Tokyo, Mobilitas – Padahal, penjualan mobil – baik mobil penumpang maupun kendaraan komersial truk maupun bus – di Jepang pada tahun 2025 itu tercatat masih meningkat.
Data Asosiasi Dealer Mobil Jepang (JADA) yang dikutip Mobilitas di Jakarta, Selasa (20/1/2026) menunjukkan selama Januari – Desember 2025 itu, penjualan kendaraan bermotor roda emapat atau lebih di Negeri Matahari Terbit meningkat hingga 3,3 persen dibanding total jumlah yang terjual di tahun 2024. Meski, dibanding total penjualan pada tahun 2023 penjualan selama tahun 2025 itu masih merosot.
Total penjualan kendaraan di tahun tersebut sebanyak 4.565.777 unit. Sementara di tahun 2024 dan 2023 masing-masing 4.421.494 unit dan 4.779.086 unit.
Di segmen kendaraan komersial – bus dan truk – Hino Motors mencatatkan anjloknya penjualan. Total penjualan truk dan bus yang dibukukan merek ini di tahun 2025 hanya 34.374 unit, jumlah itu anjlok 17,9 persen dibanding total penjualannya di tahun 2024 yang masih sebanyak 41.859 unit.

Anjloknya penjualan Hino juga terjadi di Indonesia. Baik penjualan secara grosir dari pabrik ke dealer alias wholesales maupun penjualan secara eceran dari dealer ke konsumen atau penjualan ritel berkurang banyak dibanding tahun 2024.
Data Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) yang disitat Mobilitas di Jakarta, Selasa (20/1/2026) memperlihatkan, sepanjang Januari – November 2025, total wholesales Hino di Indonesia sebanyak 16.070 unit. Jumlah tersebut ambles 25,3 persen dibanding periode sama di tahun 2024.
Sementara, total penjualan ritelnya di kurun waktu yang sama pada tahun 2025 itu sebanyak 18.539 unit. Jumlah tersebut ambles 8,72 persen dibanding periode sama di tahun 2024. (Anp/Aa)
Mengawali kiprah di dunia jurnalistik sebagai stringer di sebuah kantor berita asing. Kemudian bergabung dengan media di bawah grup TEMPO Intimedia dan Detik.com. Sejak 2021 bergabung dengan Mobilitas.id












