Bisnis

Januari – Maret 2026 Penjualan Wuling RI Kembali Anjlok, Terdepak dari Daftar 10 Besar

×

Januari – Maret 2026 Penjualan Wuling RI Kembali Anjlok, Terdepak dari Daftar 10 Besar

Share this article
Wuling Cloud di IIMS 2025 - dok.Mobilitas

Jakarta, Mobilitas – Meski sejatinya tidak hanya penjualan eceran dari dealer ke konsumen alias penjualan ritel saja yang anjlok di periode Januari – Maret alias kuartal pertama 2026 itu. Ternyata, penjualan secara grosir dari pabrik ke dealer (wholesales) mobil Wuling juga ambles.

Data Gabungana Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) yang dikutip Mobilitas di Jakarta, Sabtu (18/4/2026) menunjukkan sepanjang Januari – Maret atau kurtal pertama 2026, total wholesales mobil Wuling di Indonesia sebanyak 3.594 unit. Jumlah tersebut anjlok hingga 25 persen dibanding total wholesales selama periode sama di tahun 2025, yang sebanyak 4.795 unit.

Padahal, total penjualan grosir mobil merek asal Guangzhou, Cina, itu di periode Januari – Maret 2025 tersebut sudah anjlok 12,1 persen dibanding total wholesales pada periode kuartal pertama di tahun 2024.

Compact SUV 5-seater Wuling New New Alvez – dok.Wuling

Sementara, total penjualan ritel merek berlambang lima berlian tersebut, di Januari – Maret 2026, sebanyak 3.643 unit. Jumlah penjualan eceran ke konsumen itu anjlok 32,8 persen dibanding kuartal pertama 2025 yang sebanyak sebanyak 5.425 unit.

Dan seperti halnya wholesales, penjualan ritel pada periode Januari – Maret 2025 tersebut, sejatinya telah anjlok 8,8 persen dibanding periode sama di tahun 2024. Mirisnya, dengan hasil penjualan itu, di periode kuartal pertama 2026, Wuling tak lagi berada di daftar 10 besar merek mobil terlaris – baik wholesales maupun penjualan ritel – di Indonesia.

Wuling hanya bercokol di posisi ke-12. Di berad di belakang merek kendaraan komersial Hino. Padahal Wuling yang memulai kiprahnya di Indonesia sejak 2017 (dan telah membangun pabrik itu) sebelumnya selalu berada di daftar 10 besar tersebut. (Din/Aa)

 

Mengawali kiprah di dunia jurnalistik sebagai stringer di sebuah kantor berita asing. Kemudian bergabung dengan media di bawah grup TEMPO Intimedia dan Detik.com. Sejak 2021 bergabung dengan Mobilitas.id