Penjualan Mobil Listrik di Thailand Melesat Lima Kali Lipat, Ini Rahasianya

0
1162
BYD Atto 3, mobil listrik BYD yang dijual di berbagai negara - dok.Istimewa

Bangkok, Mobilitas – Sepanjang Januari – April tahun ini, penjualan mobil listrik murni (BEV) di negeri itu lima melompat kali lipat dibanding periode sama di 2022.

Data Federasi Industri Thailand Bidang Otomotif yang dikutip Mobilitas, di Jakarta, Selasa (16/5/2023) menunjukkan, selama empat bulan pertama 2023 ini, mobil setrum yang terjual di Negeri Gajah Putih itu mencapai 18.599 unit. “Jumlah ini meningkat hingga lima kali lipat dibanding jumlah penjualan selama periode yang sama di tahun 2022,” keterangan data Federasi Industri.

Bahkan, jika dibanding penjualan selama satu tahun penuh di 2022, penjualan mobil setrum murni sepanjang Januari – April tahun ini, melesat hampir dua kali lipat. Sebab, di sepanjang 2022 itu, jumlah penjualan mobil listrik murni di negara yang juga dikenal sebagai Negeri Siam ini masih sebanyak 9.729 unit.

Fakta juga berbicara, penjualan mobil listrik di Thailand sejak tahun 2020 terus merayap naik. Jika di 2020 masih sebanyak 1.056 unit, di tahun berikutnya mencapai 1.935 unit, dan di 2022 melonjak menjadi 9.729 unit.

Neta V, mobil listrik buatan Hozon Auto yang menggempur Thailand – dok.Hozon Auto

Menurut analis industri di Bursa Saham Thailand, Pattera Pandejpong, lonjakan demi lonjakan penjualan mobil listrik di Thailand terjadi seiring dengan peluncuran insentif yang diberikan oleh pemerintah kepada produsen mobil listrik maupun konsumen.

“Tekad pemerintah yang sangat serius untuk menjadikan Thailand sebagai negara dengan sistem transportasi yang ramah lingkungan, dan sekaligus menjadi pusat produksi kendaraan listrik telah menarik minat pabrikan pembuat mobil listrik,” papar dia seperti dilansir The Asia Business Insight.

Pabrikan yang berlomba masuk Thailand dengan produk yang menarik, plus subsidi harga jual telah direspon positif konsumen. Terlebih, lanjut Patter, masyarakat juga merasakan biaya operasional serta kemudahan bermobilitas menggunakan kendaraan listrik semakin mudah, semudah menggunakan kendaraan konvensional.

Data juga memperlihatkan, sepanjang Januari – April tahun ini, pabrikan asal Cina yakni BYD, masih tercatat sebagai pabrikan dengan penjualan mobil listrik terbanyak di Thailand. Sepanjang Januari – Maret, pabrikan ini melego 5.579 mobil setrum, dan di April saja menjual 1.744 unit. (Din/Aa)