<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>transmisi CVT &#8211; Mobilitas.id</title>
	<atom:link href="https://www.mobilitas.id/tag/transmisi-cvt/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://www.mobilitas.id</link>
	<description>Media otomotif mobilitas.id</description>
	<lastBuildDate>Sun, 04 Jul 2021 15:34:21 +0000</lastBuildDate>
	<language>en-US</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=7.0</generator>

<image>
	<url>https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2024/09/cropped-favim-80x80.png</url>
	<title>transmisi CVT &#8211; Mobilitas.id</title>
	<link>https://www.mobilitas.id</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Paddle Shift, Fitur yang Bikin Sensasi Berkendara Makin Sip</title>
		<link>https://www.mobilitas.id/paddle-shift-fitur-yang-bikin-sensasi-berkendara-makin-sip/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Arif Arianto]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 04 Jul 2021 07:00:40 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Pedia]]></category>
		<category><![CDATA[fitur Paddle shift]]></category>
		<category><![CDATA[fungsi paddle shit]]></category>
		<category><![CDATA[HT]]></category>
		<category><![CDATA[mobil bertransmisi CVT]]></category>
		<category><![CDATA[mobil manual]]></category>
		<category><![CDATA[mobil otomatis]]></category>
		<category><![CDATA[paddle shift]]></category>
		<category><![CDATA[transmisi CVT]]></category>
		<category><![CDATA[transmisi otomatis]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://mobilitas.id/?p=1979</guid>

					<description><![CDATA[Jakarta, Mobilitas – Kita seringkali mendengar kata paddle...]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Jakarta, Mobilitas</strong> – Kita seringkali mendengar kata paddle shift ketika mendengar atau membaca informasi tentang mobil-mobil kelas menengah ke atas keluaran terkini, khususnya yang bertransmisi otomatis. Ya, itulah fitur yang berperan laiknya pengubah posisi gigi transmisi di mobil bertransmisi otomotis.</p>
<p>“Dengan paddle shift, mobil transmisi otomatis bisa diajak bermanuver layaknya mobil transmisi manual. Terutama untuk memacu akselerasi ketika akan menyalip kendaraan lain. Atau untuk melakukan engine brake secara smooth dan terkontrol dengan baik,” jelas instruktur safety driving Java Adventures, Poengki Eko Haryanto, saat dihubungi dari Jakarta, Minggu (4/72021).</p>
<p>Pabrikan menempatkan peranti ini persis di belakang setir mobil dan terdiri dari dua bagian yakni satu di bagian kanan (belakang setir) dan satu lagi di bagian kiri (belakang setir). Bagian kanan terdapat tanda + (plus) yang artinya untuk menaikkan atau menambah posisi gigi, dan bagian kiri bertanda – (minus) yang berguna atau berfungsi sebaliknya.</p>
<figure id="attachment_1982" aria-describedby="caption-attachment-1982" style="width: 700px" class="wp-caption alignnone"><img fetchpriority="high" decoding="async" class="size-full wp-image-1982" src="https://mobilitas.id/wp-content/uploads/2021/07/Posisi-Paddle-Shift-di-mobil-Lexus-dok.A-Girls-Guide-to-Cars-e1625396499713.jpg" alt="" width="700" height="492" /><figcaption id="caption-attachment-1982" class="wp-caption-text">Posisi Paddle Shift di mobil Lexus &#8211; dok.A Girls Guide to Cars</figcaption></figure>
<p>Untuk mengoperasikannya cukup mudah, karena cukup dengan mengungkitnya dengan jari. Fitur ini terinpirasi oleh mobil balap Formula yang menggunakan peranti yang sama.</p>
<p>“Mengapa mobil balap itu dilengkapi perangkat seperti ini, karena agar pembalap tetap fokus pada setir dan keadaan lintasan termasuk terhadap pembalap lainnya. Agar fokus maka mereka tak perlu sibuk memindah tuas gigi untuk bermanuver menyalip atau berakselerasi,” kata Poengki.</p>
<p><strong>Cara penggunaan</strong><br />
Pada mobil bertransmsi otomotis ketika pengemudi menggunakan model pengendaraan normal alis mode D (Drive) dan menggunakan paddle shift maka fungsi dari peranti ini adalah menjadi transmisi serengah manual. Artinya pemindahan posisi gigi (baik pengurangan maupun penambahan) dilakukan dengan paddle shift tetap fungsi transmisinya tetap otomotis.</p>
<p>“Jika ingin menggunakan paddle shift maka di saat ingin memindah posisi gigi – baik ingin menambah aatu mengurangi – posisi mobil jangan pada saat digas. Karena perpindahan posisi akan frontal dan tiba-tiba sehingga akan merusak transmisi. Lakuakn secara tepat dan smooth,” saran Poengki.</p>
<figure id="attachment_1983" aria-describedby="caption-attachment-1983" style="width: 700px" class="wp-caption alignnone"><img decoding="async" class="size-full wp-image-1983" src="https://mobilitas.id/wp-content/uploads/2021/07/Ilustrasi-pengemudi-mengoperasikan-paddle-shift-dok.Istimewa-e1625396714188.jpg" alt="" width="700" height="486" /><figcaption id="caption-attachment-1983" class="wp-caption-text">Ilustrasi, pengemudi mengoperasikan paddle shift &#8211; dok.Istimewa</figcaption></figure>
<p>Begitu pula di saat ingin melakukan engine brake dengan menggunakan sarana paddle shift. Upayakan pedal gas tidak dalam posisi diinjak, dan usahakan pengurangan posisi gigi transmisi tidak dilakukan secara frontal langsung ke posisi terendah.</p>
<p>Lakukan secara perlahan dan bertahap seiring dengan penurunan laju kecepatan mobil. Meski begitu, untuk upaya pengereman dalam kondisi darurat, engine brake juga harus dibarengi dengan perangkat pengereman mobil.</p>
<p>“Tetapi yang pasti, dengan fitur paddle shift ini menjadikan berkendara dengan mobil memberikan sensasi yang lebih menyenangkan. Oleh karena itu, mobil-mobil kelas atas banyak yang diberi fitur ini. Terutama yang menawarkan karakter sporty,” imbuh Poengki. (Jrr/Aa)</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Pahami,  Ini Beda Transmisi Mobil AMT, AT, dan CVT</title>
		<link>https://www.mobilitas.id/pahami-ini-beda-transmisi-mobil-amt-at-dan-cvt/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Arif Arianto]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 08 May 2021 12:00:50 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Pedia]]></category>
		<category><![CDATA[HT]]></category>
		<category><![CDATA[jenis-jenis transmisi mobil]]></category>
		<category><![CDATA[keunggulan transmisi CVT]]></category>
		<category><![CDATA[keunggulan transmisi otomatis]]></category>
		<category><![CDATA[mobil transmisi otomatis]]></category>
		<category><![CDATA[pasar mobil matik]]></category>
		<category><![CDATA[penjualan mobil matik]]></category>
		<category><![CDATA[perawatan CVT]]></category>
		<category><![CDATA[perawatan transmisi AT]]></category>
		<category><![CDATA[petrawatan transmisi matik]]></category>
		<category><![CDATA[teknologi transmisi]]></category>
		<category><![CDATA[transimisi AT]]></category>
		<category><![CDATA[transmisi]]></category>
		<category><![CDATA[transmisi AMT]]></category>
		<category><![CDATA[transmisi CVT]]></category>
		<category><![CDATA[transmisi otomatis mobil]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://mobilitas.id/?p=678</guid>

					<description><![CDATA[Jakarta, Mobilitas – Meski saat ini banyak orang...]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Jakarta, Mobilitas</strong> – Meski saat ini banyak orang telah banyak yang memilih mobil bertransmisi otomatis, namun tak sedikit di antara mereka yang masih belum memahami perbedaan di antara varian transmisi otomatis yang ada. Mulai dari Automatic Manual Transmission (AMT), Automatic Transmission (AT) dan Continously Variable Transmssion (CVT).</p>
<p>“Mobil matik menjadi pilihan belakangan ini karena mekanisme yang dilakukan pengemudi lebih sederhana. Salah satu keunggulan utama transmisi mobil matic adalah pengoperasiannya yang mudah, sebab jenis transmisi otomatis tidak bergantung pada pedal kopling untuk melakukan perpindahan gigi,” kata Instruktur Safety Driving Java Adventures, Poengki Eko Harianto, saat dihubungi belum lama ini.</p>
<p>Ada tiga jenis transmisi yang berteknologi otomatis. Pertama, AMT. Transmisi ini merupakan paduan antara transmisi manual yakni pengemudi mobil bisa memindahkan gigi atau gear – dengan cara manual &#8211; meski tanpa harus menekan kopling, tetapi digantikan oleh aktuator aktuator elektronis.</p>
<figure id="attachment_680" aria-describedby="caption-attachment-680" style="width: 719px" class="wp-caption alignnone"><img decoding="async" class="size-full wp-image-680" src="https://mobilitas.id/wp-content/uploads/2021/05/Komponen-transmisi-AMT-dok.Detroit-Diesel-e1620488484886.jpg" alt="" width="719" height="499" srcset="https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2021/05/Komponen-transmisi-AMT-dok.Detroit-Diesel-e1620488484886.jpg 719w, https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2021/05/Komponen-transmisi-AMT-dok.Detroit-Diesel-e1620488484886-300x208.jpg 300w, https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2021/05/Komponen-transmisi-AMT-dok.Detroit-Diesel-e1620488484886-150x104.jpg 150w, https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2021/05/Komponen-transmisi-AMT-dok.Detroit-Diesel-e1620488484886-218x150.jpg 218w, https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2021/05/Komponen-transmisi-AMT-dok.Detroit-Diesel-e1620488484886-696x483.jpg 696w" sizes="(max-width: 719px) 100vw, 719px" /><figcaption id="caption-attachment-680" class="wp-caption-text">Komponen transmisi AMT &#8211; dok.Detroit Diesel</figcaption></figure>
<p>“Cara kerjanya seperti seperti perangkat transmisi sepeda motor bebek. Kan transmisi itu manual, tetapi ketika pengendara kendaraan itu maupun menambah atau mengurangi posisi gigi girboks kan enggak pakai kopling kan? Nah cara kerjasam transmisi AMT ini seperti itu. perpindahan gigi secara otomatis dilakukan Transmisssion Control Module (TCM),” kata Poengki.</p>
<p>Hanya, kata Poengki, banyak yang beranggapan transmisi jenis ini kurang nyaman, karena proses perpindahan gigi ada jeda sehingga dirasa lemot. Bahkan banyak yang menilai penylauran tenaga yang dihasilkan mesin ke roda oleh transmisi ini kurang responsif.</p>
<figure id="attachment_681" aria-describedby="caption-attachment-681" style="width: 700px" class="wp-caption alignnone"><img loading="lazy" decoding="async" class="size-full wp-image-681" src="https://mobilitas.id/wp-content/uploads/2021/05/Transmisi-otomotis-atau-Automoatic-Transmission-dok.YourMechanic-e1620488671839.jpg" alt="" width="700" height="493" /><figcaption id="caption-attachment-681" class="wp-caption-text">Transmisi otomotis atau Automoatic Transmission &#8211; dok.YourMechanic</figcaption></figure>
<p><strong>Transmisi otomatis (AMT)</strong><br />
Transmisi AT Torque Converter adalah transmisi otomatis yang menggunakan tiga komponen yakni torque converters, planetary gear set, dan hydraulic control unit. Komponen pertama berfungsi sebagai pengubah torsi yang di transmisi manual dilakukan oleh kopling.</p>
<p>Sementara komponen kedua berfungsi untuk melakukan perpindahan gigi agar terjadi rasio gigi yang berbeda-beda sesuai dengan kondisi laju mobil. Sedangkan komponen ketiga yakni hydraulic control unit yang bertindak mengontrol kopling.</p>
<figure id="attachment_682" aria-describedby="caption-attachment-682" style="width: 700px" class="wp-caption alignnone"><img loading="lazy" decoding="async" class="size-full wp-image-682" src="https://mobilitas.id/wp-content/uploads/2021/05/Komponen-transmisi-otomotis-atau-Automatic-Transmission-dok.Istimewa-AxleAddict-e1620488787538.jpg" alt="" width="700" height="467" /><figcaption id="caption-attachment-682" class="wp-caption-text">Komponen transmisi otomotis atau Automatic Transmission &#8211; dok.Istimewa AxleAddict</figcaption></figure>
<p><strong>Transmisi otomatis CVT</strong><br />
Sesuai dengan namanya, sistem operasi transmisi ini menggunakan perangkat puli dan sabuk baja sebagai komponen utama penggerak transmisi. Keunggulan transmisi ini adalah komponen utamanya &#8211; yang terdiri dari puli pemutar dan sabuk baja &#8211; tidak membutuhkan banyak pelumasan.</p>
<p>“Ini berbeda dengan transmisi otomatis biasa atau AT yang seluruh gigi wajib dilumasi,” jelas Poengki.</p>
<p>Selain itu, transmisi matik AT membutuhkan oli dengan spesifikasi lebih berat ketimbang transmisi CVT. Karena itu, tetap memperhatikan rekomendasi dari pabrikan untuk spesifikasi wajib diperhatikan.</p>
<figure id="attachment_683" aria-describedby="caption-attachment-683" style="width: 701px" class="wp-caption alignnone"><img loading="lazy" decoding="async" class="size-full wp-image-683" src="https://mobilitas.id/wp-content/uploads/2021/05/Tuas-transmisi-CVT-dok.Germain-Honda-of-Ann-Arbor-e1620488891908.jpg" alt="" width="701" height="499" srcset="https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2021/05/Tuas-transmisi-CVT-dok.Germain-Honda-of-Ann-Arbor-e1620488891908.jpg 701w, https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2021/05/Tuas-transmisi-CVT-dok.Germain-Honda-of-Ann-Arbor-e1620488891908-300x214.jpg 300w, https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2021/05/Tuas-transmisi-CVT-dok.Germain-Honda-of-Ann-Arbor-e1620488891908-150x107.jpg 150w, https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2021/05/Tuas-transmisi-CVT-dok.Germain-Honda-of-Ann-Arbor-e1620488891908-696x495.jpg 696w" sizes="auto, (max-width: 701px) 100vw, 701px" /><figcaption id="caption-attachment-683" class="wp-caption-text">Tuas transmisi CVT &#8211; dok.Germain Honda of Ann Arbor</figcaption></figure>
<p>“Ini harus dicermati. Jangan sampai tertukar atau salah pilih oli. Karena umumnya oli transmisi matik biasa atau AT tingkat pelumasannya tinggi. Kalau transmisi CVT menggunakan oli untuk transmisi AT bisa selip dan tenaga langsung terasa kurang. Atau bahkan mobil enggak bisa jalan kalau sudah parah,” papar Poengki.</p>
<p>Keunggulan lainnya dari transmisi CVT adalah, perpindahan gigi rasio berlangsung secara lebih halus dan menyesuaikan dengan putaran mesin. “Bahkan saking halusnya, terkadang perpindahan gigi transmisi itu tidak terasa oleh pengemudi,” kata Poengki.</p>
<p>Pasalnya, hentakan saat perpindahan gigi sangat rendah. Dengan transmisi CVT itu tidak perlu putaran mesin (rpm) tinggi untuk mendapatkan tenaga besar.</p>
<figure id="attachment_684" aria-describedby="caption-attachment-684" style="width: 700px" class="wp-caption alignnone"><img loading="lazy" decoding="async" class="size-full wp-image-684" src="https://mobilitas.id/wp-content/uploads/2021/05/Bagian-bagian-atau-komponen-transmisi-CVT-dok.Samarins.com_-e1620489048512.jpg" alt="" width="700" height="471" /><figcaption id="caption-attachment-684" class="wp-caption-text">Bagian-bagian atau komponen transmisi CVT &#8211; dok.Samarins.com</figcaption></figure>
<p>“Sehingga, kalau dilihat tingkat konsumsi bahan bakarnya, mobil bertransmisi CVT lebih irit. Sebab sangat jarang membutuhkan rpm (putaran mesin per menit) tinggi saat melibas berbagai lintasan,” ucap Poengki. (Swe/Aa)</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
