Jakarta, Mobilitas – PT VKTR Teknologi Mobilitas Tbk (VKTR), salah satu anak perusahaan Bakrie Group kini semakin memperkuat posisinya sebagai perusahaan penyedia sarana transportasi berbasis teknologi elektrifikasi. VKTR tak hanya menyediakan produk bus maupun truk listrik saja, tetapi juga membangun ekosistemnya.
Keterangan informasi keterbukaan publik VKTR ke Bursa Efek Indonesia yang dikutip Mobilitas di Jakarta, Jumat (16/10/2026) menyebut untuk mewujudkan pembangunan ekosistem tersebut. VKTR kini masuk ke bisnis mineral kritis yang merupakan bahan baku pembuatan baterai listrik.
Untuk itu, perseroan mendirikan perusahaan baru bernama PT Indo Pacific Critical Minerals (IPCM) pada 14 Oktober 2026. Dalam perusahaan anyar ini VKTR memiliki porsi saham 99 persen dan induknya yaitu PT Bakrie Metal Industries 1 persen.
Direktur VKTR, Indah Permata Saugi, mengatakan pendirian IPCM tersebut untuk mendorong mendorong pengembangan eksosistem kendaraan listrik. Perusahaan disiapkan untuk memaksimalkn pemanfaatan sumber daya mineral kritis di dalam negeri, sekaligus memperkuat rantai pasok strategis Indonesia.
Lebih dari itu, manajemen VKTR berharap IPCM itu bisa membuka peluang sinergi di rantai industri kendaraan listrik nasional. Tidak terkecuali industri manufaktur kendaraan komersial listrik, berikut baterai dan layanan pendukungnya.
Sekadar informasi, dalam penjualan bus listrik, sepanjang Januari – Juni atau semester pertama 2026, VKTR Merampungkan pengiriman 30 unit bus listrik 12 meter untuk armada bus listrik TransJakarta, sehingga total jumlah bus listrik VKTR yang digunakan perusahaan layanan transportasi tersebut mencapai 152 unit atau sekitar 30 persen dari total armada bus listrik TransJakarta. (Jrr/Aa)
