Jakarta, Mobilitas – Bahkan di bulan April saja, penjualan mobil penumpang Build Your Dreams (BYD) itu anjlok untuk kedelapan kalinya selama delapan bulan berturut-turut.
Data Asosisi Mobil Penumpng Cina (CPCA) yang disitat Mobilitas di Jakarta, Selasa (26/5/2026), menunjukkan di bulan April 2026 itu, jumlah mobil penumpng BYD yang terlego di negerinya sendiri – Republik Rakyat Cina – sebanyak 314.100 unit. Jumlah tersebut anjlok 15,7 persen dibandng total penjualannya di bulan yang sama pada tahun 2025.
Sementara itu, total penjualannya di periode Januari – April 2026, sebanyak 1.003.039 unit. Jumlah penjualan secara kumulatif selama empat bulan pertama 2026 tersebut anjlok hingga 26,4 persen dibanding periode yang sama di tahun 2025 lalu.
Kini, pabrikan mobil asal Shenzhen, Cina, ini terus agresif memperluas pasarnya di luar negeri untuk menggenjot penjualan sebagai ganti di pasar Cina yang merosot. Termasuk di Indonesia.

Pabrikan besutan besutan Wang Chuanfu itu, mematok target penjualan di luar Cina sepanjang tahun 2026 ini sebanyak 1,5 juta unit. Jumlh itu termasuk kendaraan komersial truk dan bus.
Namun, itu tidak termasuk merek mewahnya, Denza. Sedangkan di Indonesia, mobil merek Denza penjualannya selama periode Januari – April 2026 anjlok.
Data Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) yang dikutip Mobilits di Jakarta, Selasa (26/5/2026) memperlihatkan di periode empat bulan pertama 2026, penjualan grosir Denza dari pabrik ke dealer (wholesales) sebanyak 2.149 unit. Jumlah tersebut anjlok 35,6 persen dibanding empat bulan pertama 2025.
Sementara penjualan ecerannya dari dealer ke konsumen alias penjualan ritel mobil ini – di saat yang sama hanya 1.294 unit. Jumlah itu anjlok 59,1 persen dibanding periode sama di 2025. (Jrr/Aa)
Mengawali kiprah di dunia jurnalistik sebagai stringer di sebuah kantor berita asing. Kemudian bergabung dengan media di bawah grup TEMPO Intimedia dan Detik.com. Sejak 2021 bergabung dengan Mobilitas.id












