Bisnis

Indonesia Eksportir Mobil CBU Terbanyak ke Vietnam Januari – Februari 2026, Ini Modelnya

×

Indonesia Eksportir Mobil CBU Terbanyak ke Vietnam Januari – Februari 2026, Ini Modelnya

Share this article
Mitsubshi New Xpander Cross - dok.Mobilitas

Hanoi, Mobilitas – Selama periode dua bulan pertama atau Januari hingga Februari 2026 itu, ekspor mobil utuh (CBU) Indonesia ke Vietnam meningkat – baik dalam total volume maupun nilai – dibanding kurun waktu yang sama di tahun 2025.

Data Direktorat Jenderal Bea Cukai Kementerian Keuangan Vietnam yang disitat Mobilitas di Jakarta, Minggu (29/3/2026) memperlihatkan di periode Januari – Februari 2026 tersebut total mobil CBU yang diimpor Vietnam mencapai 31.372 unit. Total nilainya US$745,66 juta.

Volume impor tersebut meningkat 26,3 persen dibanding periode sama di tahun 2025. Sementara total nilainya melonjak sebesar 38,6 persen.

Seperti yang terjadi selama ini, jumlah mobil impor tersebut berasal dari tiga negara yakni Indonesia, Thailand, dan Cina. Namun di periode dua bulan pertama 2026, Cina menggeser Thaiand dari posisi kedua dan Indonesia tetap di urutan pertama dalam daftar eksportir mobil CBU terbanyak ke Vietnam.

Toyota Avanza, – dok.Mobilitas

Jumlah mobil CBU yang diimpor dari Indonesia pada kurun waktu itu mencapai 11.823 unit (atau sekitar 37,7 persen dari total mobil CBU yang diimpor oleh Vietnam). Total nilainya lebih dari US$164 juta.

Mobil CBU asal Indonesia itu terdiri dari Toyota Yaris Cross, Avanza, Wigo, Mitsubishi Xpander, dan mitsubishi Xforce. Kemudian Suzuki XL7, Fronx, dan Honda BR-V.

Sementara itu total impor dari Cina sebanyak 10.047 unit mobil CBU dengan total nilai US$344,19 juta. Volume dan nilai impor dari Negeri Tirai Bambu ini melonjak masing-masing 84,4 persen dan 101 persen dibanding periode sama di tahun 2025.

Sedangkan dari Thailand sebanyak 7.523 unit senilai US$160,19 juta. Impor dari Negeri Gajah Putih ini sekitar 24 persen dari total volume impor mobil CBU Vietanam, dan nilainya sekitar 21,5 persen dari total nilai impor Negeri Paman Ho atersebut. (Anp/Aa)

 

Mengawali kiprah di dunia jurnalistik sebagai stringer di sebuah kantor berita asing. Kemudian bergabung dengan media di bawah grup TEMPO Intimedia dan Detik.com. Sejak 2021 bergabung dengan Mobilitas.id