Bisnis

Gegara Babak Belur di Mobil Listrik, Honda Rugi Besar Sejak 70 Tahun Terakhir

×

Gegara Babak Belur di Mobil Listrik, Honda Rugi Besar Sejak 70 Tahun Terakhir

Share this article
Logo Honda di grille mobil - dok.Istimewa via Car Magaazine

Jakarta, Mobilitas – Honda Motor CompHondany (Honda) mengakui selama tahun fiskal 2025/ 2026 – atau periode April 2025 hingga Maret 2026 – membukukan kerugian operasional hingga 414,3 miliar yen. Kerugian tahunan ini merupakan terbesar pertama kali yang diderita Honda dalam waktu 70 tahun terakhir.

Laporan CNN yang dikutip Mobilitas di Jakarta, Jumat (15/5/2026) menyebut dalam laporannya ke Bursa Saham, Honda menyatakan di tahun fiskal sebelumnya, tahun 2024/2025 perusahaan membukukan laba 1,2 triliun yen.

Kerugian operasi tersebut, jelas Honda, dikarenakan perusahaan harus merogoh kantong lebih dalam untuk biaya restrukturisasi bisnis mobil listrik. Total nilainya lebih dari US$ 9 miliar.

Restrukturisasi dilakukan karena Honda menghentikan proyek pengembangan mobil lisrrik baterai (BEV). Celakanya, permintaan mobil listrik Honda yang sudah diproduksi ternyata tidak sekuat yang diperkirakan.

Walhasil, di segmen mobil listrik murni itu Honda loyo. Pabrikan ini mengakui akibat mobil listrik ini pihaknya harus menelan kerugian hingga 2,5 triliun yen dalam dua tahun (tahun fiskal.2024/2025 dan 2025/2026).

Mobil listrik Honda eNS1 – dok.Istimewa via ChinaPEV

Sebelumnya, Chief Executive Officer Honda, Toshihiro Mibe, menyatakan perusahaan membatalkan target EV berkontribusi 20 persen dalam penjualan mobil baru di tahun 2030 nanti. Selain iru. Honda juga membatalkan target tahun 2040 pabrikan hanya menjual mobil EV dan fuel-cell (hidrogen) saja.

Honda menghentikan proyek untuk memproduksi mobil listrik dan baterai di Kanada senilai US$ 11 miliar. Beberapa model EV yang direncanakan untuk pasar Amerika Utara (wilayah Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko) juga dibatalkan.

Sementara itu, laporan Carscoops yang dinukil Mobilitas di Jakarta, Jumat (15/5/2026) menyebut Honda mengubah strategi penjualan mobilnya setelah proyek mobil listrik dibatalkan. Honda kini lebih fokus ke mobil hybrid.

Di.wilayah Amerika Utara, Honda bakal mengembangkan sedan hybrid dan SUV Honda Acura hybrid. Kabarnya, mobil itu bakal diproduksi pada dua tahun mendatang.

Sedangkan laporan BBC yang mengutip sumber di Honda menyebut Honda akan fokus ke kendaraan hybrid sembari tetap melanjutkan pengembangan teknologi EV. Pabrikan ini mengaku tetap optimistis bisa kembali mencetak laba pada tahun fiskal 2026/2027 melalui efisiensi biaya dan menggenjot bisnis sepeda motor. (Din/Aa)

Mengawali kiprah di dunia jurnalistik sebagai stringer di sebuah kantor berita asing. Kemudian bergabung dengan media di bawah grup TEMPO Intimedia dan Detik.com. Sejak 2021 bergabung dengan Mobilitas.id