Penjualan Ritel Xpeng di China Semester I 2026 Anjlok 28,5 Persen, di RI Baru Segini

Senior Editor
Penjualan Ritel Xpeng di China Semester I 2026 Anjlok 28,5 Persen, di RI Baru Segini ▣ Lihat foto
Tampilan belakang Xpeng G90 versi teranyar - dok.Xpeng

Beijing, Mobilitas - Xpeng membukukan kemerosotan penjualan mobilnya secara eceran dari dealer ke konsumen (penjualan ritel) di negerinya sendiri (China) tak hanya di periode Januari - Juni 2026. Tetapi juga di bulan Juni saja.

Data China Data Tracker dan Asosiasi Mobil Penumpang China (CPCA) yang disitat Mobilitas di Jakarta, Senin (24/8/2026) menunjukkan di bulan Juni saja, total penjualan ritel mobil Xpeng sebanyak 32.152 unit. Jumlah ini merosot 1,1 persen dibanding total penjualab ritelnya selama Juni 2025.

>>> Penjualan Ritel Nissan Muram, Januari -Juli 2026 Kembali Anjlok, hingga 65 Persen

Sementara, secara.kumulatif selama Januari hingga Juni, jumlah mobil Xpeng yang dibeli konsumen di Negeri Panda tersebut sebanyak 128.315 unit. Jumlah ini anjlok hingga 28,5 persen dibanding periode sama di tahun lalu.

Seperti diketahui, Xpeng Motors yang berkongsi dengan Grup Erajaya juga menjual mobilnya di Indonesia. Kongsi ini mulai memperkenalkan mobilnya di Bumi Nusantara pada Mei 2025.

>>> Lagi, Penjualan Ritel Volvo di RI Periode Januari – Juli 2026 Anjlok, Kali Ini 38,7 Persen

Soal penjualan ritelnya di Indonesia pada tahun ini, data Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) yang dikutip Mobilitas di Jakarta, Senin (24/8/2026) menyebut di periode Januari - Juni, belum mencapai 1.200 unit. Totalnya, bari 1.184 unit.

>>> Ini Penyebab Masih Banyak Orang yang Enggan Beli Sepeda Motor Listrik

Penjualan tersebut dibukukan dua model yakni SUV Xpeng G6 dan MPV Xpeng X9. (Tan/Aa)

Siap mencari kendaraan yang paling cocok?

Telusuri berita dan informasi otomotif terbaru untuk membantu Anda menentukan pilihan.

Jelajahi artikel otomotif
Tentang Penulis
Arif Arianto

Senior Editor

Mengawali kiprah di dunia jurnalistik sebagai stringer di sebuah kantor berita asing. Kemudian bergabung dengan media di bawah grup TEMPO Intimedia dan Detik.com. Sejak 2021 bergabung dengan Mobilitas.id