak 79.821 unit.</p>
<p>Data Departemen Umum dan Bea Cukai (GCD) Vietnam yang dikutip <em>Mobilitas</em>, di Jakarta, Senin (28/8/2023) menunjukkan total jumlah mobil yang diimpor itu naik 2,4 persen dibanding tujuh bulan pertama 2022. “Nilai dari seluruh mobil CBU yang diimpor ini mencapai US$ 1,87 miliar, meningkat 0,1 persen dibanding nilai impor selama Januari – Juli 2022,” bunyi keterangan data tersebut.</p>
<p>Menariknya, dari total mobil yang diimpor oleh agen pemegang merek di Negeri Paman Ho itu, 90 persen berasal dari tiga negara yakni Thailand, Indonesia, dan Cina. Totalnya mencapai 72.416 unit.</p>
<p>Dari tiga negara tersebut, Thailand masih bercokol di urutan pertama dalam jumlah maupun nilai ekspor. Negeri Gajah Putih ini mengirim 36.087 mobil dengan nilai US$ 762,2 juta.</p>
<p>Thailand sekaligus kembali mengalahkan Indonesia yang di tujuh bulan pertama itu mengekspor sebanyak 29.498 mobil. Total nilainya hanya US$ 399,63 juta.</p>
<figure id="attachment_4821" aria-describedby="caption-attachment-4821" style="width: 700px" class="wp-caption alignnone"><img loading="lazy" decoding="async" class="size-full wp-image-4821" src="https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2022/01/Suzuki-New-Carry-dok.Istimewa.jpg" alt="" width="700" height="485" srcset="https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2022/01/Suzuki-New-Carry-dok.Istimewa.jpg 700w, https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2022/01/Suzuki-New-Carry-dok.Istimewa-300x208.jpg 300w, https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2022/01/Suzuki-New-Carry-dok.Istimewa-150x104.jpg 150w, https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2022/01/Suzuki-New-Carry-dok.Istimewa-218x150.jpg 218w, https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2022/01/Suzuki-New-Carry-dok.Istimewa-696x482.jpg 696w, https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2022/01/Suzuki-New-Carry-dok.Istimewa-606x420.jpg 606w, https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2022/01/Suzuki-New-Carry-dok.Istimewa-100x70.jpg 100w" sizes="auto, (max-width: 700px) 100vw, 700px" /><figcaption id="caption-attachment-4821" class="wp-caption-text">Suzuki New Carry, mobil Suzuki Indonesia yang diekspor ke Vietnam &#8211; dok.Istimewa</figcaption></figure>
<p>Kendati begitu, soal urusan jualan di pasar dalam negeri Indonesia masih unggul. Data Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) yang dinukil <em>Mobilitas</em>, di Jakarta, Senin (28/8/2023) memperlihatkan selama Januari – Juli, Indonesia (yang berpenduduk 273 juta jiwa lebih) melego 586.401 mobil ke diler (<em>wholesales</em>) yang tercatat naik 4,5 persen dibanding periode sama di tahun lalu.</p>
<p>Selama kurun waktu itu pula, penjualan mobil dari diler ke konsumen (penjualan ritel) sebanyak 578.891 unit. Jumlah tersebut meningkat 6,1 persen dibanding penjualan ritel yang dibukukan seluruh merek mobil di Indonesia pada tujuh bulan pertama 2022.</p>
<p>Sedangkan data Federasi Industri Thailand (FTI) kompartemen otomotif yang disitat <em>Mobilitas</em> di Jakarta, Senin (28/8/2023) menunjukkan Thailand yang dihuni 73,2 juta penduduk membukukan <em>wholesales</em> 464.550 mobil. Sementara, penjualan ritel di tujuh bulan pertama itu mencapai 463.661 unit.</p>
<p>Negara yang juga kerap disebut sebagai Siam ini memproduksi 1.071.221 mobil (berbagai jenis dan kategori) di tujuh bulan pertama tahun ini. Dari jumlah tersebut, 636.868 unit di antaranya diekspor ke berbagai negara. (Din/Aa)</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Semester I Tahun Ini, Toyota Indonesia Ekspor 139 Ribu Lebih Mobil CBU</title>
		<link>https://www.mobilitas.id/semester-i-tahun-ini-toyota-indonesia-ekspor-139-ribu-lebih-mobil-cbu/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Arif Arianto]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 31 Jul 2023 10:00:58 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Bisnis]]></category>
		<category><![CDATA[ekspor mobil CBU Toyota]]></category>
		<category><![CDATA[ekspor mobil Indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[Ekspor Toyota Corolla]]></category>
		<category><![CDATA[ekspor Toyota Innova Hybrid]]></category>
		<category><![CDATA[pasar ekspor mobil Toyota]]></category>
		<category><![CDATA[PT TMMIN]]></category>
		<category><![CDATA[PT Toyota Motor Manufacturing Indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[TMMIN]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.mobilitas.id/?p=13498</guid>

					<description><![CDATA[Jakarta, Mobilitas – Total ekspor mobil utuh (CBU)...]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Jakarta, Mobilitas</strong> – Total ekspor mobil utuh (CBU) Toyota ini setara dengan 56,2 persen dari total ekspor mobil Indonesia.</p>
<p>Keterangan resmi PT Toyota Motor Manufacturing Indonesia (TMMIN) yang diterima <em>Mobilitas</em>, di Jakarta, Senin (31/7/2023) menyebut, total jumlah mobil CBU yang dikirim Toyota ke luar negeri selama Januari – Juni tahun ini mencapai 139.581 unit. Jumlah ini meningkat 2,6 persen dibanding jumlah mobil yang diekspor pada kurun waktu yang sama di 2022 (yang sebanyak 136.045 unit).</p>
<p>Wakil Presiden Direktur PT TMMIN, Bob Azam, menyebut di antara mobil CBU yang diekspor itu merupakan model Hybrid Electric Vehicle (HEV). Mereka adalah, Toyota Kijang Innova Zenix hybrid dan Toyota Yaris Cross.</p>
<p>Selama enam bulan pertama itu, kata Bob, tipe Sport Utility Vehicle (SUV) yang diekspor – terdiri dari Fortuner, Rush, dan Raize – sebanyak 78.102 unit. Tipe Multi Purpose Vehicle (MPV) – yang terdiri dari Kijang Innova, Kijang Innova Zenix, Avanza, Town/Lite Ace, dan Veloz – sebanyak 49.767 unit.</p>
<p>Tipe lainnya adalah Sedan, Hatchback, LCGC – antara lain Yaris, Agya, Yaris Cross – mencapai 11.712 unit. “Saat ini, masyarakat Indonesia dan konsumen global sudah memiliki opsi lebih banyak untuk berpartisipasi nyata melalui kendaraan yang mengusung tingkat emisi CO2 rendah serta memiliki efisiensi bahan bakar yang lebih baik,” jelas Bob ihwal penyerapan model berteknologi hybrid.</p>
<p>Sekadar informasi, seperti tercatat oleh Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo), selama enam bulan pertama tahun ini, jumlah mobil CBU yang diekspor sejumlah pabrikan mobil di Tanah Air mencapai 248.004 unit. Dan sejak 1987, Toyota Indonesia menjadi salah satu pemimpin ekspor mobil dari Indonesia, dengan jumlah hampir 2,5 juta unit.</p>
<figure id="attachment_13500" aria-describedby="caption-attachment-13500" style="width: 700px" class="wp-caption alignnone"><img loading="lazy" decoding="async" class="size-full wp-image-13500" src="https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2023/08/Proses-produksi-mobil-Toyota-berteknologi-hybrid-di-pabrik-milik-PT-TMMIN-dok.TMMIN_-e1690827924852.jpg" alt="" width="700" height="506" srcset="https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2023/08/Proses-produksi-mobil-Toyota-berteknologi-hybrid-di-pabrik-milik-PT-TMMIN-dok.TMMIN_-e1690827924852.jpg 700w, https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2023/08/Proses-produksi-mobil-Toyota-berteknologi-hybrid-di-pabrik-milik-PT-TMMIN-dok.TMMIN_-e1690827924852-300x217.jpg 300w, https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2023/08/Proses-produksi-mobil-Toyota-berteknologi-hybrid-di-pabrik-milik-PT-TMMIN-dok.TMMIN_-e1690827924852-150x108.jpg 150w, https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2023/08/Proses-produksi-mobil-Toyota-berteknologi-hybrid-di-pabrik-milik-PT-TMMIN-dok.TMMIN_-e1690827924852-696x503.jpg 696w, https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2023/08/Proses-produksi-mobil-Toyota-berteknologi-hybrid-di-pabrik-milik-PT-TMMIN-dok.TMMIN_-e1690827924852-581x420.jpg 581w, https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2023/08/Proses-produksi-mobil-Toyota-berteknologi-hybrid-di-pabrik-milik-PT-TMMIN-dok.TMMIN_-e1690827924852-324x235.jpg 324w" sizes="auto, (max-width: 700px) 100vw, 700px" /><figcaption id="caption-attachment-13500" class="wp-caption-text">Proses produksi mobil Toyota berteknologi hybrid di pabrik milik PT TMMIN &#8211; dok.TMMIN</figcaption></figure>
<p>Mobil-mobil tersebut dikirim ke lebih dari 100 negara. Sedangkan negara tujuan ekspor itu berada di Timur Tengah, Afrika, Asia Selatan, Asia Tenggara, Asia Timur, Amerika Latin, Oceania, dan Australia</p>
<p>Bertumbuhnya jumlah mobil yang diekspor tidak lepas dari kinerja produksi PT TMMIN yang mencapai 250 ribu unit per tahun. Seiring dengan peningkatan kapabilitas SDM industri otomotif nasional, Toyota Indonesia juga akan terus mempertajam keahlian yang dibutuhkan dalam menjawab tantangan era elektrifikasi.</p>
<p>&#8220;Seperti baterai, energi baru terbarukan, termasuk hidrogen, konektivitas, serta mempertahankan peran Indonesia sebagai pemain global,&#8221; tandas Bob.</p>
<p>TMMIN, lanjut Bob, menyatakan terima kasih kepada pemerintah Indonesia atas pembinaan di bidang otomotif serta dukungan infrastruktur yang optimal. “Sehingga kami dapat meningkatkan volume ekspor lebih baik pada tahun ini. Kami juga akan melakukan ekspansi negara-negara tujuan ekspor produk buatan SDM bangsa terutama ke Kawasan Afrika yang semakin berkembang,” imbuh dia. (Swe/Aa)</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Penjualan Toyota Agya hingga Suzuki XL7 Asal RI Jeblok di Vietnam</title>
		<link>https://www.mobilitas.id/penjualan-toyota-agya-hingga-suzuki-xl7-asal-ri-jeblok-di-vietnam/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Arif Arianto]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 24 Jul 2023 01:13:17 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Bisnis]]></category>
		<category><![CDATA[ekspor mobil Suzuki ke Vietnam]]></category>
		<category><![CDATA[ekspor mobil Toyota ke Vietnam]]></category>
		<category><![CDATA[ekspor Suzuki Xpander ke Vietnam]]></category>
		<category><![CDATA[ekspor TMMIN]]></category>
		<category><![CDATA[harga Suzuki Xpander di Vietnam]]></category>
		<category><![CDATA[penjualan Mitsubishi Xpander di Vietnam]]></category>
		<category><![CDATA[penjualan Suzuki di Viernam mobil Suzuki Indonesia di Vietnam]]></category>
		<category><![CDATA[produksi Suzuki Indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[PT SIS]]></category>
		<category><![CDATA[PT Suzuki Indomobil Sales]]></category>
		<category><![CDATA[PT Toyota Motor Manufacturing Indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[Suzuki Motor Indonesia Manufacturing]]></category>
		<category><![CDATA[TMMIN]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.mobilitas.id/?p=13350</guid>

					<description><![CDATA[Jakarta, Mobilitas – Sampai saat ini ada beberapa...]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Jakarta, Mobilitas</strong> – Sampai saat ini ada beberapa pabrikan mobil di Indonesia yang mengekspor mobil secara utuh ke Vietnam.</p>
<p>Data Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) yang dikutip <em>Mobilitas</em>, di Jakarta, Senin (24/7/2023) menunjukkan, beberapa pabrikan yang mengekspor produknya ke Negeri Paman Ho itu. Mereka antara lain Suzuki, Daihatsu, Mitsubishi, Toyota, Honda, dan Hyundai.</p>
<p>Model yang diekspor masing-masing pabrikan itu tidak hanya satu, melainkan beberapa. Namun, di periode Januari hingga Juni tahun 2023 ini, ada beberapa mobil yang diekspor oleh sejumlah pabrikan itu penjualannya ambles.</p>
<p>Data Asosiasi Pabrikan Mobil Vietnam (VAMA) dan Asosiasi Importir Kendaraan Bermotor Roda Empat Vietnam (VAIA) yang dinukil <em>Mobilitas</em>, di Jakarta, Senin (24/7/2023) menyebut mobil impor CBU dari Indonesia yang penjualannya jeblok antara lain Toyota Wigo (yang di Indonesia bernama Toyota Agya).</p>
<p>Selama enam bulan pertama totalnya hanya 283 unit (penjualan terjadi hanya di bulan Juni saja), ambles 42 persen dibanding total penjualan di Januari – Juni 2022. Toyota Vietnam meluncurkan All New Wigo pada 6 Juni 2023, dan di bulan itu penjualannya hanya 283 unit.</p>
<figure id="attachment_13352" aria-describedby="caption-attachment-13352" style="width: 700px" class="wp-caption alignnone"><img loading="lazy" decoding="async" class="size-full wp-image-13352" src="https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2023/07/Suzuki-XL7-asal-Indonesia-di-Vietnam-dok.Bao-Tuoi-Tre-e1690161043263.webp" alt="" width="700" height="503" srcset="https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2023/07/Suzuki-XL7-asal-Indonesia-di-Vietnam-dok.Bao-Tuoi-Tre-e1690161043263.webp 700w, https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2023/07/Suzuki-XL7-asal-Indonesia-di-Vietnam-dok.Bao-Tuoi-Tre-e1690161043263-300x216.webp 300w, https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2023/07/Suzuki-XL7-asal-Indonesia-di-Vietnam-dok.Bao-Tuoi-Tre-e1690161043263-150x108.webp 150w, https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2023/07/Suzuki-XL7-asal-Indonesia-di-Vietnam-dok.Bao-Tuoi-Tre-e1690161043263-696x500.webp 696w, https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2023/07/Suzuki-XL7-asal-Indonesia-di-Vietnam-dok.Bao-Tuoi-Tre-e1690161043263-584x420.webp 584w" sizes="auto, (max-width: 700px) 100vw, 700px" /><figcaption id="caption-attachment-13352" class="wp-caption-text">Suzuki XL7 asal Indonesia di Vietnam &#8211; dok.Báo Tuổi Trẻ</figcaption></figure>
<p>Kemudian Toyota Avanza yang sebanyak 1.533 unit, ambles 71,2 persen. Lalu, Toyota Raize 2.877 unit (ambles 19,7 persen), Toyota Fortuner 1.801 unit (ambles 54 persen), dan Toyota Innova 245 unit (ambles 59,6 persen).</p>
<p>Sementara, mobil Mitsubishi Motors yakni Mitsubishi Xpander terjual sebanyak 7.982 unit (susut 1,3 persen). Meski begitu, mobil berlambang tiga berlian ini masih menjadi mobil terlaris atau paling laku di negara itu.</p>
<p>Sedangkan mobil buatan Suzuki Motors Indonesia, yakni Suzuki Ertiga penjualannya jeblos 59,6 persen (totalnya hanya 245 unit. Nasib serupa juga dialami saudaranya – Suzuki XL7 – yang laku sebanyak 1.503 unit (jeblos 59 persen).</p>
<p>Setali tiga uang dengan dua mobil penumpang itu, penjualan pikap Suzuki Carry yang diekspor Suzuki Indonesia juga ambles. Totalnya hanya 1.930 unit alias ambles 21,6 persen. (Jrr/Aa)</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Bukan Toyota, Ternyata Ini Jagoan Ekspor Mobil Indonesia</title>
		<link>https://www.mobilitas.id/bukan-toyota-ternyata-ini-jagoan-ekspor-mobil-indonesia/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Arif Arianto]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 26 May 2023 03:57:20 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Bisnis]]></category>
		<category><![CDATA[ekspor Daihatsu]]></category>
		<category><![CDATA[ekspor Mitsubishi]]></category>
		<category><![CDATA[ekspor mobil CBU INdonesia]]></category>
		<category><![CDATA[ekspor mobil Hyundai Indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[ekspor mobil Indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[Ekspor mobil Suzuki Indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[ekspor Toyota]]></category>
		<category><![CDATA[harga mobil Indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[pabrikan pengekspor mobil terbanyak]]></category>
		<category><![CDATA[pasar mobil Indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[TMMIN]]></category>
		<category><![CDATA[Toyota Motor Manufacturing Indonesia]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.mobilitas.id/?p=12499</guid>

					<description><![CDATA[Jakarta, Mobilitas – Sepanjang Januari hingga April tahun...]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Jakarta, Mobilitas</strong> – Sepanjang Januari hingga April tahun ini, eksport mobil dalam wujud utuh (CBU) Indonesia, naik 26% dibanding tahun lalu.</p>
<p>Data Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) yang dikutip <em>Mobilitas</em>, di Jakarta, Jumat (26/5/2023) menunjukkan, selama empat bulan pertama itu, total jumlah ekspor yang dibukukan pabrikan mobil di Tanah Air mencapai 166.176 unit. Sementara, pada periode sama di 2022, total ekspor mobil CBU yang mereka raup masih sebanyak 131.931 unit.</p>
<p>Tercatat ada lima pabrikan yang membukukan ekspor terbanyak. Menariknya, dalam ekspor ini, ternyata bukan Toyota yang terbanyak melainkan Daihatsu Motor.</p>
<figure id="attachment_11580" aria-describedby="caption-attachment-11580" style="width: 700px" class="wp-caption alignnone"><img loading="lazy" decoding="async" class="size-full wp-image-11580" src="https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2023/03/Suzuki-XL7-salah-satu-yang-diekspor-Suzuki-Indonesia-ke-Vietnam-dok.Mobilitas-e1679969264993.jpg" alt="" width="700" height="514" srcset="https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2023/03/Suzuki-XL7-salah-satu-yang-diekspor-Suzuki-Indonesia-ke-Vietnam-dok.Mobilitas-e1679969264993.jpg 700w, https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2023/03/Suzuki-XL7-salah-satu-yang-diekspor-Suzuki-Indonesia-ke-Vietnam-dok.Mobilitas-e1679969264993-300x220.jpg 300w, https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2023/03/Suzuki-XL7-salah-satu-yang-diekspor-Suzuki-Indonesia-ke-Vietnam-dok.Mobilitas-e1679969264993-150x110.jpg 150w, https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2023/03/Suzuki-XL7-salah-satu-yang-diekspor-Suzuki-Indonesia-ke-Vietnam-dok.Mobilitas-e1679969264993-696x511.jpg 696w, https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2023/03/Suzuki-XL7-salah-satu-yang-diekspor-Suzuki-Indonesia-ke-Vietnam-dok.Mobilitas-e1679969264993-572x420.jpg 572w, https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2023/03/Suzuki-XL7-salah-satu-yang-diekspor-Suzuki-Indonesia-ke-Vietnam-dok.Mobilitas-e1679969264993-80x60.jpg 80w" sizes="auto, (max-width: 700px) 100vw, 700px" /><figcaption id="caption-attachment-11580" class="wp-caption-text">Suzuki XL7, salah satu yang diekspor Suzuki Indonesia ke Vietnam &#8211; dok.Mobilitas</figcaption></figure>
<p>Total mobil CBU yang diekspor Daihatsu selama Januari – April itu mencapai 58.130 unit. Jumlah ini melonjak 17,5% dibanding ekspor yang dibukukannya pada periode sama di 2022.</p>
<p>Kemudian Toyota, dengan total ekspor 40.754 unit, melorot 11,8% dibanding tahun lalu. Dia disusul Mitsubishi Motors dengan total 26.743 unit, melejit 149,7% dibanding Januari – April 2022.</p>
<p>Urutan keempat terdapat Suzuki yang mencatatkan ekspor sebanyak 16.094 unit. Dan kelima, ada Hyundai Motor yang mengirim mobil CBU sebanyak 8.989 unit di periode tersebut, meroket 166,2% dibanding Januari – April tahun lalu. (Din/Aa)</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
