<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>tutup radiator &#8211; Mobilitas.id</title>
	<atom:link href="https://www.mobilitas.id/tag/tutup-radiator/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://www.mobilitas.id</link>
	<description>Media otomotif mobilitas.id</description>
	<lastBuildDate>Thu, 24 Aug 2023 17:43:57 +0000</lastBuildDate>
	<language>en-US</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.9.4</generator>

<image>
	<url>https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2024/09/cropped-favim-80x80.png</url>
	<title>tutup radiator &#8211; Mobilitas.id</title>
	<link>https://www.mobilitas.id</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Fungsinya Sangat Penting, Ini Tanda-tanda Tutup Radiator Sudah Aus</title>
		<link>https://www.mobilitas.id/fungsinya-sangat-penting-ini-tanda-tanda-tutup-radiator-sudah-aus/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Arif Arianto]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 24 Aug 2023 03:15:12 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Pedia]]></category>
		<category><![CDATA[cara kerja tutup radiator]]></category>
		<category><![CDATA[HT]]></category>
		<category><![CDATA[komponen tutup radiator]]></category>
		<category><![CDATA[mendeteksi tutup radiator rusak]]></category>
		<category><![CDATA[menjaga tutup radiator]]></category>
		<category><![CDATA[merawat tutup radiator]]></category>
		<category><![CDATA[tanda tutup radiator rusak]]></category>
		<category><![CDATA[tugas tutup radiator]]></category>
		<category><![CDATA[tutup radiator]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.mobilitas.id/?p=14038</guid>

					<description><![CDATA[Jakarta, Mobilitas – Meski ukurannya kecil dan terlihat...]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Jakarta, Mobilitas</strong> – Meski ukurannya kecil dan terlihat sepele, namun tutup radiator memiliki peran penting dalam sistem pendinginan mesin mobil.</p>
<p>Menurut mekanik senior Auto Klinika, Paku Jaya, Serpong Utara, Muhammad Fadil, tutup radiator itu mulai bekerja saat tekanan suhu di dalam radiator meningkat. Cara kerjanya sederhana yaitu membuang suhu panas melalui celah-celah kecil yang ada padanya.</p>
<p>“Jadi fungsi tutup radiator bukan sekadar menutup lubang pengisian cairan radiator saja, tetapi juga mengatur pressure valve,” ujar Fadil, saat ditemui <em>Mobilitas</em>, Kamis (24/8/2023).</p>
<p>Pada saat mesin mobil dinyalakan, kata Fadil, akan terjadi daya tekanan dari suhu panas yang dihasilkan saat mesin yang membakar bahan bakar (BBM). Suhu panas itu diserap oleh cairan radiator dan menyebabkan cairan itu memanas hingga 100 derajat celcius.</p>
<p>“Nah, uap dari cairan yang memanas itulah yang menimbulkan tekanan pada radiator. Agar panas itu tidak berlebihan, maka tutup radiator membantu melepaskan panas melalui celah-celahnya. Sehingga tekanan pada radiator mobil tidak terlalu tinggi, dan mesin overheat pun bisa dihindarkan,” jelas pria yang telah menjadi mekanik sekitar 22 tahun ini.</p>
<p>Mengingat pentingnya fungsi dan peran tutup radiator itu, maka memastikan kondisi komponen itu wajib dilakukan setiap saat. Terutama di saat akan melakukan perjalanan jauh bersama mobil.</p>
<figure id="attachment_14040" aria-describedby="caption-attachment-14040" style="width: 700px" class="wp-caption alignnone"><img fetchpriority="high" decoding="async" class="size-full wp-image-14040" src="https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2023/08/Tutup-radiator-komponen-kecil-yang-memiliki-peran-besar-di-sistem-pendinginan-mesin-mobil-dok.Istimewa-via-Uchanics-e1692898179341.jpg" alt="" width="700" height="514" /><figcaption id="caption-attachment-14040" class="wp-caption-text">Tutup radiator, komponen kecil yang memiliki peran besar di sistem pendinginan mesin mobil &#8211; dok.Istimewa via Uchanics</figcaption></figure>
<p>“Untuk melihat tanda-tanda tutuip radiator telah aus cukup mudah,” ujar Fadil.</p>
<p><strong>Pertama, dengan melihat bagian di balik tutup radiator.</strong> Di balik tutup radiator terdapat karet pressure valve yang menjaga kestabilan tekanan aliran sirkulasi cairan radiator. Jika karetnya ada getas atau retak berarti tutup radiator sudah aus dan harus diganti.</p>
<p><strong>Kedua, jika cairan di tabung reservoir selalu penuh</strong>. Hal ini disebabkan cairan dalam radiator menyusut dan kembali lagi ke bagian reservoir. “Ini terjadi karena karet pressure valve tutup radiator yang menjaga kestabilan tekanan aliran sirkulasi cairan radiator tidak berfungsi atau sudah aus,” tandas Fadil.</p>
<p><strong>Ketiga, mesin tiba-tiba overheat</strong>. Ini bisa terjadi karena karet di balik tutup radiator sudah retak atau pecah, dan cairan radiator yang panas cepat menguap dan berkurang, sehingga pendinginan mesin pun tidak terjadi.</p>
<p>Sedangkan penyebab tutup radiator rusak yang paling sering terjadi adalah usia pakai yang telah habis, atau memang sudah saatnya diganti. Selain itu dikarenakan terkena panas mesin, kerusakan bisa terjadi karena kecerobohan saat melakukan buka tutup. (Jrr/Aa)</p>
<p>&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Cara Gampang Kenali Tutup Radiator Mobil Telah Aus</title>
		<link>https://www.mobilitas.id/cara-gampang-kenali-tutup-radiator-mobil-telah-aus/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Arif Arianto]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 08 Mar 2023 07:00:23 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Tips]]></category>
		<category><![CDATA[bahaya mesin overheat]]></category>
		<category><![CDATA[cara kerja tutup radiator]]></category>
		<category><![CDATA[fungsi radiator mobil]]></category>
		<category><![CDATA[fungsi tutup radiator]]></category>
		<category><![CDATA[HT]]></category>
		<category><![CDATA[manfaat tutup radiator]]></category>
		<category><![CDATA[mobil overheat]]></category>
		<category><![CDATA[tips merawat radiator]]></category>
		<category><![CDATA[tips merawat tutup radiator]]></category>
		<category><![CDATA[tutup radiator]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.mobilitas.id/?p=11188</guid>

					<description><![CDATA[Jakarta, Mobilitas – Meski terlihat sepele dan bentuknya...]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Jakarta, Mobilitas</strong> – Meski terlihat sepele dan bentuknya yang kecil, namun tutup radiator mobil memiliki peran penting.</p>
<p>Tutup radiator bukan sekadar penutup lubang radiator belaka, tetapi juga memiliki fungsi untuk menjaga tekanan cairan radiator ketika suhu mesin terus meningkat. Sehingga suhu optimum mesin terjaga.</p>
<p>“Dengan kata lain tutup radiator berperan penting untuk mencegah mesin mobil mengalami <em>overheat.</em> Sebab ketersediaan cairan di dalam radiator sangat mempengaruhi suhu mobil. Jika cairan itu kurang dari batas normal, maka suhu mesin mobil akan meningkat dan terjadi <em>overheat</em>,” papar Kepala Mekanik Kawanua Modern Motor, Cikokol Tangerang, Bayu Sambodo, saat disambangi <em>Mobilitas</em>, Rabu (8/3/2023).</p>
<p>Menurut Bayu, fungsi penting tutup radiator tak sebatas penutup lubang pengisian cairan radiator atau vacuum valve semata. Namun, komponen kecil ini juga berperan penting dalam memindahkan kalor panas dari mesin mobil ke udara.</p>
<p>“Sebelum dilepas ke udara secara keseluruhan, kalor yang terserap dari mesin mobil tersebut dijaga dengan baik oleh penutup radiator. Sehingga kerja radiator dalam menjaga suhu mobil agar tetap dingin pun bisa maksimal. Itulah fungsi tutup radiator tersebut,” ujarnya.</p>
<figure id="attachment_11190" aria-describedby="caption-attachment-11190" style="width: 700px" class="wp-caption alignnone"><img decoding="async" class="size-full wp-image-11190" src="https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2023/03/Ilustrasi-tutup-radiator-yang-telah-aus-dok.Istimewa-via-Slide-Player-e1678258778364.jpg" alt="" width="700" height="505" srcset="https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2023/03/Ilustrasi-tutup-radiator-yang-telah-aus-dok.Istimewa-via-Slide-Player-e1678258778364.jpg 700w, https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2023/03/Ilustrasi-tutup-radiator-yang-telah-aus-dok.Istimewa-via-Slide-Player-e1678258778364-300x216.jpg 300w, https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2023/03/Ilustrasi-tutup-radiator-yang-telah-aus-dok.Istimewa-via-Slide-Player-e1678258778364-150x108.jpg 150w, https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2023/03/Ilustrasi-tutup-radiator-yang-telah-aus-dok.Istimewa-via-Slide-Player-e1678258778364-696x502.jpg 696w, https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2023/03/Ilustrasi-tutup-radiator-yang-telah-aus-dok.Istimewa-via-Slide-Player-e1678258778364-582x420.jpg 582w, https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2023/03/Ilustrasi-tutup-radiator-yang-telah-aus-dok.Istimewa-via-Slide-Player-e1678258778364-324x235.jpg 324w" sizes="(max-width: 700px) 100vw, 700px" /><figcaption id="caption-attachment-11190" class="wp-caption-text">Ilustrasi, memeriksa kondisi tutup radiator mobil &#8211; dok.SildePlayer</figcaption></figure>
<p>Karena fungsinya yang penting, maka tutup radiator harus dirawat. Termasuk  memperhatikan apakah kondisi tutup itu masih bagus atau tidak.</p>
<p>Ada empat tanda penunjuk komponen itu telah aus. Pertama, jika seal karet yang berada di bagian bawah kepala tutup radiator telah melar atau mengembang. Selain itu, katup tutup radiator tersebut telah pecah.</p>
<p>Kedua, pada saat mesin mulai dinyalakan dan radiator mulai bekerja akan muncul bocoran atau tumpahan cairan radiator dari lubang pengisian perangkat tersebut. Ketiga, jika cairan di tabung cadangan (<em>reservoir</em>) tidak pernah berkurang.</p>
<p>Keempat, jika mesin mobil tiba-tiba sering menunjukkan gejala overheat yang ditunjukkan oleh jarum indikator suhu mesin di dashboard begerak naik.  (Jrr/Aa)</p>
<p>.</p>
<p>&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Radiator Tak Bocor Tapi Cairan Cepat Berkurang? Ini Penyebabnya</title>
		<link>https://www.mobilitas.id/radiator-tak-bocor-tapi-cairan-cepat-berkurang-ini-penyebabnya/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Arif Arianto]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 21 Sep 2021 07:00:06 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Pedia]]></category>
		<category><![CDATA[cairan radiator]]></category>
		<category><![CDATA[HT]]></category>
		<category><![CDATA[merawat radiator]]></category>
		<category><![CDATA[mobil overheating]]></category>
		<category><![CDATA[penyebab radiator rusak]]></category>
		<category><![CDATA[perawatan radiator]]></category>
		<category><![CDATA[Radiator]]></category>
		<category><![CDATA[radiator aus]]></category>
		<category><![CDATA[tutup radiator]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://mobilitas.id/?p=2881</guid>

					<description><![CDATA[Tangerang, Mobilitas – Salah satu masalah yang kerap...]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Tangerang, Mobilitas</strong> – Salah satu masalah yang kerap dialami mobil – tetapi seringkali juga tak disadari oleh pemilik mobil – adalah air radiator yang cepat berkurang, meskipun pada diri radiator sendiri tidak ada kebocoran. Sehingga, bagi pemilik mobil berkurangnya cairan radiator itu sebagai sesuatu yang alamiah belaka.</p>
<p>“Biasanya, pemilik mobil tiga hari sekali atau saban akan melakukan perjalanan mencoba menambahkan cairan radiator ke reservoir atau ke lubang (mulut) radiator. Mereka tanpa menyadari bahwa sebenarnya, cairan radiator mobilnya itu cepat berkurang. Nah, ini yang sebenarnya berbahaya. Oleh karena itu, perlu dicari dan dipahami apa penyebabnya, lalu apa solusinya,” tutur mekanik senior Rizki Jaya Motor, Achmad Wahid, saat ditemui <em>Mobilitas</em>, di Cipondoh, Tangerang, Senin (21/9/2021).</p>
<p>Menurut pria yang berpengalaman 16 tahun sebagai mekanik di salah satu bengkel diler resmi sebuah merek mobil kondang asal Jepang ini, ada dua penyebab yang kerap menjadi biang dan banyak dialami oleh mobil.</p>
<figure id="attachment_2883" aria-describedby="caption-attachment-2883" style="width: 700px" class="wp-caption alignnone"><img decoding="async" class="size-full wp-image-2883" src="https://mobilitas.id/wp-content/uploads/2021/09/Ilustrasi-tutup-radiator-dok.Medium-e1632208472459.jpg" alt="" width="700" height="507" /><figcaption id="caption-attachment-2883" class="wp-caption-text">Ilustrasi, tutup radiator &#8211; dok.Medium</figcaption></figure>
<p>“Keduanya ini, meski masih terbilang ada sesuatu yang bocor tetapi bukan pada fisik badan radiatornya, tetapi pada komponen pendukung radiator, dan di komponen bagian mesin mobil,” papar Wahid.</p>
<p><strong>Pertama, karet pada tutup radiator yang lemah</strong>. Masalah ini bisa terjadi karena faktor usia pemakaian, dimana lama kelamaan karet pada tutup radiator mulai melemah alias mengendur.</p>
<p>“Sehingga, ketika mobil berjalan dan radiator bekerja menyerap panas dari mesin, karet tutup itu tidak mampu menahan uap panas. Sehingga uap yang merupakan butiran air (cairan radiator) dalam rupa yang lebih lembut mengalir keluar radiator. Sehingga, lama-lama volume cairan radiator berkurang. Tetapi yang perlu dicatat juga, ada banyak tutup radiator masih baru, tetapi kualitasnya jelek sehingga karetnya berkualitas tidak bagus sehingga muncul masalah ini,” papar bapak dua anak tersebut.</p>
<p><strong>Kedua, gasket silinder head yang sudah aus atau bermasalah</strong>. Gasket merupakan komponen penyambung yang letaknya ada di antara blok mesin dan kepala silinder. Fungsi utama dari komponen ini adalah mempertahankan kompresi pada ruang bakar sekaligus mencegah kebocoran oli maupun cairan pendingin (cairan radiator) masuk ke ruang pembakaran mesin.</p>
<figure id="attachment_2884" aria-describedby="caption-attachment-2884" style="width: 700px" class="wp-caption alignnone"><img loading="lazy" decoding="async" class="size-full wp-image-2884" src="https://mobilitas.id/wp-content/uploads/2021/09/Ilustrasi-mesin-mobil-overheat-karena-cairan-radiator-yang-habis-dok.Garage-Car-Parts-e1632208696174.jpg" alt="" width="700" height="505" /><figcaption id="caption-attachment-2884" class="wp-caption-text">Ilustrasi, mesin mobil overheat karena cairan radiator yang habis &#8211; dok.Garage Car Parts</figcaption></figure>
<p>“Tetapi karena gasket itu sudah aus (Baik karena usia atau ada masalah lain) maka sambungan antara blok mesin dengan silinder head menjadi tidak rapat. Akibatnya, cairan radiator pun masuk ke ruang bakar dan langsung kering. Sehingga jika terus dibiarkan cairan radiator cepat habis,” jelas Wahid.</p>
<p>Selain akan terjadi overheating atau panas berlebih pada mesin akibat habisnya cairan radiator, adanya kebocoran cairan ke ruang bakar juga menganggu performa mesin. Sebab, proses pembakaran bahan bakar tercampur cairan non bahan bakar, sehingga pembakaran tak maksimal.</p>
<figure id="attachment_2068" aria-describedby="caption-attachment-2068" style="width: 700px" class="wp-caption alignnone"><img loading="lazy" decoding="async" class="size-full wp-image-2068" src="https://mobilitas.id/wp-content/uploads/2021/07/Ilustrasi-pengisian-cairan-radiator-dok.Istimewa-e1625734624737.jpg" alt="" width="700" height="490" /><figcaption id="caption-attachment-2068" class="wp-caption-text">Ilustrasi, pengisian cairan radiator harus dilakukan secara rutin dan terjadwal &#8211; dok.Istimewa</figcaption></figure>
<p>&#8220;Solusi dari masalah ini adalah, komponen-komponen yang rusak itu harus diganti. Bawa mobil ke bengkel terpercaya yang berkredibilitas bagus,&#8221; saran Wahid. (Yap/Aa)</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
