<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>truk &#8211; Mobilitas.id</title>
	<atom:link href="https://www.mobilitas.id/tag/truk/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://www.mobilitas.id</link>
	<description>Media otomotif mobilitas.id</description>
	<lastBuildDate>Tue, 07 Apr 2026 05:16:18 +0000</lastBuildDate>
	<language>en-US</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.9.4</generator>

<image>
	<url>https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2024/09/cropped-favim-80x80.png</url>
	<title>truk &#8211; Mobilitas.id</title>
	<link>https://www.mobilitas.id</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Pameran Kendaraan Komersial GIICOMVEC 2026 Digelar di Tengah Lesunya Pasar</title>
		<link>https://www.mobilitas.id/pameran-kendaraan-komersial-giicomvec-2026-digelar-di-tengah-lesunya-pasar/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Arif Arianto]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 07 Apr 2026 02:00:35 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Mobility]]></category>
		<category><![CDATA[Gaikindo]]></category>
		<category><![CDATA[GIICOMVEC 2026]]></category>
		<category><![CDATA[pasar truk 2026]]></category>
		<category><![CDATA[truk]]></category>
		<category><![CDATA[truk di GIICOMVEC 2026]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.mobilitas.id/?p=27451</guid>

					<description><![CDATA[Jakarta, Mobilitas – Pameran business-to-business (B2B) kendaraan komersial,...]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Jakarta, Mobilitas</strong> – Pameran <em>business-to-business</em> (B2B) kendaraan komersial, Gaikindo Indonesia International Commercial Vehicle Expo (GIICOMVEC) 2026, siap digelar pada 8 hingga 11 April 2026.</p>
<p>Pameran tahunan yang dilangsungkan di Jakarta International Expo (JIExpo) Kemayoran, Jakarta ini merupakan yang keempat kalinya. Hajatan ini juga mendapatkan dukungan penuh dari Kementerian Perindustrian Republik Indonesia dan Kementerian Perhubungan Republik Indonesia sebagai ajang pertemuan utama para pelaku industri transportasi dan logistik.</p>
<p>&#8220;GIICOMVEC 2026 menjadi bukti bahwa industri otomotif nasional telah mampu menghasilkan line-up kendaraan komersial dengan standar kualitas global,&#8221; ungkap Ketua Umum Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) Putu Juli Ardika dalam keterangan resmi yang diterima <em>Mobilitas</em> di Jakarta, Selasa (7/4/2026).</p>
<p>Putu menegaskan bahwa pameran ini merupakan representasi dari kemajuan signifikan industri otomotif dalam negeri. &#8220;Pameran ini adalah kekuatan industri otomotif khususnya kendaraan komersial kita saat ini,&#8221; jelas Putu.</p>
<figure id="attachment_17237" aria-describedby="caption-attachment-17237" style="width: 700px" class="wp-caption aligncenter"><a href="https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2024/03/Mesin-di-chassis-bus-Hino-RM-280-ABS-yang-dipamerkan-di-GIICOMVEC-2024-dok.Mobilitas-e1710917830319.jpg"><img fetchpriority="high" decoding="async" class="size-full wp-image-17237" src="https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2024/03/Mesin-di-chassis-bus-Hino-RM-280-ABS-yang-dipamerkan-di-GIICOMVEC-2024-dok.Mobilitas-e1710917830319.jpg" alt="" width="700" height="491" /></a><figcaption id="caption-attachment-17237" class="wp-caption-text">Ilustrasi, mesin di chassis bus Hino RM 280 ABS yang dipamerkan di GIICOMVEC &#8211; dok.Mobilitas</figcaption></figure>
<p>Namun, gelaran GIICOMVEC 2026 juga menghadapi tantangan kondisi pasar kendaraan komersial – termasuk truk – yang lesu. Data Gaikindo yang dinukil <em>Mobilitas</em> di Jakarta, Selasa (7/4/2026) memperlihatkan di tahun 2025 lalu, penjualan truk secara grosir dari pabrik ke dealer (<em>wholesales</em>) sebanyak 64.181 unit. Jumlah penjualan grosir itu anjlok 12 persen dibanding tahun 2024.</p>
<p>Sedangkan penjualan ecerannya dari dealer ke konsumen alias penjualan ritelnya mencapai 66.570 unit. Jumlah ini juga anjlok dibanding tahun 2024, karena berkurang 7.267 unit.</p>
<p>Sementara di periode periode Januari – Februari 2026, penjualan ritel truk juga masih di tren penurunan. Bahkan di tenggang waktu dari bulan dimana pada Januari masih sebanyak 3.870 unit, pada Februari merosot sebanyak 43 unit menjadi 3.827 unit. (Jrr/Aa)</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>BBM B50 Berlaku Mulai 1 Juli Nanti, Pengusaha Truk dan Bus Bilang Begini</title>
		<link>https://www.mobilitas.id/bbm-b50-berlaku-mulai-1-juli-nanti-pengusaha-truk-dan-bus-bilang-begini/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Arif Arianto]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 02 Apr 2026 09:00:05 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Mobility]]></category>
		<category><![CDATA[BBM B50]]></category>
		<category><![CDATA[bbm bus]]></category>
		<category><![CDATA[BBM TRUK]]></category>
		<category><![CDATA[biodiesel]]></category>
		<category><![CDATA[PO Bus]]></category>
		<category><![CDATA[truk]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.mobilitas.id/?p=27412</guid>

					<description><![CDATA[Jakarta, Mobilitas – Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga...]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Jakarta, Mobilitas</strong> – Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto kebijakan mandatori pencampuran Bahan Bakar Nabati (BBN) jenis biodiesel sebesar 50 (B50) alias Solar dengan campuran minyak sawit hingga 50 persen mulai berlaku 1 Juli 2026.</p>
<p>Menurut mantan Menteri Perindustrian tersebut kebijakan itu merupakan bagian dari upaya efisiensi energi untuk mengantisipasi dampak perang Timur Tengah. &#8220;Ini juga menjadi bagian untuk mewujudkan kemandirian energi dan efisiensi, pemerintah menerapkan B50 per 1 Juli 2026,&#8221; ungkap Airlangga, dalam konferensi pers tentang Kebijakan Pemerintah dalam Mitigasi Risiko dan Antisipasi Dinamika Global secara daring dari Korea Selatan, Selasa (31/3/2026).</p>
<p>Sementara itu, Sekretaris Direktorat Jenderal Energi Baru, Terbarukan, dan Konversi Energi (EBTKE) Kementerian ESDM, Harris Yahya yang berada di Bali dan dihubungi <em>Mobilitas</em> di Jakarta, Kamis (2/4/2026) menyebut pemerintah melalui Kementerian ESDM telah melakukan uji pakai BBM B50 alisa <em>road test</em>.</p>
<p>&#8220;Sudah dilakukan road test, dengan digunakan oleh kendaraan niaga (khususnya truk dan bus) untuk menempuh perjalanan. Pengujian itu telah menempuh jarak lebih dari 30.000 kilometer. Dan hasilnya cukup positif, indikatornya interval penggantian filter menjadi lebih panjang,&#8221; ujar Harris.</p>
<p>Selain itu, semburan tenaga kendaraan tidak menurun drastis. Meski begitu, Kementerian ESDM Masih terus melakukan road test, dan ditargetka pada Juni nanti pengujian ini telah mencapai 50.000 kilometer atau bahkan lebih.</p>
<figure id="attachment_25210" aria-describedby="caption-attachment-25210" style="width: 700px" class="wp-caption aligncenter"><a href="https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2025/08/Supir-truk-berat-dok.-Big-Rigs-e1754635792965.jpg"><img decoding="async" class="size-full wp-image-25210" src="https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2025/08/Supir-truk-berat-dok.-Big-Rigs-e1754635792965.jpg" alt="" width="700" height="508" /></a><figcaption id="caption-attachment-25210" class="wp-caption-text">Ilustrasi supir truk berat &#8211; dok. Big Rigs</figcaption></figure>
<p>Menanggapi rencana penerapan B50 itu, Ketua Umum Asosiasi Pengusaha Truk Indonesia (Aptrindo), Gemilang C. Tarigan yang dihubungi <em>Mobilitas </em>di Jakarta, Kamis (2/4/2026) mengatakan secara prinsip kalangan pelaku usaha akan mengikuti kebijakan pemerintah.</p>
<p>&#8220;Tetapi, yang kami minta adalah kepastian soal hasil tes tersebut. Benarkah interval penggantian filter lebih panjang ? Karena bagi kami kalau sering ganti filter itu berarti ada <em>extra cost</em>. Lalu, bagaimana ketersediaan BBM B50 ini?, bagaimana distribusinya? Juga keamanannya untuk mesin,&#8221; kata Tarigan.</p>
<p>Pernyataan senada diungkap Ketua Umum Ikatan Pengusah Otobus Muda Indonesia (IPOMI), Kurnia Lesani Adnan yang dihubungi <em>Mobilitas </em>pada hari yang sama.</p>
<p>&#8220;Dan satu hal lagi pertanyaan saya, mengapa pemerintah meminta kami pelaku usaha untuk menggunakan kendaraan standar emisi Euro 4. Apakah BBM B50 itu benar-benar sesuai standar itu? Distribusi dan ketersediaan harus benar-benar dipastikan, &#8221; ujar Lesani. (Hen/Jrr/Aa)</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Stop Impor Solar 2026 Pemerintah Siapkan BBM B50, Bagaimana Kesiapan Kendaraan?</title>
		<link>https://www.mobilitas.id/stop-impor-solar-2026-pemerintah-siapkan-bbm-b50-bagaimana-kesiapan-kendaraan/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Arif Arianto]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 06 Nov 2025 08:00:58 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Mobility]]></category>
		<category><![CDATA[BBM B50]]></category>
		<category><![CDATA[bbm bus]]></category>
		<category><![CDATA[BBM TRUK]]></category>
		<category><![CDATA[biodiesel]]></category>
		<category><![CDATA[biofuel]]></category>
		<category><![CDATA[bus]]></category>
		<category><![CDATA[solar B50]]></category>
		<category><![CDATA[truk]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.mobilitas.id/?p=26247</guid>

					<description><![CDATA[Jakarta, Mobilitas – Sebelumnya, rencana pemerintah untuk menyetop...]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Jakarta, Mobilitas</strong> – Sebelumnya, rencana pemerintah untuk menyetop impor solar pada tahun 2026 itu diungkap Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Bahlil Lahadalia. Hal itu seiring dengan beroperasinya proyek Refinery Development Master Plan (RDMP) Balikpapan dan implementasi program biodiesel dengan campuran 50 persen bahan nabati (B50).</p>
<p>Menanggapi hal itu, Founder &amp; Advisor ReforMiner Institute, Pri Agung Rakhmanto, yang dihubungi <em>Mobilitas</em> di Jakarta, Kamis (6/11/2025) menyebut dari sisi ketahanan dan kedaulatan energi nasional langkah pemerinth itu realistis dan progesif.</p>
<p>&#8220;Karena, bagaimana pun, ketergantungan BBM, khususnya solar yang digunakan oleh kendaraan niaga untuk mendukung kegiatan ekonomi itu tidak bagus. Sebab jika kegiatan ekonomi tergantung asing itu, itu berbahaya. Apalagi sektor-sektor utama seperti logistik yang penting bagi hajat hidup orang banyak. Karena itu, produksi B50 dan beroperasinya Refinery Development Master Plan untuk produksi biodiesel itu strategis,” papar Pri.</p>
<p>Namun dia mengingatkan agar pemerintah memastikan kompatibilitas atau kesesuaian BBM B50 itu dengan teknologi kendaraan yang ada. Sehingga tidak merugikan konsumen khususnya pengguna dari sektor pelaku usaha, karena jika itu terjadi, maka kegiatan ekonomi akan terganggu.</p>
<figure id="attachment_14221" aria-describedby="caption-attachment-14221" style="width: 700px" class="wp-caption aligncenter"><a href="https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2023/09/Ilustrasi-truk-yang-melintas-di-jalan-tol-dok.Mobilitas-e1693644727426.jpg"><img decoding="async" class="size-full wp-image-14221" src="https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2023/09/Ilustrasi-truk-yang-melintas-di-jalan-tol-dok.Mobilitas-e1693644727426.jpg" alt="" width="700" height="508" /></a><figcaption id="caption-attachment-14221" class="wp-caption-text">Ilustrasi, truk yang melintas di jalan tol &#8211; dok.Mobilitas</figcaption></figure>
<p>Selain itu, jaminan kelangsungan ketersediaan BBM B50 itu juga harus dipastikan. Sehingga, para pengguna, terutama kendaraan niaga untuk kegiatan bisnis tidak terganggu atau terhenti opersionalnya.</p>
<p>&#8220;Oleh sebab itu, kepastian kompabilitas ini penting ditegskan Bagaimana hasil tes road-nya. Begitu juga pasokannya, kelangsungan produksinya. Itu harus dipastikan tidak masalah,” ujar Pri.</p>
<p>Pernyataan senada diungkapkan Ketua Ikatan Pengusaha Otobus Muda Indonesia (IPOMI), Kurnia Lesani Adnan yang dihubungi <em>Mobilitas</em> di Jakarta, Kamis (6/11/2025). &#8220;Kompabilitas dengan teknologi kendaraan dan jaminan kelangsungan pasokan plus distribusinya itu sesuatu yang harus dipastikan,” kata Lesani.</p>
<p>Terlebih, lanjut dia, beberapa ahli mengatakan ada tantangan teknis sebab kekentalan bahan bakar yang lebih tinggi sehingga muncul potensi penyumbatan pada sistem injeksi. Meski disebut ada solusi dengan sering membersihkan filter BBM kendaraan atau menggantinya, tentu hal itu membawa konsekwensi bertambahnya biaya operasional. (Jrr/Aa)</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Hino Indonesia Luncurkan Truk Ringan Hino 300 – 136 MDLR di Malang</title>
		<link>https://www.mobilitas.id/hino-indonesia-luncurkan-truk-ringan-hino-300-136-mdlr-di-malang/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Arif Arianto]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 24 Oct 2025 09:00:30 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Model Baru]]></category>
		<category><![CDATA[Hino 300 – 136 MDLR]]></category>
		<category><![CDATA[Indomobil Prima Niaga]]></category>
		<category><![CDATA[PT HMSI]]></category>
		<category><![CDATA[truk]]></category>
		<category><![CDATA[truk ringan Hino]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.mobilitas.id/?p=26100</guid>

					<description><![CDATA[Jakarta, Mobilitas – Setelah meluncurkannya di hajatan Gaikindo...]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Jakarta, Mobilitas</strong> – Setelah meluncurkannya di hajatan Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2025, Agustus lalu, kini PT Hino Motor Sales Indonesia (PT HMSI) bersama PT Indomobil Prima Niaga (IPN) meluncurkan truk ringan Hino 300 – 136 MDLR di Malang, Jawa Timur.</p>
<p>Keterangan resmi menyebut truk Hino 300 Series – 136 MDLR merupakan kendaraan niaga ringan terbaru yang dirancang khusus untuk menjawab kebutuhan pelaku usaha logistik dan ekspedisi di Jawa Timur.</p>
<p>“Peluncuran lokal ini merupakan bagian dari upaya Hino memperluas penetrasi pasar di wilayah Surabaya dan Malang, dua kota strategis yang menjadi barometer pertumbuhan ekonomi di Indonesia bagian timur,” bunyi keterangan tersebut.</p>
<p>HMSI Regional Manager Jawa Timur, Adi Wibowo, menyebut Hino300 &#8211; 136 MDLR menjadi jawaban bagi pelaku usaha logistik yang membutuhkan light duty truck dengan panjang kargo enam meter, sehingga memberikan kapasitas angkut lebih besar tanpa perlu modifikasi sasis. Kapasitas yang lega ini sangat membantu pengusaha kargo dalam mengoptimalkan efisiensi pengiriman dengan membawa lebih banyak muatan.</p>
<figure id="attachment_26102" aria-describedby="caption-attachment-26102" style="width: 700px" class="wp-caption aligncenter"><a href="https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2025/10/Peluncuran-Truk-Hino300-136-MDLR-di-Malang-setelah-meluncurkannya-di-hajatan-GIIAS-2025-dok.HMSI_-e1761315076575.jpg"><img loading="lazy" decoding="async" class="size-full wp-image-26102" src="https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2025/10/Peluncuran-Truk-Hino300-136-MDLR-di-Malang-setelah-meluncurkannya-di-hajatan-GIIAS-2025-dok.HMSI_-e1761315076575.jpg" alt="" width="700" height="509" /></a><figcaption id="caption-attachment-26102" class="wp-caption-text">Peluncuran Truk Hino300 &#8211; 136 MDLR di Malang setelah meluncurkannya di hajatan GIIAS 2025 &#8211; dok.HMSI</figcaption></figure>
<p>Dengan sasis OEM asli pabrikan, lanjut Adi, Hino memastikan ketahanan dan keamanan kendaraan tetap maksimal tanpa perlu modifikasi lagi di karoseri sehingga pembuatan bodi menjadi lebih cepat. Dibekali mesin Euro 4 Common Rail 136 PS, Hino300 &#8211; 136 MDLR menawarkan tenaga yang kuat, efisien, dan ramah lingkungan.</p>
<p>“Hino hadir bukan hanya dengan produk unggulan, tetapi juga dengan dukungan penuh melalui layanan purna jual, suku cadang, dan program perawatan yang memastikan kendaraan pelanggan selalu siap di jalan,” ujar Adi.</p>
<p>Peluncuran ini dilakukan di showroom Hino Indomobil Prima Niaga Malang, Jl. Raya Singosari No.182 Malang. Acara ini dihadiri oleh pelanggan Hino dari berbagai sektor usaha seperti transportir, ekspedisi barang, dan distribusi bahan pokok. (Jrr/Aa)</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Penjualan Ritel Isuzu Indonesia di Januari – Agustus 2025 Anjlok hingga 18,5 Persen</title>
		<link>https://www.mobilitas.id/penjualan-ritel-isuzu-indonesia-di-januari-agustus-2025-anjlok-hingga-185-persen/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Arif Arianto]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 22 Sep 2025 01:15:26 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Bisnis]]></category>
		<category><![CDATA[bus]]></category>
		<category><![CDATA[bus Isuzu]]></category>
		<category><![CDATA[Isuzu Motor]]></category>
		<category><![CDATA[Pick Up]]></category>
		<category><![CDATA[pick up Isuzu]]></category>
		<category><![CDATA[PT Isuzu Astra Motor Indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[truk]]></category>
		<category><![CDATA[truk Isuzu]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.mobilitas.id/?p=25700</guid>

					<description><![CDATA[Jakarta, Mobilitas – Selama periode Januari – Agustus...]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Jakarta, Mobilitas</strong> – Selama periode Januari – Agustus 2025, total penjualan kendaraan niaga jenis truk dan bus d Indonesia dari pabrik ke dealer (<em>wholesales</em>) merosot cukup dalam.</p>
<p>Data Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) yang disitat <em>Mobilitas</em> di Jakarta, Senin (22/9/2025) menunjukkan selama delapan bulan pertama 2025 tersebut total <em>wholesales</em> truk dan bus di Tanah Air mencapai 34.919 unit. Jumlah ini anjlok hingga19 persen dibanding totl <em>wholesales</em> di periode sama di thun 2024.</p>
<p>Hampir semua pabrikan atau merek truk dan bus di Indonesia saat itu mencatatkan lesunya penjualan , baik wholesles maupun penjualan dari dealer ke konsumen alias penjualan ritel. Salah satunya Isuzu Motor yang diageni oleh PT Isuzu Astra Motor Indonesia (PT IAMI).</p>
<figure id="attachment_19689" aria-describedby="caption-attachment-19689" style="width: 700px" class="wp-caption aligncenter"><a href="https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2024/08/Truk-Isuzu-GIGA-FVM-di-GIIAS-2024-dok.Mobilitas-e1724136733885.jpg"><img loading="lazy" decoding="async" class="size-full wp-image-19689" src="https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2024/08/Truk-Isuzu-GIGA-FVM-di-GIIAS-2024-dok.Mobilitas-e1724136733885.jpg" alt="" width="700" height="498" /></a><figcaption id="caption-attachment-19689" class="wp-caption-text">Truk Isuzu GIGA FVM &#8211; dok.Mobilitas</figcaption></figure>
<p>Fakta data berbicara, di kurun waktu Januari – Agustus 2025 itu Isuzu Indonesia mencatatkan perolehan angka <em>wholesales</em> (truk, pick up, dan bus) sebanyak 15.658 unit. Jumlah tersebut anjlok 14,9 persen dibanding <em>wholesales </em>periode sama di tahun 2024.</p>
<p>Sementara, di saat yang sama, total penjualan ritel merek kendaraan niaga asal Jepang ini sebanyak 15.278 unit. Jumlah tersebut anjlok 18,5 persen dibanding total penjualan ritel di periode Januari – Agustus 2024. (Anp/Aa)</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Permintaan Pick Up, Truk, hingga Bus di Januari – Juli 2025 Anjlok, Ini Penyebabnya</title>
		<link>https://www.mobilitas.id/permintaan-pick-up-truk-hingga-bus-di-januari-juli-2025-anjlok-ini-penyebabnya/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Arif Arianto]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 29 Aug 2025 07:00:06 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Bisnis]]></category>
		<category><![CDATA[bus]]></category>
		<category><![CDATA[double cabin]]></category>
		<category><![CDATA[kendaraan komersial]]></category>
		<category><![CDATA[mobilitas]]></category>
		<category><![CDATA[Pick Up]]></category>
		<category><![CDATA[truk]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.mobilitas.id/?p=25428</guid>

					<description><![CDATA[Jakarta, Mobilitas – Fakta memperlihatkan, baik pada bulan...]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Jakarta, Mobilitas</strong> – Fakta memperlihatkan, baik pada bulan Juli saja maupun kumulatif Januari – Juli tahun 2025 ini, penjualan kendaraan komersial anjlok dibanding periode sama di tahun lalu. Kendaraan komersial yang dimaksud di sini adalah kendaraan untuk usaha atau bisnis mulai dari pick up, double cabin, truk, hingga bus.</p>
<p>Data Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) yang dikutip <em>Mobilitas</em> di Jakarta, Jumat (29/8/2023) menunjukkan, selama Januari &#8211; Juli 2025 jumlah kendaraan komersial yang terjual di Tanah Air sebanyak 97.015 unit. Jumlah tersebut anjlok 10,2 persen dibanding periode sama tahun 2024 yang masih sebanyak 97.015 unit</p>
<p>Sementara, pada bulan Juli saja, kendaraan itu laku sebanyak 17.401 unit. Jumlah penjualan tersebut anjlok 14 persen dibanding total jumlah yang terjual di bulan yang sama di tahun 2024.</p>
<p>Direktur Eksekutif Center of Economic and Law Studies (CELIOS) Bhima Yudhistira Adhinegara yang dihubungi <em>Mobilitas</em> di Jakarta, Jumat (29/8/2025) menyebut kondisi bisnis di beberapa sektor atau bahkan turun, menjadikan pelaku usaha menahan rencana ekspansi.</p>
<figure id="attachment_13843" aria-describedby="caption-attachment-13843" style="width: 700px" class="wp-caption aligncenter"><a href="https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2023/08/Salah-satu-varian-produk-UD-Trucks-yang-dipamerkan-di-GIIAS-2023-dok.Mobilitas-1-e1703138122657.jpg"><img loading="lazy" decoding="async" class="size-full wp-image-13843" src="https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2023/08/Salah-satu-varian-produk-UD-Trucks-yang-dipamerkan-di-GIIAS-2023-dok.Mobilitas-1-e1703138122657.jpg" alt="" width="700" height="495" /></a><figcaption id="caption-attachment-13843" class="wp-caption-text">Salah satu varian produk UD Trucks di Indonesia &#8211; dok.Mobilitas</figcaption></figure>
<p>“Pertambahun investasi pendirian perusahaan baru di sektor-sektor yang selama ini menjadi penyerap atau konsumen kendaraan niaga, atau penambahan skala usaha minim sekali. Sehingga, ini berpengaruh ke permintaan kendaraan baru. Kalaupun ada pembelian unit baru, itusekadar peremajaan kendaraan,” papar Bhima.</p>
<p>Sekadar informasi, penjualan truk di periode itu juga merosot cukup signifikan. Data Gaikindo memperlihatkan di periode tujuh bulan pertama 2025 itu, jumlah truk yang terjual dari pabrik ke dealer (<em>wholesales</em>) sebanyak 30.156 unit. Total penjualan ini anjlok 19 persen dibanding periode sama di tahun 2024 yang masih sebanyak 37.267 unit.</p>
<p>Sementara, yang terjual dari dealer ke konsumen aritel alias penjualan ritel, di periode itu, sebanyak 32.227 unit. Jumlah tersebut anjlok 12 persen dibanding total penjualan ritel pada periode sama di tahun lalu yang sebanyak 36.430 unit. (Jrr/ Aa)</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Mulai 2027 Truk ODOL Dilarang, Diminta Tak Cuma Bidik Sopir Tapi Juga Pengguna Jasa</title>
		<link>https://www.mobilitas.id/mulai-2027-truk-odol-dilarang-diminta-tak-cuma-bidik-sopir-tapi-juga-pengguna-jasa/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Arif Arianto]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 06 Aug 2025 05:08:45 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Mobility]]></category>
		<category><![CDATA[truk]]></category>
		<category><![CDATA[truk ODOL]]></category>
		<category><![CDATA[truk Over Dimension Over Loading]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.mobilitas.id/?p=25189</guid>

					<description><![CDATA[Jakarta, Mobilitas – Kententuan larangan operasi bagi truk...]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Jakarta, Mobilitas</strong> – Kententuan larangan operasi bagi truk Over Dimension Over Loading (ODOL) ini telah disepati oleh pemerintah (Kementerian Perhubungan) bersama Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) pada Senin (4/8/2025).</p>
<p>Kedua lembaga negara itu telah melakukan pertemuan dengan pengusaha logistik, yang diwakili Asosiasi Pengemudi Logistik Indonesia, Ketua Aliansi Pengemudi Independen (API) serta perwakilan pengemudi logistik dari berbagai daerah.di Gedung Parlemen, Senin (4/8/2025). Semua unsur sepakat terkait aturan Zero Over Dimension Over Loading (ODOL) yang akan diberlakukan pada tahun 2027.</p>
<p>&#8220;Kebijakan Zero ODOL ini harus diterapkan secara berkeadilan, tidak merugikan para pengemudi, namun tetap menjaga keselamatan dan ketertiban transportasi jalan,&#8221; kata Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad.</p>
<p>Sementara itu, Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi segera menyusun langkah teknis selanjutnya. &#8220;Pemerintah akan mengawal proses ini dengan dukungan regulasi yang jelas, teknis yang terukur, dan komunikasi yang intensif dengan para pengemudi,&#8221; ujar Dudy.</p>
<p>Menanggapi kesepakatan itu, Ketua Umum Asosiasi Pengusaha Truk Indonesia (Aptrindo) Gemilang Tarigan yang dihubungi <em>Mobilitas</em> di Jakarta, Rabu (6/8/2025) mengaku menyambut baik. Namun dia juga berpesan agar pelarangan operasi truk ODOL tersebut juga dibarengi dengan lahirnya regulasi tentang ketentuan besaran tarif jasa angkutan truk.</p>
<figure id="attachment_14221" aria-describedby="caption-attachment-14221" style="width: 700px" class="wp-caption aligncenter"><a href="https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2023/09/Ilustrasi-truk-yang-melintas-di-jalan-tol-dok.Mobilitas-e1693644727426.jpg"><img loading="lazy" decoding="async" class="size-full wp-image-14221" src="https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2023/09/Ilustrasi-truk-yang-melintas-di-jalan-tol-dok.Mobilitas-e1693644727426.jpg" alt="" width="700" height="508" /></a><figcaption id="caption-attachment-14221" class="wp-caption-text">Ilustrasi, truk yang melintas di jalan tol &#8211; dok.Mobilitas</figcaption></figure>
<p>“Sebab sampai saat ini, soal ketentuan besaran tarif jasa angkutan truk itu tidak ada standar, sehingga pemilik truk sesukanya menetapkan tarif. Sehingga, di tengah persaingan pasar yang ketat, terjadi banting harga, persaingan menjadi tidak sehat. Nah untuk menambal tarif yang murah itu dilakukan pengangkutan dengan volume yang melebihi batas standar muatan truk. Caranya, dengan memperbesar dimensi truk dari yang semestinya, itulah awal mula terjadinya truk ODOL,” papar Tarigan.</p>
<p>Sementara itu, Ketua Institut Transportasi (Instrans) Darmaningtyas saat dihubungi <em>Mobilitas</em>, di Jakarta, Rabu (6/8/2025) menyebut ketentuan larangan truk ODOL harus memiliki kekuatan penegakan hukum yang tegas dan tidaka pandang bulu.</p>
<p>“Dan sasaran larangan itu bukan hanya sopir saja, tetapi juga pengusaha atau perusahaan pemakai jasa angkutan truk. Sebab, kalau demand untuk mengangkut dengan volume melebihi batas masih ada di tengah lesunya orderan, pelaku usaha jasa angkutan bisa tergoda,” kata dia.</p>
<p>Menurut Darmningtyas ODOL tidak hanya membahayakan keselamatan, tetapi juga menyebabkan kerugian negara karena merusak infrastruktur jalan. Negara harus mengalokasikan kurang lebih Rp 42 triliun per tahun untuk perbaikan jalan yang terjadi termasuk akibat ODOL. (Jrr/Aa)</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Mitsubishi Fuso Masih Rajai Pasar Kendaraan Komersial Indonesia di Semester I 2025</title>
		<link>https://www.mobilitas.id/mitsubishi-fuso-masih-rajai-pasar-kendaraan-komersial-indonesia-di-semester-i-2025/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Arif Arianto]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 16 Jul 2025 02:00:31 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Bisnis]]></category>
		<category><![CDATA[bus]]></category>
		<category><![CDATA[Hino]]></category>
		<category><![CDATA[Isuzu]]></category>
		<category><![CDATA[Mitsubishi Fuso]]></category>
		<category><![CDATA[PT Krama Yudha Tiga Berlian Motor]]></category>
		<category><![CDATA[PT KTB]]></category>
		<category><![CDATA[Scania]]></category>
		<category><![CDATA[truk]]></category>
		<category><![CDATA[UD Trucks]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.mobilitas.id/?p=24943</guid>

					<description><![CDATA[Jakarta, Mobilitas – Mitsubishi Fuso yang diageni PT...]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Jakarta, Mobilitas</strong> – Mitsubishi Fuso yang diageni PT Krama Yudha Tiga Berlian Motor (PT KTB) tercatat sebagai merek kendaraan komersial (terutama segmen truk dan bus) dengan penjualan dari pabrik ke dealer (<em>wholesales</em>) maupun dari dealer ke konsumen (penjualan ritel) terbanyak.</p>
<p>Data Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) yang dikutip <em>Mobilitas</em> di Rabu (16/7/2025) menunjukkan selama Januari – Juni 2025 itu penjualan Mitsubishi Fuso dibayangi oleh Isuzu. Meski Mitsubishi Fuso jauh lebih banyak, tetapi selisih jumahnya tidak terlalu signifikan.</p>
<p>Begitu pun dalam penjualan ritel, selisih angka penjualan diantara mereka cukup tipis, dimana Mitsubishi Fuso unggul 346 unit. Tetapi, kendaraan komersial yang terbanyak dibukukan Isuzu adalah pickup Traga yang disebut sebagai mini truck, dimana Fuso tidak memiliki varian model ini.</p>
<p>“Jadi kalau dihitung untuk segmen truk dan bus, selisih total angka penjualan diantara mereka, Fuso jauh lebih banyak,” ungkap salah satu pengurus Gaikindo yang dihubungi <em>Mobilitas</em> di Jakarta, Rabu (16/7/2025).</p>
<figure id="attachment_20192" aria-describedby="caption-attachment-20192" style="width: 700px" class="wp-caption aligncenter"><a href="https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2024/09/Ilustrasi-Isuzu-Motors-di-Indonesia-dok.Mobilitas-e1726835958692.jpg"><img loading="lazy" decoding="async" class="size-full wp-image-20192" src="https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2024/09/Ilustrasi-Isuzu-Motors-di-Indonesia-dok.Mobilitas-e1726835958692.jpg" alt="" width="700" height="503" srcset="https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2024/09/Ilustrasi-Isuzu-Motors-di-Indonesia-dok.Mobilitas-e1726835958692.jpg 700w, https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2024/09/Ilustrasi-Isuzu-Motors-di-Indonesia-dok.Mobilitas-e1726835958692-180x130.jpg 180w" sizes="auto, (max-width: 700px) 100vw, 700px" /></a><figcaption id="caption-attachment-20192" class="wp-caption-text">Ilustrasi, Isuzu Motors di Indonesia &#8211; dok.Mobilitas</figcaption></figure>
<p>Berikut data <em>wholesales</em> dan penjualan ritel pabrikan kendaraan komersilal di indonesia pada periode Januari – Juni 2025:</p>
<p><strong>Wholesales:</strong><br />
Mitsubishi Fuso: 11.442 unit<br />
Isuzu: 11.275 unit<br />
Hino; 8.202 unit<br />
UD Trucks; 1.110 unit<br />
FAW: 355 unit</p>
<p><strong>Penjualan Ritel</strong>:<br />
Mitsubishi Fuso: 11.640 unit<br />
Isuzu; 11.294 unit<br />
Hino: 10.301 unit<br />
UD Trucks: 764 unit<br />
FAW: 355 unit<br />
Scania: 282 unit<br />
<em>Sumber: Gaikindo, 2025.</em></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Meski Ekonomi RI Melempem, Penjualan Scania di Januari &#8211; Mei 2025 Melonjak 52,2 Persen</title>
		<link>https://www.mobilitas.id/meski-ekonomi-ri-melempem-penjualan-scania-di-januari-mei-2025-melonjak-522-persen/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Arif Arianto]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 23 Jun 2025 02:10:31 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Bisnis]]></category>
		<category><![CDATA[bus]]></category>
		<category><![CDATA[Scania]]></category>
		<category><![CDATA[Scania Indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[truk]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.mobilitas.id/?p=24725</guid>

					<description><![CDATA[Jakarta, Mobilitas – Meski di bulan Mei kendaraan...]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Jakarta, Mobilitas</strong> – Meski di bulan Mei kendaraan komersial (terdiri dari truk dan bus) yang terjual dari pabrik ke dealer (<em>wholesales</em>) maupun yang terjual dari dealer ke konsumen (penjualan ritel) anjlok, namun secara total, kumulatif penjualan di periode Januari – Mei 2025 masih melonjak.</p>
<p>Data Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) yang dikutip <em>Mobilitas</em> di Jakarta, Senin (23/6/20250 menunjukkan selama periode Januari – Mei 2025, total <em>wholesales</em> kendaraan Scania di Indonesia mencapai 242 unit. Jumlah tersebut melonjak 52,2 persen dibanding periode sama di tahun 2024.</p>
<p>Menariknya total penjualan ritel kendaraan komersial asal Swedia ternyata sama persis dengn total wholesales yang dicetaknya, yakni 242 unit. Begitu pun dengn besaran lonjakan penjulan yang juga mencapai 52,2 persen dibanding kurun waktu sama di tahun 2024.</p>
<p>Padahal di bulan Mei saja total <em>wholesales </em>Scania hanya 32 unit, drop 28,9 persen dibanding total <em>wholesales</em>-nya pada bulan yang sama di tahun 2024. Begitu pula dengan total penjualan ritelnya yang hanya 32 unit, anjlok 28,9 persen dibanding total penjualan ritel selama bulan yang sama di tahun lalu.</p>
<figure id="attachment_14090" aria-describedby="caption-attachment-14090" style="width: 700px" class="wp-caption aligncenter"><a href="https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2023/08/Bus-bersasis-Scania-dengan-karoseri-garapan-Laksana-dok.Mobilitas-e1693152583385.jpg"><img loading="lazy" decoding="async" class="size-full wp-image-14090" src="https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2023/08/Bus-bersasis-Scania-dengan-karoseri-garapan-Laksana-dok.Mobilitas-e1693152583385.jpg" alt="" width="700" height="503" /></a><figcaption id="caption-attachment-14090" class="wp-caption-text">Ilustrasi, bus ber-chassis Scania dengan karoseri garapan Laksana &#8211; dok.Mobilitas</figcaption></figure>
<p>Tetapi yang pasti kinerja penjualan Scania Indonesia ini terbilang istimewa. Sebab mengembang meski ekonomi nasional meredup. Begitu pula dengan pasar otomotif roda empat atau lebih yang lesu.</p>
<p>Sekadar informasi Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat perekonomian Indonesia pada kuartal pertama 2025 h anya tumbuh 4,87 persen. Tingkat pertumbuhan itu lebih rendah dibanding pertumbuhan di periode yang sama tahun sebelumnya yang sebesar 5,11 persen.</p>
<p>Sementara di pasar otomotif data Gaikindo menunjukkan selama Januari – Mei 2025 total jumlah wholesales seluruh model dari semu pabrikan sebanyak 316.981 unit. Jumlah ini melorot 5,5 persen dibanding total wholesales yang dibukukan seluruh pabrikan mobil di Indonesia selama periode yang sama pada tahun sebelumnya yang sebanyak 335.405 unit.</p>
<p>Adapun total jumlah penjualan riteldi kurun waktu itu mencapai 328.852 unit. Jumlah tersebut merosot 9,2 persen dibanding jumlah yang tercetak pada periode sama di tahun 2024. (Swe/Aa)</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Penjualan Ritel Truk di Januari – September 2024 Merosot 20 Persen, Ini Penyebabnya</title>
		<link>https://www.mobilitas.id/penjualan-ritel-truk-di-januari-september-2024-merosot-20-persen-ini-penyebabnya/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Arif Arianto]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 07 Nov 2024 05:00:18 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Bisnis]]></category>
		<category><![CDATA[pasar truk RI 2024]]></category>
		<category><![CDATA[penjualan truk]]></category>
		<category><![CDATA[penjualan truk di rI 2024]]></category>
		<category><![CDATA[truk]]></category>
		<category><![CDATA[truk FAW]]></category>
		<category><![CDATA[Truk Fuso]]></category>
		<category><![CDATA[truk Hino]]></category>
		<category><![CDATA[truk Isuzu]]></category>
		<category><![CDATA[UD Trucks]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.mobilitas.id/?p=21237</guid>

					<description><![CDATA[Jakarta, Mobilitas – Harga komoditas pertambangan maupun perkebunan...]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Jakarta, Mobilitas</strong> – Harga komoditas pertambangan maupun perkebunan yang masih belum pulih, namun permintaan truk masih tertolong sektor logistik yang melayani industri manufaktur pengolahan.</p>
<p>Data Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) yang dikutip <em>Mobilitas</em> di Jakarta, Kamis (7/11/2024) menunjukkan, selama periode Januari – September total jumlah truk yang terjual ke konsumen di Tanah Air sebanyak 47.754 unit. Jumlah ini merosot 20 persen dibanding totl penjualan ritel truk pada periode sama di tahun 2023, yang masih sebanyak 59.603 unit.</p>
<p>Ketua I Gaikindo, Jongkie Sugiarto, saat dihubungi <em>Mobilitas</em> di Jakarta, Kamis (7/11/2024) menyebut permintn truk oleh konsumen di Indonesia, khususnya ktegori heavy duty truck (truk berat) masih menurun. Begitu pula dengan sebagian jenis truk di kategorui medium.</p>
<p>“Mungkin belanja barang modal untuk pembelian kendaraan truk masih ditahan. Karena harga komoditas pertambangan dan sebagian komoditas perkebunan masih belum pulih seperti sebelum masa pandemi Covid-19 ya. Begitu juga dengan perusahaan-perusahaan rental truk (yang menyewakan truk ke perusahaan tambang) juga banyak yang belum menambah unit armada. Ya karena <em>demand</em> juga masih belum meningkat,” papar Jongkie.</p>
<figure id="attachment_19689" aria-describedby="caption-attachment-19689" style="width: 700px" class="wp-caption aligncenter"><a href="https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2024/08/Truk-Isuzu-GIGA-FVM-di-GIIAS-2024-dok.Mobilitas-e1724136733885.jpg"><img loading="lazy" decoding="async" class="size-full wp-image-19689" src="https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2024/08/Truk-Isuzu-GIGA-FVM-di-GIIAS-2024-dok.Mobilitas-e1724136733885.jpg" alt="" width="700" height="498" /></a><figcaption id="caption-attachment-19689" class="wp-caption-text">Ilustrasi, truk Isuzu GIGA FVM di GIIAS 2024 &#8211; dok.Mobilitas</figcaption></figure>
<p>Pernyataan senada diungkap Direktur Eksekutif Direktur Eksekutif Center of Economic and Law Studies (CELIOS) Bhima Yudhistira Adhinegara yang dihubungi <em>Mobilitas</em> di Jakarta, Kamis (7/11/2024).</p>
<p>“Kalau kita lihat pertumbuhan ekonomi di kuartal tiga (Juli – September) kan turun menjadi 4,95 persen, dari kuartal II (April – Juni) yang masih 5,05 persen. Karena sektor pertambangan melandai. Dan yang terbesar memberi kontribusi pertumbuhan ekonomi itu adalah sektor industri manufaktur pengolahan, terutama produk konsumtif (kontrubsinya mencapai 19,02 persen),” papar Bhima.</p>
<p>Masih tumbuhnya sektor industri produk olahan tersebut memantik pertumbuhan jasa logistik yakni transportasi dan pergudangan. Menggeliatnya sektor logistik inilah yang disebut Jongkie masih memantik permintaan truk kategori ringan dan sebagian jenis truk medium. (Jrr/Aa)</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
