Roma, Mobilitas – Padahal selama Januari hingga Maret atau kuartal pertama 2026 itu pasar mobil di Italia masih positif. Terbukti, total penjualan mobil (gabungan seluruh model dari semua merek yang ada) masih meningkat.
Data Asosiasi Industri Otomotif Italia (ANFIA) dan Asosiasi Produsen Mobil Italia (UNREA) yang dikutip Mobilitas di Jakarta, Jumat (3/842026) menunjukkan di tiga bulan pertama 2026 tersebut 484.802 mobil terjual di Negeri Pizza itu. Jumlah itu meningkat 9,2 persen dibanding total penjualan selama kuartal pertama 2025.
Sedangkan, selama bulan Maret saja, Italia membukukan penjualan mobil sebanyak 185.367 unit. Jumlah tersebut meningkat 7,6 persen dibanding total penjualan mobil yang tercetak pada bulan Maret 2025 di negeri tersebut.
Namun penjualan mobil Hyundai di saat yang sama justru jeblok. Selama rentang Januari – Maret 2026 hanya10.617 unit yang laku (anjlok 16,2 persen dibanding periode sama di 2025), dan selama Maret saja 3.202 unit (anjlok hingga 34 persen dibanding Maret 2025 ).

Tetapi tak hanya di Italia saja penjualan Hyundai anjlok, di negerinya sendiri – Korea Selatan – penjualan di periode itu juga jeblok. Data Asosiasi Importir dan Distributor Mobil Korea (KAIDA) dan Asosiasi Dealer Mobil Korea (KADA) yang dikutip Mobilitas di Jakarta, Jumat (3/4/2026) menunjukkan sepanjang periode tiga bulan pertama atau Januari – Maret 2026, mobil Hyundai yang terjual 159. 006 unit
Jumlah ini merosot 4,4 persen dibanding periode sama pada tahun 2025 yang masih mencapai 166.360 unit. Selama bulan Maret saja, mobil Hyundai yang terlego di kampung halamannya sendiri itu sebanyak 61.850 unit, menyusut 2,02 persen dibang Maret 2025 yang sebanyak 63.099 unit. (Din/Aa)
Mengawali kiprah di dunia jurnalistik sebagai stringer di sebuah kantor berita asing. Kemudian bergabung dengan media di bawah grup TEMPO Intimedia dan Detik.com. Sejak 2021 bergabung dengan Mobilitas.id











