Bisnis

Penjualan Grosir Mobil di Malaysia Januari – Mei 2026 Pepet Indonesia, Ini Faktanya

×

Penjualan Grosir Mobil di Malaysia Januari – Mei 2026 Pepet Indonesia, Ini Faktanya

Share this article
Papan nama Perodua di dealer pbrikn mobil tersebut di Malaysia - dok.Perodua

Kuala Lumpur, Mobilitas – Fakta data berbicara, di periode lima bulan pertama atau dari Januari hingga Mei 2026 itu, selisih penjualan mobil secara grosir dari pabrik ke dealer alias wholesales di Malaysia dengan di Indonesia terpaut sekitar 24.000 unit.

Data laporan penjualan pabrikan kepada Jabatan Pengangkutan Jalan (JPJ) dan Malaysian Automotive Association (MAA), yang dikutip Mobilitas di Jakarta, Senin (15/6/2026) menunjukkan di kurun waktu itu, total penjualan grosir mobil negara federasi kesultanan itu sebanyak 335.853 unit. Jumlah ini naik super tipis 0,07 persen dibanding total penjualan grosir selama periode sama di tahun 2025.

Sementara, di Indonesia, data Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo), yang disitat Mobilitas di Jakarta, Senin (15/6/2026) penjualan wholesales selama Januari-Mei 2026 sebanyak 359.015 unit. Jumlah tersebut meningkat 12,8 persen dibanding periode yang sama tahun 2025.

Data MAA dan JPJ juga memperlihatkan di lima bulan pertama 2026 itu, Perodua (Perusahaan Otomobil Kedua Sendirian Berhad), produsen mobil di Malaysia yang berdiri sejak tahun 1993 menjadi pabrikan dengan penjualan terbanya. Perodua mengoleksi angka penjualan sebanyak 130.778 unit.

Proton e.MAS 7 – dok.Istimewa

Dia disusul Proton (produsen mobil asal Malaysia yang didirikan pada tahun 1985) dengan penjualan sebnanyak 82.560 unit. Di urutan ketiga terdapat Toyota yang melego mobilnya sebanyak 40.886 unit.

Sekadar informasi, Worldometer mencatat hingga awal tahun 2026, jumlah penduduk Malaysia berkisar 34,4 juta hingga 36,3 juta jiwa. Sedangkan di saat yang sama, jumlah penduduk Indonesia sekitar 287,1 juta hingga 287,8 juta jiwa.

Sedangkan rasio kepemilikan mobil di negara yang juga disebut dengan Malaya itu, saat ini mencapai 490 mobil per 1.000 penduduk. Adapun di Indonesia, rasionya 99 unit per 1.000 penduduk. atau dari setiap 1.000 orang, baru ada 99 orang yang memiliki mobil. (Jrr/Aa)

Mengawali kiprah di dunia jurnalistik sebagai stringer di sebuah kantor berita asing. Kemudian bergabung dengan media di bawah grup TEMPO Intimedia dan Detik.com. Sejak 2021 bergabung dengan Mobilitas.id