Jakarta, Mobilitas – Minibus Suzuki ini masih memiliki penggemar setia di Indonesia, sehingga tak heran jika distribusinya ke dealer masih terus terjadi. Bahkan di tahun 2026 ini, selama Januari – Mei 2026 masih melonjak dibanding periode sama di tahun 2025.
Data Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) yang dinukil Mobilitas di Jakarta, Rabu (1/7/2026) memperlihatkan di rentang waktu Januari – Mei 06 tersebut total distribusi atau penjualan grosir dari pabrik ke dealer alias wholesales Suzuki APV sebanyak 1.132 unit. Jumlah ini melonjak 76,3 persen dibanding periode sama di tahun 2025.
Sementara, di bulan Mei saja, total wholesales yang dibukukan mobil ini mencapai 249 unit. Jumlah penjualn grosir di bulan kelima 2026 ini melonjak 46,5 persen dibanding wholesales-nya selama bulan yang sama di 2025.
Ihwal masih tingginya minat konsumen ke Suzuki APV ini, pengamat otomotif dari Institut Teknologi Bandung, Yannes Martinus Pasaribu menyebut karena minibus Suzuki ini memiliki fleksibilitas fungsi yang tinggi.

“Mobil ini fungsinya bisa menjadi MPV atau mobil keluarga pribadi maupun sebagai armada untuk angkutan travel atau angkutan umum, karena ditawarkan dalam pilihan tujuh dan delapan kursi penumpang. Bahkan yang versi blind van menjadi armada untuk jasa pengiriman barang. Semua sektor bisnis itu terus eksis bahkan semakin tumbuh di segala kondisi ekonomi,” papar Yannes saat dihubungi Mobilitas di Jakarta, Rabu (1/7/2026).
Terlebih, mobil yang disajikan PT Suzuki Indomobil Sales ini dibanderol dengan harga terjangkau, yakni mulai dari Rp 243,7 jutaan, dengan biaya perawatan yang murah juga Sehingga dinilai cocok untuk keluarga pembeli mobil pemula, dan sektor bisnis.
Sekadar informasi, Suzuki APV ditawarkan dalam empat tipe. Mereka adalah APV GE bermesin G15A dengan tenaga 67 kW pada 6.000 rpm dengan torsi 126 Nm pada 3.000 rpm.
Lalu APV GL, GX, dan Arena SGX juga bernesin G15A yang menghasilkan tenaga 68 kW pada 6.000 rpm dengan torsi 126 Nm pada 3.000 rpm. Seluruh tipe mengggunakan transmisi manual 5-percepatan. (Jrr/Aa)
Mengawali kiprah di dunia jurnalistik sebagai stringer di sebuah kantor berita asing. Kemudian bergabung dengan media di bawah grup TEMPO Intimedia dan Detik.com. Sejak 2021 bergabung dengan Mobilitas.id












