Jakarta, Mobilitas – Daimler Commercial Vehicles Manufacturing Indonesia (DCVMI) dan Daimler Commercial Vehicles Indonesia (DCVI) mengirimksn satu unit bus Mercedes-Benz OH 1626 L Euro 5 dari pabrik perakitan Cikarang ke Thailand.
Keterangan resmi PT DCVI yang diterima Mobilitas di Jakarta, Kamis (15/1/2026) menyebut bus itu dilengkapi dengan bodi Legacy SR3 Neo Panorama buatan PT Laksana Bus Manufaktur. Bus tersebut dirancang khusus untuk memenuhi regulasi internasional dan persyaratan pasar Thailand.
Direktur Utama DCVMI, Shravana T. Kumar, pada pelepasan unit untuk ekspor ini menyatakan, peluncuran ekspor tersebut menunjukkan kesiapan Indonesia dalam menyediakan solusi bus lengkap yang memenuhi standar keselamatan Eropa dan regional yang ketat
“Pada saat peresmian pabrik tahun lalu, kami menegaskan adanya target untuk mengembangkan strategi ekspor, dan hari ini kami mewujudkan komitmen tersebut. Ekspor OH 1626 L Euro 5 ke Thailand mencerminkan fokus jangka panjang kami pada kualitas, keselamatan, dan pertumbuhan berkelanjutan di kawasan ASEAN,” papar Shravana.

Sasis Mercedes-Benz OH 1626 L Euro 5 ini telah dilengkapi dengan fitur keselamatan utama, termasuk sistem pengereman anti-lock (ABS) sebagai standar, konfigurasi mesin belakang untuk dinamika kendaraan yang seimbang, dan sasis rangka yang kokoh dirancang untuk ketahanan dan integritas struktural.
Direktur Komersial PT Laksana Bus Manufaktur, Alvin Arman, mengatakan bodi bus Legacy SR3 Neo Panorama mencerminkan kemampuan Indonesia yang semakin berkembang dalam memproduksi bodi bus berkualitas ekspor yang sesuai dengan standar global. Unit ekspor ini, kata Alvin, membuktikan bahwa bodi bus buatan Indonesia dapat sepenuhnya memenuhi standar keselamatan Eropa sembari juga memenuhi persyaratan pasar khusus di Thailand.
“Melalui kolaborasi erat dengan DCVMI, kami telah menghasilkan produk yang menggabungkan keselamatan, kenyamanan, dan desain kontemporer, memperkuat daya saing Indonesia di industri bus regional,” tandas Alvin. (Anp/Aa)
Mengawali kiprah di dunia jurnalistik sebagai stringer di sebuah kantor berita asing. Kemudian bergabung dengan media di bawah grup TEMPO Intimedia dan Detik.com. Sejak 2021 bergabung dengan Mobilitas.id










