Januari-Maret 1,8 Juta Lebih Motor Terjual di RI, 70% Merek Honda

0
1176
Ilustrasi, proses produksi sepeda motor Honda - dok.Istimewa

Jakarta, Mobilitas – Stabilnya kondisi perekonomian nasional yang menopang kekuatan daya beli masyarakat dan permintaan menjelang lebaran berpengaruh besar.

Data Asosiasi Industri Sepeda Motor Indonesia (AISI) yang dikutip Mobilitas di Jakarta, Jumat (14/4/2023) menunjukkan, selama Januari – Maret tahun ini total sepeda motor yang terjual ke diler (wholesales) mencapai 1,824 juta unit. Jumlah ini menanjak 44,47% dibanding penjualan selama periode sama di 2022 lalu.

Executive Vice President Director PT Astra Honda Motor (AHM) Thomas Wijaya yang dihubungi Mobilitas di Jakarta, Jumat (14/4/2023) menyebut, perusahaannya berhasil melego 1,435 juta motor selama kuartal pertama tersebut. “Ini meningkat sekitar 50% kalau kita badingkan dengan penjualan selama periode sama di tahun lalu (2022),” kata dia.

Membaiknya penjualan motor selama triwulan pertama tahun 2023 ini, menurut Ketua Bidang Komersial AISI, Sigit Kumala, tidak lepas dari daya beli masyarakat yang kuat. Karena, sebut Sigit, ekonomi stabil dimana tidak ada hal-hal yang menjadi sentimen negatif, sehingga kekuatan daya beli masyarakat tetap terjaga.

Ilustrasi, skutik Honda – dok.Istimewa

“Harga komoditas pertanian dan perkebunan juga relatif stabil, dengan masa panen yang tidak mengalami gangguan. Kita harapkan, tiga kuartal selanjutanya kondisi tetap terjaga,” ujar Sigit yang dihubungi Mobilitas di Jakarta, Jumat (14/4/2023).

Dia juga menyebut, faktor lain yang turut memicu permintaan kendaraan bermotor roda dua di Tanah Air adalah, persiapan lebaran yang dilakukan masyarakat. “Kondisi seperti ini sebenarnya kan musim tahunan ya, tetapi itu juga tergantung kondisi ekonomi kita. Beruntungnya, kondisi ekonomi nasional sangat mendukung, sehingga keinginan masyarakat itu bisa terwujud,” tandas Sigit. (Rus/Aa)