Tak Cuma di RI, Penjualan Morris Garage Juga Melorot di Thailand

0
1238
Salah satu mobil MG yang dijajakan di Indonesia, MG HS - dok.Istimewa

Jakarta, Mobilitas – Melorotnya penjualan merek milik SAIC Motor itu tak hanya terjadi di September saja.

Namun, data penjualan ritel (ke konsumen) di Federasi Industri Thailand (FTI) yang dikutip Mobilitas, Rabu (2/11/2022) menunjukkan pada Januari – September penjualan ritel Morris Garage (MG) 20.720 unit. Jumlah ini melorot 2,6% dibanding penjualan periode sama di 2021 yang sebanyak 21.279 unit.

Pada September saja, penjualan ritel merek ini 2.211 unit. Jumlah itu ambles 9,5% dibanding jumlah yang dibukukan pada bulan yang sama di 2021, yakni 2.433 unit.

Di negara itu, mobil MG diproduksi lokal oleh kongsi SAIC Motor (pemilik MG asal Cina) – Charoen Pokphand di pabrik Rayong pada 2014.

MG HS vang dijajakan di Indonesia – dok.Istimewa

Pada 2016, kongsi itu mengoperasikan pabrik kedua di Chon Buri dan memproduksi mobil MG3, MG5, MG6, MG GS, dan MG ZS setir kanan yang diekspor ke sejumlah negara, termasuk Indonesia.

Data penjualan di Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) yang dinukil Mobilitas, Rabu (2/11/2022) memperlihatkan selama Januari – September total penjualan mobil MG ke diler (wholesales) 771 unit. Jumlah ini melorot 4,3% dibanding periode sama di 2021.

Penjualan ritelnya 752 unit. Jumlah itu merosot 6,5% dibanding total angka penjualan ritel selama Januari – September 2021. (Jrr/Aa)