Di Cina, Saat Ini Penjualan Mobil BYD ke Konsumen Dibungkam Volkswagen

0
476
Logo BYD di mobil - dok.BYD

Beijing, Mobilitas – Fakta menunjukkan sepanjang Januari – Februari tahun ini jumlah mobil yang berhasil dijual ke konsumen (penjualan ritel) di Cina masih melonjak dibanding tahun lalu.

Data Asosiasi Mobil Penumpang Cina (CPCA) dan Asosiasi Pabrikan Mobil Cina (CAAM) yang dikutip Mobilitas di Jakarta, Rabu (27/3/2024) menunjukkan selama dua bulan pertama 2024 itu, total penjualan ritel mobil di Negeri Tirai Bambu tersebut sebanyak 3.164.641 unit. Jumlah ini melonjak 26,8 persen dibanding total penjualan ritel selama periode sama di tahun 2023.

Pada periode itu, Volkswagen (VW) membukukan penjualan ritel sebanyak 378.971 mobil. Jumlah tersebut melonjak 38,5 persen dibanding jumlah penjualan ritel yang dibukukannya pada dua bulan pertama 2023, dan mengantarkan pabrikan asal Jerman itu berada di urutan pertama dalam daftar pabrikan dengan penjualan terbanyak.

Sementara, Build Youre Dreams (BYD) bertengger di urutan kedua, dengan total penjualan ritel 294.544 unit. Angka penjualan ritel yang diraup pabrikan besutan Wang Chuanfu itu naik 14,4 persen dibanding tahun lalu.

Ilustrasi, salah satu mobil listrik asal Cina, BYD Atto 3 – dok.Istimewa

Berada di urutan ketiga ada pabrikan asal Jepang, yakni Toyota, dengan total penjualan ritel sebanyak 204.837 unit. Jumlah ini naik tipis 3,5 persen dibanding penjualan ritel di dua bulan pertama 2023.

Posisi keempat ditempati Geely yang berhasil melego 168.980 mobil ke konsumen. Jumlah penjualan ritel Geely ini melonjak hingga 45,5 persen dibanding periode sama di 2023.

Sementara, urutan kelima didiami ChangAn yang berhasil menjajakan produknya ke konsumen sebanyak 144.437 unit. Jumlah tersebut meningkat 9,5 persen dibanding tahun lalu. (Din/Aa)