Mobilnya Resmi Meluncur di RI, Ternyata Penjualan Ritel GWM di Cina Melonjak Luar Biasa

0
280
GWM Tank 300 plug-in hybrid - dok.Istimewa via CarNewsChina

Beijing, Mobilitas – Great Wall Motor (GWM) yang telah memperkenalkan beberapa produksnya di Indonesia melalui Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2023 lalu, kini di awal Maret 2024 mobil itu telah resmi diluncurkannya.

“Iya, seperti rencana semula, pada 2 Maret (2024) kami luncurkan. Kami akan memulai penjualan model-model sub-brand di GWM. Kami luncurkan Tank 500 dan Haval H6 Ultra. Karena animo masyarakat yang menanyakan ke kami model-model itu akan dijual, sangat tinggi,” ungkap General Manager PT Indochape Indomobil Energi Baru, Constantinus Herlijoso, saat dihubungi Mobilitas di Jakarta, Jumat (1/3/2024).

Herlijoso menyebut harga Haval H6 ultra dipatok Rp 595,8 juta on the road (OTR) Jakarta. Sedangkan GWM Tank 500, dihargai Rp 1,196 miliar OTR Jakarta. Tetapi harga ini hanya berlaku di gelaran BCA Expoversary 2024, yang berlangsung di ICE, BSD Serpong, Tangerang 29 Februari – 3 Maret 2024.

GWM saat ini menjadi salah satu pabrikan dengan kinerja penjualan yang moncer di Republik Rakyat Cina (Cina). Laporan penjualan pabrikan asal Baoding, Cina, itu yang dikutip Mobilitas di Jakarta, Sabtu (2/3/2024) menunjukkan sepanjang tahun 2023 kemarin, pabrikan ini menjual 1,23 juta mobil di dunia.

Jumlah tersebut melonjak 15,29 persen dibanding tahun 2022. Menariknya, dari jumlah itu 316.000 unit merupakan angka penjualan di luar Cina, yang juga tercatat melonjak 82,48 persen dibanding tahun 2022.

SUV dari Great Wall Motor yakni HAVAL Hybrid yang diperkenalkan di GIIAS 2023 – dok.Mobilitas

Di tahun 2024 ini, khususnya di bulan Januari, GWM masih mencatatkan kinclongnya kinerja penjualan. Data Asosiasi Mobil Penumpang Cina (CPCA) yang disitat Mobilitas di Jakarta, Sabtu (2/3/2024) memperlihatkan di bulan perdana 2024 itu sejumlah model sub-brand GWM membukukan kenaikan penjualan ke konsumen (penjualan ritel) dibanding bulan yang sama di 2023.

Tank misalnya, laku sebanyak 17.329 unit (meroket 119,5 persen dibanding Januari 2023). Kemudian mobil merek Wey melego 3.389 unit (meroket 526,4 persen), Haval menjual 54.760 unit (menanjak 32,8 persen), dan mobil listrik baterai Ora terjual 5.504 unit (melonjak 101,1 persen).

Ternyata tidak hanya di Cina saja GWM cemerlang, tetapi juga di Jepang yang notabene negara “kandangnya” pabrikan-pabrikan kondang di dunia. Di awal tahun ini kinerjanya luar biasa.

Data Asosiasi Pabrikan Mobil Cina (CAAM) dan Asosiasi Mobil Penumpang Cina (CPCA) yang dikutip Mobilitas di Jakarta, Sabtu (2/3/2024) menunjukkan sepanjang bulan pertama itu menjual 104.030 mobil di Jepang. Jumlah ini melonjak hingga 69,06 persen dibanding Januari tahun lalu yang masih sebanyak 61.535 unit. (Din/Aa)