Jakarta, Mobilitas – Total ekspor sepanjang tahun 2025 tersebut meningkat 9,7 persen dibanding jumlah mobil yang diekspor pabrikan Indonesia pada tahun 2024.
Data Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) yang dikutip Mobilitas di Jakarta, Kamis (26/2/2026), menunjukkan total ekspor mobil dalam wujud utuh (CBU) dari Indonesia di tahun 2025 mencapai 518.212 unit. Sementara, di tahun 2024 sebanyak 472.194 unit.
“Mobil dikirim ke 93 negara tujuan ekspor di Asia, Amerika Selatan, Afrika, Timur Tengah, Australia, serta Oseania,” bunyi keterangan organisasi itu.
Data juga memperlihatkan, dari sejumlah negara impor mobil CBU Indonesia itu ada empat negara mengimpor dalam jumlah banyak. Mereka adalah Filipina yang mengimpor sebanyak 165.450 unit, Meksiko 56.412 unit, Vietnam 52.180 unit, Arab Saudi 21.416 unit, dan Jepang 11.200 unit.

Sementara, eksportir terbesar di tahun itu adalah merek Toyota yang diekspor melalui PT Toyota Motor Indonesia Manufacturing (PT TMMIN). Total ekspornya mencapai 298.457 unit. Jumlah tersebut meningkat persen dibanding total ekspor yang dibukukannya tahun 2024 yang sebanyak 276.089 unit.
Presiden Direktur PT TMMIN, Nandi Julyanto, dalam keterangan resmi yang diterim Mobilitas di Jakarta, Kamis (26/2/2026) bahkan menyebut jika dihitung sejak tahun 1987 hingga akhir 2025, Toyota Indonesia telah mengekspor 3.151.794 unit kendaraan. Mobil itu dikirim ke lebih dari 100 negara di Asia, Amerika Selatan, Afrika, Timur Tengah, Australia, hingga Oseania.
“Prestasi ini dapat kami capai berkat dukungan Pemerintah Indonesia, masyarakat, stakeholder, serta peran rantai pasok industri otomotif nasional yang kuat dari hulu dan hilir,” kata Nandi. (Din/Aa)
Mengawali kiprah di dunia jurnalistik sebagai stringer di sebuah kantor berita asing. Kemudian bergabung dengan media di bawah grup TEMPO Intimedia dan Detik.com. Sejak 2021 bergabung dengan Mobilitas.id












