Sembilan Bulan Pertama, Motor BMW Laku Keras di Dunia

0
1221
BMW R18 Transcontinental - dok.BMW

Munich, Mobilitas – Divisi sepeda motor dari Bayerische Motoren Werke (BMW) sepanjang Januari hingga September tahun ini membukukan penjualan produk sebanyak 156.609 unit. Jumlah ini meningkat 20,8% dibanding yang berhasil diraup selama periode sama tahun 2020.

Dalam laporan resmi yang dilansir Motorcycle Daily dan BMWblog, Senin (25/10/2021), BMW Motorrad menyebut jumlah itu merupakan gabungan antara angka penjualan sepeda motor (sport adventure, turing, dan lainnya) dengan penjualan skuter.

“BMW Motorrad mampu membangun rekornya dengan penjualan tertinggi sepanjang masa untuk kuartal ketiga. Landasan kesuksesan ini adalah jajaran produk baru BMW Motorrad serta rangkaian produknya yang luas, termasuk sepuluh model baru sejak awal tahun,” ujar anggota Dewan Manajemen BMW AG, Pieter Nota.

BMW G310R  – dok.Portal de Motos

Meski tak disebutkan motor yang paling laris dibeli konsumen, namun yang pasti kehadiran dua model baru – yang diluncurkan pada September lalu – yakni model cruiser R18 B dan R18 Transcontinental telah menjadikan penjualan meningkat. Maklum, keduanya juga telah menerabas pasar sejumlah negara di dunia.

“BMW Motorrad memperluas jangkauan produknya untuk sejumlah segmen. Bahkan di bulan September meluncurkan model penjelajah (motor cruiser) yang merupakan segmen penting dan tengah tumbuh, dengan menambahkan dua model baru yang lebih emosional dan otentik. Model ini sangat diminati,” ujar Nota tanpa menyebut rincian penjualan.

BMW C 400GT – dok.Istimewa

Tetapi, fakta data menunjukkan tren laku kerasnya motor BMW – seperti dilaporkan laman Motorcycle Data (MCD), belum lama ini – sudah terlihat di akhir semester pertama (Januari hingga Juni) tahun ini. Saat ini, hasil penelusuran data penjualan oleh MCD di 130 negara tempat motor BMW dijajakan, penjualan motor asal Jerman itu tercatat menanjak.

“Total penjualan selama paruh pertama tahun 2021 ini, mencapai 107.911 unit. Jumlah ini naik 27,2% dibanding semester pertama tahun 2020 dan naik 5,5% dibanding periode sama tahun 2019 (di masa sebelum Pandemi Covid-19 bergejolak di dunia),” tulis laman itu.

BMW R 1250 GS versi baru alias versi facelift – dok.Istimewa

Penjualan menanjak di Eropa Barat dan Timur,meski secara umum di semua benua penjualan motor merek ini tercatat meningkat. Masih sama dengan tahun 2019, penjualan terbanyak di luar Eropa terjadi di Amerika Utara, Asia Tenggara (ASEAN) dan – sedikit – di Amerika Selatan.

Sekadar catatan, sepanjang tahun 2020 lalu, BMW Motorrad berhasil melego motor buatannya sebanyak 169.272 unit. Jumlah ini merosot dibanding angka penjualan yang berhasil dikoleksi selama tahun sebelumnya yang sebanyak 175.162 unit. (Vto/Aa)