Jakarta, Mobilitas – Fakta data berbicara, di periode tujuh bulan pertama di tahun 2025, total penjualan mobil GAC Aion di Indonesia di bulan Juli – baik penjualan grosir dari pabrik ke dealer (wholesales) maupun penjualan secara eceran dari dealer ke konsumen (penjualan ritel) – merosot tajam dibnding Juli 2025.
Data Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) yang dikutip Mobilitas di Jakarta, Rabu (26/8/2026) memperlihatkan pada Juli tahun ini, total wholesales mobil Aion yang dipasarkan GAC Aion Indonesia sebanyak 305 unit. Jumlah itu anjlok 27,6 persen dibanding Juli 2025 yang masih sebanyak 421 unit.
>>> Baru Masuk RI, Mobil BAW Sudah Diminati 1.400 Calon Pembeli, Terbanyak T01
Sedangkan total penjualan ritelnya di bulan Juli 2026 tercatat hanya sebanyak 303 unit. Jumlah tersebut anjlok hingga 60,7 persen dibanding total penjualan ritelnya pada bulan yang sama di tahun lalu yang sebanyak 771 unit.
Sementara, secara kumulatif dalam periode Januari – Juli 2026, total wholesales yang dibukukan mobil GAC Aion di Indonesia sebanyak 4.027 unit. Jumlah distribusi ke dealer tersebut meningkat 28,8 persen dibanding total wholesales-nya pada kurun waktu yang sama di tahun lalu yang sebanyak 3.126 unit.
>>> Audi Indonesia Ngenes di 2026, Juli Cuma Laku 1 unit, Tujuh Bulan 11 Unit
Adapun total penjualan ritelnya di tujuh bulan pertam 2026 tersebut mencapai 3.620 unit. Jumlah penjualan ke konsumen alias penjualn ritel tersebut naik tipis 3,8 persen dibanding total penjualan ritel selama periode sama di tahun 2025 yang sebanyak 3.487 unit. (Jrr/Aa)
>>> Acuan Nilai Baterai Tak Pasti, Pasar Motor Listrik Bekas Sulit Terbentuk di RI
