<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Toyota Zenix &#8211; Mobilitas.id</title>
	<atom:link href="https://www.mobilitas.id/tag/toyota-zenix/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://www.mobilitas.id</link>
	<description>Media otomotif mobilitas.id</description>
	<lastBuildDate>Sat, 24 Jun 2023 04:31:33 +0000</lastBuildDate>
	<language>en-US</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=7.0</generator>

<image>
	<url>https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2024/09/cropped-favim-80x80.png</url>
	<title>Toyota Zenix &#8211; Mobilitas.id</title>
	<link>https://www.mobilitas.id</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Tujuh Mobil Toyota yang Penjualannya ke Diler Masih Ambles di Indonesia</title>
		<link>https://www.mobilitas.id/tujuh-mobil-toyota-yang-penjualannya-ke-diler-masih-ambles-di-indonesia/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Arif Arianto]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 24 Jun 2023 04:29:47 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Bisnis]]></category>
		<category><![CDATA[harga mobil Toyota]]></category>
		<category><![CDATA[mobil Toyota]]></category>
		<category><![CDATA[penjualan Toyota]]></category>
		<category><![CDATA[PT TAM]]></category>
		<category><![CDATA[PT Toyota Astra Motor]]></category>
		<category><![CDATA[Toyota]]></category>
		<category><![CDATA[Toyota Agya]]></category>
		<category><![CDATA[Toyota Indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[Toyota Motor]]></category>
		<category><![CDATA[Toyota Raize]]></category>
		<category><![CDATA[Toyota Yaris]]></category>
		<category><![CDATA[Toyota Zenix]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.mobilitas.id/?p=12919</guid>

					<description><![CDATA[Jakata, Mobilitas – Sepanjang Januari hingga Mei tahun...]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Jakata, Mobilitas</strong> – Sepanjang Januari hingga Mei tahun ini total penjualan mobil Toyota ke diler (<em>wholesales</em>) naik 10,9 persen dibanding 2022.</p>
<p>Data Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) yang dikutip <em>Mobilitas</em>, di Jakarta, Sabtu (24/6/2023) menunjukkan selama lima bulan pertama itu total <em>wholesales</em> mobil Toyota sebanyak 135.473 unit. Dengan total penjualan sebanyak itu, mobil yang dijajakan oleh PT Toyota Astra Motor (TAM) ini meraup pangsa pasar di dalam negeri hingga 32 persen.</p>
<p>Sementara, total <em>wholesales</em> mobil (kendaraan bermotor roda empat atau lebih) yang dijual oleh seluruh pabrikan atau merek, di saat yang sama, mencapai 423.404 unit. Jumlah ini meningkat 6,9 persen dibanding periode sama di tahun lalu (<em>year on year</em>).</p>
<p>Meski secara total <em>wholesales</em> Toyota meningkat, namun ternyata tidak semua model mobil yang dijajakan TAM menvatatkan naiknya penjualan. Ada tujuh mobil yang penjualannya malah ambles dibanding Januari – Mei 2022 lalu.</p>
<p>Pertama, Toyota Kijang Innova yang total <em>wholesales</em>-nya 19.293 unit (merosot 4,2 persen <em>year on year</em>). Kemudian, Toyota Veloz yang meraup angka <em>wholesales</em> 9.838 unit (ambles 40,9 persen).</p>
<p>Ketiga, Toyota Raize 7.244 unit (ambles 14,6 persen). Keempat dan kelima, Toyota Yaris dan Toyota Voxy yang masing-masing mengantongi angka wholesales 960 (ambrol 50,1 persen) dan 794 unit (ambles 16,9 persen).</p>
<p>Sedangkan keenam dan ketujuh adalah Toyota Corolla dan Toyota Land Cruiser 300. Mereka di lima bulan pertama itu hanya meraup angka <em>wholesales</em> 239 unit dan 96 unit, atau menyusut 2,4 persen dan ambrol 50,5 persen dibanding lima bulan pertama di 2022.</p>
<figure id="attachment_491" aria-describedby="caption-attachment-491" style="width: 700px" class="wp-caption alignnone"><img fetchpriority="high" decoding="async" class="size-full wp-image-491" src="https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2021/04/Toyota-Raize-dok.TAM_-e1686027362336.jpg" alt="" width="700" height="509" srcset="https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2021/04/Toyota-Raize-dok.TAM_-e1686027362336.jpg 700w, https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2021/04/Toyota-Raize-dok.TAM_-e1686027362336-300x218.jpg 300w, https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2021/04/Toyota-Raize-dok.TAM_-e1686027362336-150x109.jpg 150w, https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2021/04/Toyota-Raize-dok.TAM_-e1686027362336-696x506.jpg 696w, https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2021/04/Toyota-Raize-dok.TAM_-e1686027362336-324x235.jpg 324w, https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2021/04/Toyota-Raize-dok.TAM_-e1686027362336-578x420.jpg 578w" sizes="(max-width: 700px) 100vw, 700px" /><figcaption id="caption-attachment-491" class="wp-caption-text">Toyota Raize &#8211; dok.TAM</figcaption></figure>
<p>“Soal turunnya <em>wholesales</em> atatu istilah lainnya itu distribusi ke diler, ada beberapa penyebab. Pertama, kemungkinan stok yang ada diler dari model itu masih banyak. Sehingga, untuk menjaga agar tidak terjadi penumpukan stok di diler atau istilahnya menjadi kolesterol dalam sirkulasi penjualan produk, maka jumlah model itu yang didistribusikan direm atau dikurangi,” papar salah seorang pengurus Gaikindo, saat dihubungi <em>mobilitas</em>, di Jakarta, Sabtu (24/6/2023).</p>
<p>Penyebab kedua, lanjut dia, karena ada permasalahan di bagian hulu distribusi atau di pabrik. Masalah di bagian ini bisa dikarenakan karena adanya penurunan skala produksi karena model yang bersangkutan telah mendekati usia siklus hidup atau akan diganti yang baru.</p>
<p>Selain itu, bisa dikarenakan adanya kelangkaan pasokan komponen tertentu. Sehingga, produksi terganggu. “Atau bisa juga dikarenakan, model yang bersangkutan sepi respon atau kurang laku di pasar, sehingga pasokan dikurangi. Tetapi ini jika turunnya penjualan ke konsumen itu terjadi secara terus menerus dalam beberapa tahun, kalau Cuma lima bulan atau setahun sih enggak masalah,” tandas sumber tersebut. (Din/Aa)</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
