Bisnis

Ternyata, Penjualan Mobil Neta pada 2025 di Thailand dan Indonesia Anjlok Parah

×

Ternyata, Penjualan Mobil Neta pada 2025 di Thailand dan Indonesia Anjlok Parah

Share this article
Mobil listrik Neta X - dok.Mobilitas

Bangkok, Mobilitas – Anjloknya penjualan mobil listrik yang dijajakan Neta Auto di Thailand selama periode Januari – November 2025 itu merupakan yang kedua kalinya. Sebab di kurun waktu yang sama di tahun 2024, mobil merek itu telah membukukn kemerosotan penjualan yang cukup dalam.

Data Fedearasi Industri Thailand (FTI) dan Asosisi Dealer Mobil Thailand (TADA) yang disitat Mobilitas di Jakarta, Kamis (15/1/2026) menunjukkan selama sebelas bulan pertama 2025 itu, mobil Neta yang terjual di Negeri Gajah Putih itu sebanyak 3.202 unit.

Jumlah tersebut anjlok sangat dalam karena berkurang 3. 332 unit dibanding periode sama di tahun 2024 yang masih mencapai 6.534 unit. Padahal, total penjualan selam Januari – November 2025 itu sudah anjlok hingga 45,8 dibanding penjualan pada periode sama di tahun 2024 yang sebanyak 12.456 unit.

Bahkan di bulan November 2025 saja, mobil listrik asal Republik Rakyat Cina itu di Thiland hanya laku sebanyak 125 unit. Jumlah penjualan di bulan kesebelas 2025 itu aanjlok 85,4 persen dibang penjualan selama bulan yang sama di tahun 2024.

Ilustrasi, logo Neta – dok.Mobilitas

Meski tak separah di Thailand, ternyiata penjualan mobil Neta di Indonesia selama kurun waktu yang juga anjlok . Data Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) yang dinukil Mobilitas memperlihatkan, selama sebelas bulan pertama 2025, jumlah penjualan grosir dari pabrik ke dealer (wholesales) sebanyak 603 unit.

Jumlah wholesales itu anjlok 7,5 persen dibanding periode sebelas bulan pertama 2024. Sedangkan penjualan ecerannya dari dealer ke konsumen sebanyak 404 unit, anjlok hingga 24,5 persen dibanding periode Januari – November 2024.

Sementara di bulan November saja penjualan ritel mobil Neta di Indonesia hanya sebanyak 6 unit. Jumlah tersebut anjlok 94,5 persen dibanding penjualan eceran pada bulan yang sama di tahun 2024. (Din/Aa)

Mengawali kiprah di dunia jurnalistik sebagai stringer di sebuah kantor berita asing. Kemudian bergabung dengan media di bawah grup TEMPO Intimedia dan Detik.com. Sejak 2021 bergabung dengan Mobilitas.id