Jakarta, Mobilitas – Melorotnya penjualan eceran dari dealer ke konsumen alias penjualan ritel mobil Daihatsu periode Januari – Februari 2026 itu merupakan yang ketiga kalinya. Sebab di tahun 2024 dan tahun 2025, penjualan eceran dua bulan pertama dua tahun itu jug merosot secara berturut-turut.
Data Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) yang disitat Mobilitas di Jakarta, Kamis (18/3/2026) menunjukkan di periode dua bulan pertama 2026, total penjualan ritel mobil Daihatsu yang dijajakan oleh PT Astra Daihatsu Motor (PT ADM) sebanyak 23.538 unit. Jumlah tersebut melorot 1,1 persen dibanding total penjualan ritel di periode Januari – Februari 2025.
Padahal, total penjualan eceran di dua bulan pertama 2025 itu sudah merosot dibanding penjualan ritel yang dibukukannya pada periode sama di tahun 2024. Fakta berbicara, diperiode Januari – Februari 2024, jumlah mobil Daihatsu yang terjual ke konsumen sudah mencapai 31.795 unit.

Meski begitu, ternyata penjualan ritel di Januari – Februari 2024 itu pun sudah melorot dibanding total penjualan ritel yang tercetak di dua bulan pertama 2023. Sebab di dua bulan pertama 2023, penjualan eceran mobil Daihatsu ke konsumen masih sebanyak 39.066 unit, tumbuh 27,5 persen dibanding periode yang sama di tahun sebelumnya.
Meski masih bercokol di urutan kedua di daftar merek mobil dengan penjualan ritel terbanyak (setelah Toyota), namun kinerja Daihatsu itu berkebalikan dengan tren positif pasar mobil secara nasional. Sebab, di Januari – Februari 2026, total penjualan mobil (gabungan seluruh model dari semua merek) mencapai 145.228 unit.
Jumlah tersebut menanjak 8,45 persen dibanding Januari – Februari tahun 2025, yang sebanyak 133.901 unit. (Jrr/Aa)
Mengawali kiprah di dunia jurnalistik sebagai stringer di sebuah kantor berita asing. Kemudian bergabung dengan media di bawah grup TEMPO Intimedia dan Detik.com. Sejak 2021 bergabung dengan Mobilitas.id











