Jakarta, Mobilitas – BAIC (Beijing Automotive Group), resmi masuk dan berjualan di Indonesia pada Mei 2024 melalui kerja sama dengan PT JIO Distribusi Indonesia (JDI). Namun, merek ini pertama kali mengirimkan mobil ke konsumen di Indonesia pada 23 November 2025.
Kini, penjualan mobil BAIC – secara perlahan, namun pasti – terus tumbuh di Indonesia. Termasuk di tahun ini, selama periode Januari hingga Juli atau tujuh bulan pertama di tahun 2026 ini.
Data Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) yang dinukil Mobilitas di Jakarta, Jumat (14/8/2026), menunjukkan, meski di bulan Juli, penjualan mobil BAIC – baik secara grosir dari pabrik ke dealer (wholesales).maupun secara eceran dari dealer ke konsumen (penjualan ritel) – merosot, namun secar kumuatif Januari – Juli masih menanjak.

Fakta berbicara, total wholesales mobil BAIC di Bumi Nusantar di bulan Juli tahun ini sebanyak 43 unit, merosot 20,4 persen dibanding total wholesales yang dibukukannya di bulan yang sama di tahun lalu. Sedangkan total penjualan ritelnya 40 unit, melorot 20 persen dibanding total penjualan eceran selama Juli 2025.
Adapun total wholesales-nya secara kumulatif periode Januari – Juli 2026, sebanyak 425 unit, melonjak 38 persen dibanding periode sama di 2026. Sementara, total penjualan ritelnya – di kurun waktu yang sama – sebanyak 415 unit, melonjak 42,6 persen secara year on year.
Sekadar informasi, BAIC Indonesia kini terus menabah portofolio produknya di pasar. Di ajang GIIAS 2026 yang berlangsung di ICE BSD City, Tangerang, 30 Juli – 9 Agustus 2026 meluncurkan mobil listrik murni pertamanya di Indonesia, BAIC T1. Mobil ini dibanderol mulai dari Rp373 juta on the road Jakarta. (Jrr/Aa)
Mengawali kiprah di dunia jurnalistik sebagai stringer di sebuah kantor berita asing. Kemudian bergabung dengan media di bawah grup TEMPO Intimedia dan Detik.com. Sejak 2021 bergabung dengan Mobilitas.id












