<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Toyota Indonesia &#8211; Mobilitas.id</title>
	<atom:link href="https://www.mobilitas.id/tag/toyota-indonesia/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://www.mobilitas.id</link>
	<description>Media otomotif mobilitas.id</description>
	<lastBuildDate>Tue, 14 Apr 2026 15:13:06 +0000</lastBuildDate>
	<language>en-US</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=7.0</generator>

<image>
	<url>https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2024/09/cropped-favim-80x80.png</url>
	<title>Toyota Indonesia &#8211; Mobilitas.id</title>
	<link>https://www.mobilitas.id</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Toyota Indonesia Bukukan Anjloknya Wholesales dan Penjualan Ritel di Kuarta I 2026</title>
		<link>https://www.mobilitas.id/toyota-indonesia-bukukan-anjloknya-wholesales-dan-penjualan-ritel-di-kuarta-i-2026/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Arif Arianto]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 14 Apr 2026 09:00:42 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Bisnis]]></category>
		<category><![CDATA[penjualan Toyota 2026]]></category>
		<category><![CDATA[PT TAM]]></category>
		<category><![CDATA[PT Toyota Astra Motor]]></category>
		<category><![CDATA[Toyota]]></category>
		<category><![CDATA[Toyota Indonesia]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.mobilitas.id/?p=27541</guid>

					<description><![CDATA[Jakarta, Mobilitas – Padahal di periode Januari hingga...]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Jakarta, Mobilitas</strong> – Padahal di periode Januari hingga Maret atau kuartal pertama 2026 itu, total penjualan mobil (gabungan semua model dari seluruh merek yang ada), baik secara grosir dari pabrik ke dealer (<em>wholesales</em>) maupun secara eceran alias penjualan ritel masih meningkat dibanding periode sama di tahun 2025.</p>
<p>Data Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) yang dinukil <em>Mobilitas</em> di Jakarta, Selasa (14/4/2026) menunjukkan secara kumulatif sepanjang kuartal I 2026, <em>wholesales</em> mobil di Indoneia mencapai 209.021 unit. Jumlah tersebut meningkat 1,7 persen dibanding periode yang sama di tahun 2025 yang sebanyak 205.539 unit.</p>
<p>Sementara itu, penjualan ritel pada saat yang sama tercatat sebanyak 211.905 unit. Total penjualan eceran tersebut naik tipis 0,5 persen dibanding total penjualan ritel di periode Januari – Maret 2025 yang masih sebanyak 210.766 unit.</p>
<figure id="attachment_22848" aria-describedby="caption-attachment-22848" style="width: 700px" class="wp-caption aligncenter"><a href="https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2025/02/LCGC-Toyota-Agya-dalam-balutan-Gazoo-Racing-di-IIMS-2025-dok.Mobilitas-e1739697950681.jpg"><img fetchpriority="high" decoding="async" class="size-full wp-image-22848" src="https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2025/02/LCGC-Toyota-Agya-dalam-balutan-Gazoo-Racing-di-IIMS-2025-dok.Mobilitas-e1739697950681.jpg" alt="" width="700" height="509" /></a><figcaption id="caption-attachment-22848" class="wp-caption-text">LCGC Toyota Agya dalam balutan Gazoo Racing &#8211; dok.Mobilitas</figcaption></figure>
<p>Namun, ternyata <em>wholesales</em> maupun penjualn ritel mobil Toyota yang dijajakan oleh PT Toyota Astra Motor (PT TAM) anjlok. Fakta berbicara, di tiga bulan pertama 2026, total <em>wholesales</em> mobil Toyota sebanyak 60.584 unit, anjlok 12,1 persen dibanding total <em>wholesales</em> di periode sama pada tahun 2025.</p>
<p>Sedangkan total penjualan ritelnya, sebanyak 64.416 unit. Jumlah penjualan eceran mobil Toyota ke konsumen tersebut anjlok hingga 5,7 persen dibanding periode kuartal pertama 2025.</p>
<p>Data juga bercerita, di bulan Maret saja, <em>wholesales</em> dan penjualan ritel mobil Toyota Indonesia juga jeblok. Total <em>wholesales</em>-nya 17.984 unit (anjlok 20 persen dibanding Maret 2025), dan penjualan ritelnya 19.538 unit yang juga anjlok, bahkan hingga 20,3 persen dibanding Maret 2025. (Anp/Aa)</p>
<p>&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Gegara Baut Inverter Bermasalah, Ribuan Toyota Corolla Cross Hybrid Di-recall</title>
		<link>https://www.mobilitas.id/gegara-baut-inverter-bermasalah-ribuan-toyota-corolla-cross-hybrid-di-recall/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Arif Arianto]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 04 Mar 2026 05:00:40 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Mobility]]></category>
		<category><![CDATA[Coroll Cross Hybrid Indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[Corolla Cross]]></category>
		<category><![CDATA[Corolla Cross di-recall]]></category>
		<category><![CDATA[Corolla Cross hybrid]]></category>
		<category><![CDATA[Toyota Indonesia]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.mobilitas.id/?p=27170</guid>

					<description><![CDATA[Washington, Mobilitas – Toyota Motor di Amerika Serikat...]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Washington, Mobilita</strong>s – Toyota Motor di Amerika Serikat menarik kembali (me-<em>recall</em>) ribuan unit crossover Toyota Corolla Cross Hybrid milik konsumen karena terindentifikasi mengalami masalah pada baut di dalam inverter.</p>
<p>Keterangan di dokumen laporan <em>recall</em> Lembaga Nasional Keselamatan Jalan Raya Nasional (NHTSA) Amerika Serikat yang disitat <em>Mobilitas</em> di Jakarta, Rabu (4/3/2026) menyebut total jumlah Corolla Cross yang di-<em>recall</em> di Negeri Paman Sam itu mencapai 3.761 unit.</p>
<p>&#8220;Baut di dalam inverter longgar karena cacat produksi di perusahaan pemasok. Cacat ini dapat menyebabkan hilangnya daya secara tiba-tiba atau bahkan kebakaran,&#8221; bunyi keterangan tersebut.</p>
<p>Sekadar informasi, inverter merupakan perangkat elektronik yang mengubah arus searah (DC) menjadi arus bolak-balik (AC). Alat ini penting untuk menyalakan perangkat lampu, motor, elektronik yang menggunakan sumber listrik DC seperti baterai atau panel surya.</p>
<figure id="attachment_23067" aria-describedby="caption-attachment-23067" style="width: 700px" class="wp-caption aligncenter"><a href="https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2025/02/Toyota-New-Corolla-Cross-Hybrid-yng-diluncurkan-di-IIMS-2025-dok.Istimewa-e1740473453786.jpg"><img decoding="async" class="size-full wp-image-23067" src="https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2025/02/Toyota-New-Corolla-Cross-Hybrid-yng-diluncurkan-di-IIMS-2025-dok.Istimewa-e1740473453786.jpg" alt="" width="700" height="503" /></a><figcaption id="caption-attachment-23067" class="wp-caption-text">Toyota New Corolla Cross Hybrid &#8211; dok.Istimewa</figcaption></figure>
<p>Toyota menyebut telah memberitahu pemiliki mobil untuk datang ke bengkel resmi agar mendapatkan perbaikan sejak pertengahan Februari 2026 hingga kini masih berlangsung. Proses ini diberikan secara gratis.</p>
<p>Namun tidak ada keterangan apakah juga dialami oleh Corolla Cross di negara-negara lain. Maklum, Corolla Cross – termasuk versi hybrid – merupakan salah satu model yang Toyota yang diminati pelanggan.</p>
<p>Sementara itu, Global Data melaporkan Corolla Cross Hybrid merupakan mobil terlaris kedua di pasar global di periode Januari – Februari 2026. Total penjualannya mencapai 1.520.077 unit. (Anp/Aa)</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Toyota Ganti CEO di Tengah Proyeksi Laba Bersihnya Merosot</title>
		<link>https://www.mobilitas.id/toyota-ganti-ceo-di-tengah-proyeksi-laba-bersihnya-merosot/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Arif Arianto]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 09 Feb 2026 05:00:23 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Sosok]]></category>
		<category><![CDATA[CEO Toyota]]></category>
		<category><![CDATA[Kenta Kon]]></category>
		<category><![CDATA[Mobil]]></category>
		<category><![CDATA[mobil Toyota]]></category>
		<category><![CDATA[Toyota Indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[Toyota Motor Corporation]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.mobilitas.id/?p=26955</guid>

					<description><![CDATA[Tokyo, Mobilitas – Chief Executive Officer (CEO) baru,...]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Tokyo, Mobilitas</strong> – Chief Executive Officer (CEO) baru, yakni Kenta Kon akan secara resmi memimpin Toyota Motor Corporation mulai 1 April 2026. Dia ditunjuk untuk menggantikan Koji Sato yang telah tiga tahun menjadi CEO pabrikan mobil terbesar di Jepang itu.</p>
<p>Laporan AFP yang disitat <em>Mobilitas</em> di Jakarta, Senin (9/2/2026) menyebut Toyota menegaskan, pengangkatan Kato tersebut dilakuan untuk mempercepat pengambilan keputusan strategis. Sebab, pergantian pucuk pimpinan perusahaan ini dilakukan di saat Toyota merevisi proyeksi laba dan penjualan tahun fiskal berjalan.</p>
<p>Dalam laporan keuangan terbaru, Toyota memperkirakan laba bersih tahun fiskal 2025/2026 yang akan berakhir Maret 2026 hanya mencapai 3,57 triliun yen atau sekitar Rp382 triliun. Total nilai itu melorot 25,1 persen dibanding tahun sebelumnya, tetapi lebih tinggi dari proyeksi awal sebesar 2,93 triliun yen atau sekitar Rp313,5 triliun.</p>
<figure id="attachment_20535" aria-describedby="caption-attachment-20535" style="width: 700px" class="wp-caption aligncenter"><a href="https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2024/10/Ilustrasi-Toyota-dok.Nippon.com_-e1728184145998.jpg"><img decoding="async" class="size-full wp-image-20535" src="https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2024/10/Ilustrasi-Toyota-dok.Nippon.com_-e1728184145998.jpg" alt="" width="700" height="501" srcset="https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2024/10/Ilustrasi-Toyota-dok.Nippon.com_-e1728184145998.jpg 700w, https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2024/10/Ilustrasi-Toyota-dok.Nippon.com_-e1728184145998-180x130.jpg 180w" sizes="(max-width: 700px) 100vw, 700px" /></a><figcaption id="caption-attachment-20535" class="wp-caption-text">Ilustrasi, Toyota &#8211; dok.Nippon.com</figcaption></figure>
<p>Analis otomotif Morningstar, David Whiston, menilai keputusan ini di luar dugaan. “Pergantian ini cukup mengejutkan mengingat performa Toyota yang tetap kuat, dan masa jabatan tiga tahun terbilang singkat untuk ukuran CEO Toyota,” kata dia.</p>
<p>Sebelumnya, Akio Toyoda menjabat CEO selama 14 tahun, yakni dari 2009 hingga 2023. Setelah lengser dari posisi CEO, Koji Sato akan menjabat sebagai wakil ketua sekaligus mengemban peran baru sebagai chief industry officer. (Din/Aa)</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Ini Fakta Sebenarnya Kinerja Ekspor Mobil CBU Toyota Indonesia di Tahun 2025</title>
		<link>https://www.mobilitas.id/ini-fakta-sebenarnya-kinerja-ekspor-mobil-cbu-toyota-indonesia-di-tahun-2025/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Arif Arianto]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 27 Jan 2026 02:00:23 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Bisnis]]></category>
		<category><![CDATA[ekspor mobil Toyota 2025]]></category>
		<category><![CDATA[TMMIN]]></category>
		<category><![CDATA[Toyota Indonesia]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.mobilitas.id/?p=26851</guid>

					<description><![CDATA[Jakarta, Mobilitas – Di acara media gathering yang...]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Jakarta, Mobilitas</strong> – Di acara media gathering yang digelar di Jakarta, Senin (26/1/2026) Presiden Direktur PT Toyota Motor Manufacturing Indonesia (TMMIN) Nandi Julyanto menyebut di tahun itu total mobil Toyota yang diekspor selama 2025 mencapai 298 ribu unit lebih.</p>
<p>Namun data Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) menyatakan ekspor mobil CBU Toyota hanya setengahnya. Di acara tersebut, Nandi mengatakan pada 2025 Toyota mengekspor 298.457 unit mobil CBU, meningkat dibanding tahun 2024 yang sebanyak 276.089 unit.</p>
<p>Nandi juga menyebut ekspor Toyota tersebut setara dengan 58 persen dari total ekspor mobil CBU Indonesia pada tahun 2025, yang totalnya 518.212 unit. Jumlah ekspor mobil dalam wujud utuh tersebut, juga naik dibanding klaim ekspor di tahun 2024 yang sebanyak 276.089 unit, atau 61 persen dari total ekspor mobil CBU nasional yang sebanyak 472.194 unit.</p>
<p>Sementara di data Gaikindo yang disitat <em>Mobilitas</em> di Jakarta, Selasa (27/1/2026) disebutkan, total ekspor mobil CBU Toyota hanya sebanyak 175.446 unit, atau 33,9 persen dari total ekspor mobil CBU nasional. Total ekspor itu meningkat 5,4 persen atau bertambah 8.915 unit dibanding total ekspornya di tahun 2024.</p>
<figure id="attachment_22680" aria-describedby="caption-attachment-22680" style="width: 700px" class="wp-caption aligncenter"><a href="https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2025/02/Toyota-Wigo-alias-Toyota-Agya-di-Filipina-dok.Philkotse-e1738918542164.webp"><img loading="lazy" decoding="async" class="size-full wp-image-22680" src="https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2025/02/Toyota-Wigo-alias-Toyota-Agya-di-Filipina-dok.Philkotse-e1738918542164.webp" alt="" width="700" height="498" /></a><figcaption id="caption-attachment-22680" class="wp-caption-text">Toyota Wigo alias Toyota Agya di Filipina yang diimpor dari Indonesia &#8211; dok.Philkotse</figcaption></figure>
<p>Sebab di tahun 2024, total mobil CBU yang diekspor Toyota masih sebanyak 166.531 unit. Jumlah itu setara dengan 35,3 persen dari total ekspor mobil CBU nasional.</p>
<p>Ihwal perbedaan data tersebut salah satu pejabat Gaikindo yang dihubungi <em>Mobilitas</em> di Jakarta, Selasa (27/1/2026) menyebut, data di pihaknya hanya merekam lapoan ekspor mobil CBU yang diproduksi sendiri oleh Toyota.</p>
<p>“Sedangkan data di laporan Toyota (TMMIN) itu gabungan antara mobil CBU yang diproduksinya sendiri maupun mobil CBU yng diproduksi oleh Daihatsu Motor Indonesia, tetapi diekspor dengan label merek Toyota. Atau di internal merek disebut sebagai <em>T-brand</em> yakni semua mobil yang berlabel merek Toyota,” Kata dia.</p>
<p>Sang pejabat mengatakan di tahun 2025, Toyota Indonesia mengekspor Toyota Kijang Innova Zenix, Yaris Cross (baik ICE maupun hybrid), Toyota Fortuner, Avanza, Veloz, dan Raize. Selain itu, PT TMMIN juga mengekspor model Wigo, Rush, Town Ace, dan Lite Ace yang semuanya diproduksi oleh Daihatsu Motor Indonesia. (Din/ Aa)</p>
<p>&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Januari – November 2025, Wholesales dan Penjualan Ritel Toyota Indonesia Masih Terperosok</title>
		<link>https://www.mobilitas.id/januari-november-2025-wholesales-dan-penjualan-ritel-toyota-indonesia-masih-terperosok/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Arif Arianto]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 12 Dec 2025 05:00:24 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Bisnis]]></category>
		<category><![CDATA[mobil Toyota]]></category>
		<category><![CDATA[PT TAM]]></category>
		<category><![CDATA[PT Toyota Astra Motor]]></category>
		<category><![CDATA[Toyota Indonesia]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.mobilitas.id/?p=26544</guid>

					<description><![CDATA[Jakarta, Mobilitas – Mobil Toyota yang di Indonesia...]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Jakarta, Mobilitas</strong> – Mobil Toyota yang di Indonesia dijajakan oleh PT Toyota Astra Motor (PT TAM) selama Januari – November 2025 membukukan anjloknya penjualan, baik dari pabrik ke dealer alias penjualn grosir (<em>wholesales</em>) maupun penjualan eceran dari dealer ke konsumen (penjualan ritel).</p>
<p>Data Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) yang disitat <em>Mobilitas</em> di Jakarta, Jumat (13/12/2025) menunjukkan di periode Januari – November 2025 itu, Toyota melalui PT TAM meraup angka <em>wholesales</em> sebanyak 224.018 unit. Jumlah ini anjlok 14,6 persen dibanding total <em>wholesales</em> yang dibukukannya pada sebelas bulan pertama 2024.</p>
<p>Sementara, total penjualan eceran atau penjualan ritel yang dicetk PT TAM di periode Januari – November 2025 itu sebanyak 233.655 unit. Jumlah tersebut terperosok hingga 12,9 persen dibanding penjualan ritelnya di sebelas bulan pertama 2024.</p>
<figure id="attachment_22848" aria-describedby="caption-attachment-22848" style="width: 700px" class="wp-caption aligncenter"><a href="https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2025/02/LCGC-Toyota-Agya-dalam-balutan-Gazoo-Racing-di-IIMS-2025-dok.Mobilitas-e1739697950681.jpg"><img loading="lazy" decoding="async" class="size-full wp-image-22848" src="https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2025/02/LCGC-Toyota-Agya-dalam-balutan-Gazoo-Racing-di-IIMS-2025-dok.Mobilitas-e1739697950681.jpg" alt="" width="700" height="509" /></a><figcaption id="caption-attachment-22848" class="wp-caption-text">LCGC Toyota Agya dalam balutan Gazoo Racing di IIMS 2025 &#8211; dok.Mobilitas</figcaption></figure>
<p>Meski begitu, Toyota di kurun waktu itu masih menjadi merek dengan penjualan ritel terbanyak di Indonesia. “Kalau Toyota merebut pangas pasar dengan total penjualan terbesar itu ya wajar dan tidak mengagetkan. Beda kalau Toyota penjualannya tertinggal jauh oleh merek-merek lain. Mengapa, ya karena Toyota mempunyai varian model dan varian mobil terbanyak di Indonesia,” jelas sala seorang pejabat Gaikindo yang dihubungi <em>Mobilitas</em> di Jakarta, Jumat (13/12/2025).</p>
<p>Terlebih, Toyota mempunyai jaringan dealer yang luas di Indonesia, yakni365 dealer di 144 kota Indonesia. Dari sini, kata sang pejabat itu, sudah bisa diterka distribusi alias penjuln grosir mupun ritel sudah menng dibanding merek lain. (AnpAa)</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Tiga Dekade Lebih Gencar Ekspor, Toyota RI Diganjar Primaniyarta Lifetime Achievement Award</title>
		<link>https://www.mobilitas.id/tiga-dekade-lebih-gencar-ekspor-toyota-ri-diganjar-primaniyarta-lifetime-achievement-award/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Arif Arianto]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 15 Oct 2025 10:00:38 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Bisnis]]></category>
		<category><![CDATA[Ekspor mobil Toyota]]></category>
		<category><![CDATA[Primaniyarta]]></category>
		<category><![CDATA[Primaniyarta Award]]></category>
		<category><![CDATA[Produksi Toyota RI]]></category>
		<category><![CDATA[PT TMMIN]]></category>
		<category><![CDATA[Toyota]]></category>
		<category><![CDATA[Toyota Indonesia]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.mobilitas.id/?p=26006</guid>

					<description><![CDATA[Jakarta, Mobilitas – Pemerintah Indonesia melalui Kementerian Perdagangan...]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Jakarta, Mobilitas</strong> – Pemerintah Indonesia melalui Kementerian Perdagangan menganugerahkan penghargaan Primaniyarta Lifetime Achievement kepada PT Toyota Motor Manufacturing Indonesia (TMMIN).</p>
<p>Keterangan resmi PT TMMIN yang diterima <em>Mobilitas</em> di Jakarta, Rabu (15/10/2025) menyebut penghargaan ini diberikan karena Toyota Indonesia selama 30 tahun atau tiga dekade lebih memberi kontribusi ke negara secara berkelanjutan dalam mendorong ekspor nasional. Khususnya ekspor produk otomotif.</p>
<p>Toyota, telah mengekspor produk otomotif itu sejak tahun 1987 dengan pengapalan perdana Kijang Generasi ketiga ke Brunei Darussalam hingga mengekspor kendaraan elektrifikasi berteknologi tinggi. Sepanjang kurun waktu itu hingga tahun 2025 ini sudah jutaan unit mobil dalam wujud utuh (CBU) yang diekspor Toyota Indonesia.</p>
<p>“Pekan lalu (9/10/2025) masyarakat Indonesia baru saja merayakan 3 juta unit ekspor kendaraan Toyota ke lebih dari 100 negara di berbagai belahan dunia,” kata tersebut.Presiden Direktur PT TMMIN, Nandi Julyanto.</p>
<p>Menurut Nandi, pencapaian itu tidak dapat diraih melalui proses singkat, namun membutuhkan kerja keras dan dedikasi panjang. Perjalanan membangun industri otomotif nasional dimulai dari aktivitas impor di tahun 1970-an.</p>
<figure id="attachment_26008" aria-describedby="caption-attachment-26008" style="width: 700px" class="wp-caption aligncenter"><a href="https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2025/10/Toyota-Indonesia-berpartisipasi-di-Trade-Expo-Indonesia-2025-dok.PT-TMMIN-e1760549452155.jpg"><img loading="lazy" decoding="async" class="size-full wp-image-26008" src="https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2025/10/Toyota-Indonesia-berpartisipasi-di-Trade-Expo-Indonesia-2025-dok.PT-TMMIN-e1760549452155.jpg" alt="" width="700" height="502" /></a><figcaption id="caption-attachment-26008" class="wp-caption-text">Toyota Indonesia berpartisipasi di Trade Expo Indonesia 2025 &#8211; dok.PT TMMIN</figcaption></figure>
<p>Penghargaan Primaniyarta Lifetime Achievement itu diberikan pada Rabu (15/10/2025) di gelaran ke-40 Trade Expo Indonesia (TEI) 2025, mengusung tema Discover’s Indonesia Excellence: Trade Beyond Boundaries. Acara ini dilangsungkan di ICE, BSD City, Tangerang.</p>
<p>Di TEI 2025 tersebut Toyota Indonesia tidak hanya menampilkan unit kendaraan. Namun juga memperlihatkan produk-produk komponen, aksesoris Original Equipment Manufactur/OEM yang berkualitas.</p>
<p>“Dengan adanya berbagai inovasi model kendaraan baru baik ICE maupun elektrifikasi, ekspor komponen, mesin, maupun dies/jigs jika dari sisi utilitas, teknologi ramah lingkungan, serta daya saing yang tinggi, akan menambah potensi nilai ekspor dari produk otomotif karya anak bangsa,” ungkap Wakil Presiden Direktur PT TMMIN, Bob Azam.</p>
<p>Sekadar informasi, data Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) memperlihatakan, di tahun 2025 – khususnya pada periode Januari hingga September &#8211; ekspor mobil CBU Toyota Indonesia mencapai 218.162 unit. Jumlah itu setara dengan 57 persen dari total ekspor otomotif nasional, yang mencapai 384.382 unit. (Jrr/Aa)</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Toyota Indonesia Sudah Ekspor 3 Juta Mobil CBU, RI akan Jadi Pusat R&#038;D dan Ekspor</title>
		<link>https://www.mobilitas.id/toyota-indonesia-sudah-ekspor-3-juta-mobil-cbu-ri-akan-jadi-pusat-rd-dan-ekspor/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Arif Arianto]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 10 Oct 2025 02:00:40 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Bisnis]]></category>
		<category><![CDATA[Ekspor Toyota Indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[investasi Toyota Group]]></category>
		<category><![CDATA[mobil Toyota]]></category>
		<category><![CDATA[PT TMMIN]]></category>
		<category><![CDATA[RI jadi pusat R&D Toyota]]></category>
		<category><![CDATA[Toyota Indonesia]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.mobilitas.id/?p=25941</guid>

					<description><![CDATA[Jakarta, Mobilitas – PT Toyota Motor Manufacturing Indonesia...]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Jakarta, Mobilitas</strong> – PT Toyota Motor Manufacturing Indonesia (TMMIN) pada Kamis (9/10/2025) melepas ekspor ke-3 juta kendaraan utuh (CBU) bermerek Toyota.</p>
<p>Pelepasan ekspor mobil CBU Toyota yang ke-3 juta tersebut dilakukan oleh Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto dan didampingi Presiden Toyota Motor Corporation, Koji Sato.</p>
<p>Dalam keterangan resmi yang diterima <em>Mobilitas</em> di Jakarta, Kamis (9/10/2025) Koji Sato menyebut pencapaian tiga juta unit kendaraan ini menjadi pengingat akan kemampuan Indonesia yang mumpuni. Hal itu, lanjut Sato, sekaligus menunjukkan kualitas produk yang dibuat Toyota di Indonesia.</p>
<p>“Kami menyampaikan rasa terima kasih mendalam kepada seluruh pelanggan setia di Indonesia yang telah mendukung produk Toyota Group, apresiasi ini juga kami sampaikan kepada Pemerintah Indonesia atas dukungan yang telah diberikan, dan kepada para mitra dan semua pemangku kepentingan atas upaya dan dedikasinya selama lebih dari lima dekade ini,” papar Sato.</p>
<p>Bahkan Sato menegaskan, Toyota akan memperkuat peran Indonesia sebagai pusat Research and Development (R&amp;D) dan ekspor untuk Global South. Bersama para mitra, kata dita, Toyota terus berupaya untuk menciptakan kendaraan yang semakin berkualitas, untuk masyarakat Indonaesia, dan kemajuan bangsa.</p>
<figure id="attachment_25943" aria-describedby="caption-attachment-25943" style="width: 700px" class="wp-caption aligncenter"><a href="https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2025/10/Pelepasan-ekspor-mobil-Toyota-ke-3-juta-unit-dok.PT-TMMIN-e1760088780437.jpg"><img loading="lazy" decoding="async" class="size-full wp-image-25943" src="https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2025/10/Pelepasan-ekspor-mobil-Toyota-ke-3-juta-unit-dok.PT-TMMIN-e1760088780437.jpg" alt="" width="700" height="505" srcset="https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2025/10/Pelepasan-ekspor-mobil-Toyota-ke-3-juta-unit-dok.PT-TMMIN-e1760088780437.jpg 700w, https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2025/10/Pelepasan-ekspor-mobil-Toyota-ke-3-juta-unit-dok.PT-TMMIN-e1760088780437-180x130.jpg 180w" sizes="auto, (max-width: 700px) 100vw, 700px" /></a><figcaption id="caption-attachment-25943" class="wp-caption-text">Pelepasan ekspor mobil Toyota ke-3 juta unit &#8211; dok.PT TMMIN</figcaption></figure>
<p>Sato menegaskan, dalam menopang keberlangsungan produksi, pendalaman rantai pasok dalam negeri juga diperkuat hingga mampu menembus pasar ekspor dan dipercaya sebagai basis produksi dan ekspor otomotif global, khususnya untuk kendaraan kecil dan kendaraan dengan tiga baris kursi. Sejalan dengan perkembangan teknologi, Toyota Indonesia juga telah memasuki era elektrifikasi, dengan memproduksi dan ekspor beberapa model Hybrid Electrified Vehicles (HEVs).</p>
<p>“Toyota Indonesia secara aktif berkontribusi untuk memperkuat ekosistem industri otomotif Indonesia, melalui kerjasama dengan lebih dari 240 pemasok lokal Tier-1 dan lebih dari 520 pemasok lokal Tier-2 dan Tier-3. Sinergi ini bukan hanya mengurangi ketergantungan impor, tetapi juga mendorong tumbuhnya kemandirian industri dalam negeri, ” jelas Sato.</p>
<p>Sekadar informasi, Toyota Indonesia melakukan ekspor sejak tahun 1987. Kini, Toyota Motor juga terus melakukan pengembangan model mobil yang diekspor dari Indonesia sesuai dengan tuntutan pasar dan kebutuhan pelanggan seperti mobil elektrifikasi.</p>
<p>Di Indonesia, investasi Toyota Group mencapai Rp 100 triliun. Investasi ini, bersama dengan jaringan pemasok lokal dan dealer yang melibatkan lebih dari 360.000 tenaga kerja di berbagai sektor, mulai dari produksi, rantai pasok, distribusi, hingga layanan purna jual. (Din/Aa).</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Meski Masih Juara, Tapi Penjualan Toyota Indonesia di Semester I 2025 Ambles Lagi</title>
		<link>https://www.mobilitas.id/meski-masih-juara-tapi-penjualan-toyota-indonesia-di-semester-i-2025-ambles-lagi/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Arif Arianto]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 19 Jul 2025 09:09:41 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Bisnis]]></category>
		<category><![CDATA[angka penjualan Toyota Indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[PT Toyota Astra Motor]]></category>
		<category><![CDATA[Toyota Indonesia]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.mobilitas.id/?p=24979</guid>

					<description><![CDATA[Jakarta, Mobilitas – Mobil Toyota yang di Indonesia...]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Jakarta, Mobilitas</strong> – Mobil Toyota yang di Indonesia dijajakan oleh PT Toyota Astra Motor (PT TAM) itu mencatatkan kemerosotan penjualan di periode Januari – Juni 2025, baik dari pabrik ke dealer (<em>wholesales</em>) maupun dari dealer ke konsumen (penjualan ritel).</p>
<p>Data Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) yang disitat <em>Mobilitas</em> di Jakarta, Sabtu (19/7/2025) memperlihatkan selama periode Januari – Juni 2025 itu, total <em>wholesales</em> mobil Toyota di Tanah Air sebanyak 123.846 unit. Jumlah itu merosot 4,6 persen dibanding total <em>wholesales</em> selama periode sama di tahun 2024 yang sebanyak 129.802 unit</p>
<p>Sedangkan penjualan ritel yang dicetak Toyota Indonesia pada periode Januari – Juni 2025, sebanyak 126.893 unit. Jumlah ini  anjlok 9,8 persen dibanding periode enam bulan pertama 2024 yang masih sebanyak 140.608 unit.</p>
<p>Padahal <em>wholesales</em> maupun penjualan ritel di semester pertama 2024 itu telaha anjlok dibanding periode sama di tahun 2023. Sebab di Januari – Juni 2023 total <em>wholesales</em> mobil Toyota Indonesia sebanyak 160.276 unit, dan total penjualan ritelnya 156.830 unit.</p>
<figure id="attachment_22848" aria-describedby="caption-attachment-22848" style="width: 700px" class="wp-caption aligncenter"><a href="https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2025/02/LCGC-Toyota-Agya-dalam-balutan-Gazoo-Racing-di-IIMS-2025-dok.Mobilitas-e1739697950681.jpg"><img loading="lazy" decoding="async" class="size-full wp-image-22848" src="https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2025/02/LCGC-Toyota-Agya-dalam-balutan-Gazoo-Racing-di-IIMS-2025-dok.Mobilitas-e1739697950681.jpg" alt="" width="700" height="509" /></a><figcaption id="caption-attachment-22848" class="wp-caption-text">LCGC Toyota Agya Gazoo Racing di IIMS 2025 &#8211; dok.Mobilitas</figcaption></figure>
<p>Namun, meski merosot, namun Toyota masih tercatat sebagai merek mobil dengan penjualan mobil terbanyak di Tanah Air. Selain itu, merek asal Jepang ini menggenggam pangsa pasar 33 persen dalam <em>wholesales</em> dan 32,5 persen dalam penjualan ritel.</p>
<p>“Tetapi kalau Toyota Indonesia menjadi merek yang terbanyak dalam penjualan mobil itu wajar. Sebab, merek ini memiliki varian model dan varian tipe terbanyak diantara merek-merek yang ada di Indonesia,” ujar salah satu pengurus Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) yang dihubungi <em>Mobilitas</em> di Jakarta, Sabtu (19/7/2025).</p>
<p>Terlebih, lanjut dia, Toyota Indonesia juga memiliki jaringan penjualan terluas, dengan 366 dealer resmi di 143 kota. “Dan yang tidak kalah kuat adalah merek Toyota yang telah melekat kuat di benak masyarakat, sejak berjualan sejak 12 April 1971,” kata pejabat Gaikindo itu. (Swe/Aa)</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Lima Mobil Kondang Toyota Ini Penjualannya di Jepang Januari – Mei 2025 Anjlok</title>
		<link>https://www.mobilitas.id/lima-mobil-kondang-toyota-ini-penjualannya-di-jepang-januari-mei-2025-anjlok/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Arif Arianto]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 11 Jun 2025 07:00:05 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Bisnis]]></category>
		<category><![CDATA[mobil terlaris Toyota]]></category>
		<category><![CDATA[penjualan Toyota Jepang 2025]]></category>
		<category><![CDATA[PT Toyota Astra Motor]]></category>
		<category><![CDATA[Toyota]]></category>
		<category><![CDATA[Toyota Indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[Toyota Motor]]></category>
		<category><![CDATA[Toyota Motor Jepang]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.mobilitas.id/?p=24585</guid>

					<description><![CDATA[Tokyo, Mobilitas – Secara total, penjualan mobil Toyota...]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Tokyo, Mobilitas</strong> – Secara total, penjualan mobil Toyota di Jepang sepanjang periode Januari – Mei 2025 masih positif, dengan mencatatkan kenaikan. Bahkan pabrikan mobil terbesar di Jepang ini masih menguasai pangsa pasar di Negeri Matahari Terbit tersebut.</p>
<p>Data Asosiasi Dealer Mobil Jepang (JADA) yang dikutip <em>Mobilitas</em> di Jakarta, Rabu (11/6/2025) menunjukkan selama periode Januari – Mei 2025 total jumlah mobil Toyota yang terjual di negerinya sendiri itu sebanyak 604.919 unit, dengan penguasaan pangsa pasar sebesar 31 persen. Jumlah penjualan tersebut menanjak 15,7 persen dibanding total penjualan yang dibukukannya pada periode sama di tahun 2024.</p>
<figure id="attachment_22047" aria-describedby="caption-attachment-22047" style="width: 700px" class="wp-caption aligncenter"><a href="https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2024/12/Toyota-Harrier-dok.Istimewa-e1735291209782.jpg"><img loading="lazy" decoding="async" class="size-full wp-image-22047" src="https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2024/12/Toyota-Harrier-dok.Istimewa-e1735291209782.jpg" alt="" width="700" height="504" /></a><figcaption id="caption-attachment-22047" class="wp-caption-text">Toyota Harrier &#8211; dok.Istimewa</figcaption></figure>
<p>Meski ternyata tidak semua mobil Toyota membukukan kenaikan penjualan, tetapi justru penjualannya anjlok dianding Januari – Mei 2024. Bahkan diantara mobil Toyota yang penjualannya jeblok itu tercatat sebagai model kondang di dunia alias mobil andalan, mereka adalah ;</p>
<p>Toyota Corolla (termasuk Corolla Cross); 63.999 unit (anjlok 10,6 persen)<br />
Toyota Harrier: 26.942 unit (anjlok 9,3 persen)<br />
Toyota Crown: 23.484 unit (anjlok 12,4 persen)<br />
Toyota Vellfire: 13.018 unit (anjlok 8,3 persen)<br />
Toyota RAV4: 11.026 unit (anjlok 16,2 persen)<br />
<em>Sumber: JADA, JAMA, 2025</em>. (Anp/Aa)</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Penjualan Citroen dan Toyota di Prancis Januari &#8211; Mei 2025 Merosot</title>
		<link>https://www.mobilitas.id/penjualan-citroen-dan-toyota-di-prancis-januari-mei-2025-merosot/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Arif Arianto]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 04 Jun 2025 00:36:53 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Bisnis]]></category>
		<category><![CDATA[Citroen]]></category>
		<category><![CDATA[penjuaalan Toyota di Prancis 2025]]></category>
		<category><![CDATA[penjualan Citroen di Prancis 2025]]></category>
		<category><![CDATA[PT Toyota Astra Motor]]></category>
		<category><![CDATA[Toyoita Motor]]></category>
		<category><![CDATA[Toyota]]></category>
		<category><![CDATA[Toyota Indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[Toyota Prancis]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.mobilitas.id/?p=24524</guid>

					<description><![CDATA[Paris, Mobilitas – Meski penjualan kumulatif mobil Citroen...]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Paris, Mobilitas</strong> – Meski penjualan kumulatif mobil Citroen dan Toyota selama lima bulan pertama 2025 ini melorot, namun keduanya masih masuk dalam daftar lima besar pabrikan dengan penjualan terbanyak di periode Januari – April 2025 tersebut. Citroen bertengger di urutan keempat dan Toyota kelima.</p>
<p>Data Plateforme de la Filiere Automobile (PFA) yang dikutip <em>Mobilitas</em> di Jakarta, Rabu (4/6/2025) menunjukkan pada periode lima bulan pertama 2025 itu, Citroen yang merupakan merek asli lokal Prancis itu meraup angka penjualan sebanyak 50.203 unit. Total angka penjualan itu merosot 5,4 persen dibanding periode sama di tahun 2024.</p>
<p>Sementara, Toyota di saat yang sama menyerok angka penjualan sebanyak 48.034 unit. Jumlah angka penjualan ini melorot 11,4 persen dibanding total angka penjualan yang berhasil dikoleksi pabrikan asal Jepang itu selana periode Januari – April 2024.</p>
<figure id="attachment_17564" aria-describedby="caption-attachment-17564" style="width: 700px" class="wp-caption aligncenter"><a href="https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2024/04/Logo-Citroen-dok.Logowik-e1712291805501.webp"><img loading="lazy" decoding="async" class="size-full wp-image-17564" src="https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2024/04/Logo-Citroen-dok.Logowik-e1712291805501.webp" alt="" width="700" height="489" /></a><figcaption id="caption-attachment-17564" class="wp-caption-text">Logo Citroen &#8211; dok.Logowik</figcaption></figure>
<p>Fakta juga berbicara, melorotnya kinerja penjualan dua pabrikan tersebut turut menyumbang terjadinya kemerosotan penjualan mobil di Negeri Anggur tersebut selama lima bulan pertama 2025. Data PFA memperlihatkan di kurun waktu Januari – April 2025 tersebut jumlah mobil (gabungan mobil konvensional dan elektrifikasi) yang terlego lima bulan pertama itu sebanyak 672.719 unit.</p>
<p>Jumlah penjualan tersebut merosot 8,3 persen dibanding penjualan selama lima bulan pertama 2025. Fakta memperlihatkan di periode panca wulan pertama itu, penjualan mobil listrik baterai (BEV) di Prancis menyusut 7,4 persen dibanding penjualan selama Januari – April 2024, totalnya sebanyak 119.476 unit. (Din/Aa)</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
