Penjualan Mobil di Kuartal I Nanjak, Momen Lebaran Berdampak

0
1557
Ilustrasi, Suzuki Ertiga - dok.Mobilitas

Jakarta, Mobilitas – Penjualan dari pabrik ke diler (wholesales) di Januari-Maret tahun ini naik.

Data Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) yang dikutip Mobilitas, di Jakarta, Kamis (13/4/2023) menunjukkan di periode ini, wholesales yang dibukukan pabrikan mencapai 282.125 unit. Naik 7% dibanding Januari – Maret 2022 yang sebanyak 263.822 unit.

Sedangkan penjualan ritel mencapai 271.168 unit. Menanjak 13,7% dibanding penjualan ritel tiga bulan pertama 2022, yang sebanyak 238.504 unit.

“Sebenarnya, di kuartal pertama 2022 sendiri penjualan (baik wholesales maupun ritel) juga sudah naik dibanding periode sama di 2021,” kata Ketua I Gaikindo, Jongkie Sugiarto, saat dihubungi Mobilitas, di Jakarta, Kamis (13/4/2023).

Ilustrasi Honda WR-V di Gaikindo Jakarta Auto Week – dok.Mobilitas

Fakta berbicara, sepanjang Januari – Maret 2022, wholesales melonjak 41% dibanding periode sama 2021 yang sebanyak 187.021 unit. Adapun penjualan ritelnya, melonjak 34% dibanding 2021 yang sebanyak 178.450 unit.

Fakta ini, kata Jongkie, menunjukkan kondisi daya beli masyarakat di kuartal pertama selama dua tahun berturut terus terjaga. Ini karena kondisi ekonomi yang tumbuh dan stabil.

“Terlebih di kuartal pertama 2023 ini ada momen persiapan lebaran, dimana masyarakat banyak yang mempersapkan kendaraan untuk berbagai keperluan termasuk mudik lebaran. Momen menjelang lebaran, tren naiknya permintaan mobil seperti itu selalu terjadi,” ujar Jongkie. (Swe/Aa)