Shenzhen, Mobilitas – BYD Auto Co.Ltd (BYD) menarik (me-recall) 88.981 unit BYD Qin Plus DM-i setelah State Administration for Market Regulation (SAMR) negara itu menerima keluhan dari konsumen dan melakukan investigasi.
Laporan The People Daily dan Reuters yang disitat Mobilitas di Jakarta, Sabtu (29/11/2025) menyebut BYD Qin Plus DM-i yang merupakan mobil plug-in hybrid diketahui mengalami masalah pada baterainya.
“Baterai mobil ini memiliki semburan daya terbatas karena masalah konsistensi paket daya baterai. Ini diduga ada masalah dalam proses produksi, ” bunyi keterangan lembaga pemerintah tersebut.

Dijelaskan, BYD Qin Plus DM-i yang mengalami masalah itu merupakan model yang diproduksi antara Januari 2021 dan September 2023. Mobil ini dilengkapi mesin bensin 1.5 liter yang dipadukan dengan motor listrik, menghasilkan tenaga gabungan sekitar 170 hp.
Sementara, baterai yang digunakan adalah baterai LFP (Lithium Iron Phosphate) dengan kapasitas terbesar hingga hampir 15,8 kWh. Ini memungkinkan mobil berjalan dalam mode listrik murni (EV).
BYD mengatakan akan segera memeriksa mobil-mobil yang ditengarai masalah itu. Bahkan berjanji akan melakukan perbaikan atau pergantian. (Din/Aa)
Mengawali kiprah di dunia jurnalistik sebagai stringer di sebuah kantor berita asing. Kemudian bergabung dengan media di bawah grup TEMPO Intimedia dan Detik.com. Sejak 2021 bergabung dengan Mobilitas.id












