Penjualan Mobil BYD di Jepang Meroket Ribuan Persen, Lebih Laris Ketimbang Hyundai

0
99
Peluncuran mobil listrik BYD Atto 3 di Jepang pada Januari 2023 - dok.Istimewa via ElectricBlue.Asia

Tokyo, Mobilitas – Build Your Dream (BYD) dan Hyundai Motors adalah dua pabrikan asing asal Asia yang menjual produknya di Jepang saat ini.

Bedanya, BYD yang bermarkas di Shenzhen, Republik Rakyat Cina itu mulai menjajakan produknya menjelang akhir tahun 2021. Adapun Hyundai Motors mulai kembali berjualan di Negeri Matahari Terbit itu pada Februari 2022, setelah selama 12 tahun (atau sejak akhir tahun 1999) hengkang dari negara tersebut.

Sementara persamaannya dua pabrikan itu sama-sama fokus berjualan kendaraan listrik. Meski, BYD juga menjual kendaraan komersial jenis bus listrik, sedangkan Hyundai masih berkonsentrasi menjajakan kendaraan penumpang.

Soal hasil penjualan terkini, data Asosiasi Diler Mobil Jepang (JADA) dan Asosiasi Pabrikan Mobil Jepang (JAMA) yang dikutip Mobilitas, di Jakarta, Jumat (17/11/2023) memperlihatkan, selama Januari – Oktober tahun ini BYD meraup angka penjualan sebanyak 1.071 unit. Jumlah angka penjualan ini meroket 4.768 persen dibanding total angka penjualan yang berhasil diseroknya pada periode sama di tahun 2022.

Bus listrik BYD di Kitahiroshima, Hokaido, Jepang p-ada 24 Fenruari lalu – dok.Xinhua

Sepanjang bulan Oktober saja, pabrikan yang didirikan oleh Wang Chuanfu dan sebagian sahamnya dimiliki investor kondang Warren Buffet ini mengoleksi angka penjualan sebanyak 185 unit. Jumlah itu meroket 3.350 persen dibanding jumlah angka penjualan yang berhasil dikantonginnya pada bulan yang sama di tahun lalu.

Pada periode yang sama – yakni Januari hingga Oktober 2023 – Hyundai hanya memetik angka penjualan sebanyak 385 unit. Jumlah tersebut ambles hingga 11,3 persen dibanding total angka penjualan yang berhasil dihimpunnya pada sepuluh bulan pertama di 2022.

Pada bulan Oktober saja, jumlah angka penjualan yang berhasil dicomot Hyundai hanya 85 unit. Namun, jumlah ini meningkat 34,9 persen ketimbang jumlah penjualan yang dibukukan pabrikan asal Korea Selatan itu pada Oktober 2022. (Anp/Aa)