Bisnis

Penjualan di Pasar Lokal Anjlok Terus, Kini Cina Agresif Ekspor Mobilnya

×

Penjualan di Pasar Lokal Anjlok Terus, Kini Cina Agresif Ekspor Mobilnya

Share this article
Mobil listrik buatan Cina yang tengah dlam proses ekspor ke negara lain - dok.The Gaze

Beijing, Mobilitas – Kemerosotan penjualan bulanan yang terjadi di bulan Juli 2026 itu disebut merupakan penurunan yang ke-10 kalinya secara berturut-turut. Persaingan yang semakin ketat di tengah jor-joran produksi dan berakhirnya insentif subsidi harga dan pajak dari pemerintah disebut sebagai pemicunya.

Data Asosiasi Mobil Penumpang Cina (CPCA) yang disitat Mobilitas di Jakarta, Rabu (12/8/2026) menunjukkan penjualan ke dealer (wholesales) kendaraan penumpang di Cina pada bulan Juli tahun ini hanya sebanyak 1.461.000 unit. Jumlah ini anjlok 20,9 persen dibanding wholesales selama bulan yang sama di tahun 2025.

“Kemerosotan penjualan bulan Juli ini merupakan kemerosotan ke-10 kalinya dalam 10 bulan secara berturut-turut dalam year on year. Sebuah fenomena yang selama ini belum pernah terjadi di Cina dalam beberapa dekade,” tulis The Finance.

Sekretaris Jenderal CPCA, Cui Dongshu, yang dikutip Reuters, menyebut itu terjadi di segmen kendaraan bermesin konvensional, akibat kenaikan harga bahan bakar yang tinggi. Selain permintaan sedan kelas bawah yang lesu akibat daya beli yang tertekan.

Ilustrasi, BYD Sealion 05 DM-I Versi PHEV – dok.BYD

Meski begitu,ekspor mobil penumpang dari Negeri Panda itu – di bulan Juli – ternyata melonjak. Totalnya mencapai 918.066 unit, melonjak 87,8 persen dibanding ekspor di bulan yang sama di tahun 2025.

Sementara itu, analis indusrri di Bursa Saham Hong Kong, Dwayne Lie, menyebut pasar mobil di Cina tengh mengalami bubble, dikarenakan produksi mobil dari seluruh produsen yang melebihi kapasitas pasar. Terlebih, pemerintah secara perlahan terus mengurangi subsidi hingga menghentikannya untuk kendaraan listrik.

Kondisi tersebut memaksa produsen untuk gencr mencari pasar baru di luar negeri. Sehingga wajar jika lonjakan ekspor mobil Cina terus melonjak. (Din/Aa)

Mengawali kiprah di dunia jurnalistik sebagai stringer di sebuah kantor berita asing. Kemudian bergabung dengan media di bawah grup TEMPO Intimedia dan Detik.com. Sejak 2021 bergabung dengan Mobilitas.id