Jakarta, Mobilitas – Geely Auto Group mencatatkan penjualan global mobilnya hingga 709.358 unit di periode Januari – Maret atau kuartal pertama 2026. Lebih dari setengahnya merupakan mobil elektrifikasi (NEV) yang terdiri dari plug-in hybrid (PHEV) dan listrik baterai (BEV).
Keterangan Geely Auto yang disitat Mobilitas di Jakarta, Minggu (19/4/2026) menyebut pada tiga bulan pertama 2026 itu, Geely Auto Group melego 709.358 mobil di dunia. Jumlah ini meningt dibanding total penjualan yang dibukukannya pada periode sama di tahun lalu yang sebanyak 703,824 units.
Dari total penjualan sebanyak itu, 55 persen diantarannya, atau 369.059 unit meruapakan mobil berteknologi NEV. Jumlah penjualan mobil elektrifikasi tersebut naik 9 persen dibanding periode sama di tahun lalu.
Geely juga membukukan lonjakan ekspor selama kuartal pertama 2026 tersebut. Totalnya 203.024 unit, meroket hingga126 persen dibanding periode sama tahun lalu.

Sedangkan di Indonesia, Geely yang kembali masuk sejak 22 Januari 2025 di bawah PT Geely Auto Indonesia itu, membukukan penjualan – baik secara grosir dari pabrik ke dealer (wholesales) maupun eceran dari dealer ke konsumen (penjualan ritel) meroket hingga ribuan persen di tiga bulan pertama 2026 itu.
Data Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) yang dikutip Mobilitas di Jakarta, Minggu (19/4/2026) memperlihatkan di kuartal pertama 2026 itu wholesales yang dicetak Geely Indonesia sebanyak 2.965 unit. Jumlah ini meroket 1.125,2 persen dibanding periode sama pada 2025.
Sedangkan total penjualan ritel yang dibukuknnya – pada saat yang sama – mencapai 2.693 unit. Total penjualan eceran ke konsumen langsung ini meroket 2.514,6 persen dibanding total penjualan ritel selama Januari – Maret 2025. (Jrr/Aa)
Mengawali kiprah di dunia jurnalistik sebagai stringer di sebuah kantor berita asing. Kemudian bergabung dengan media di bawah grup TEMPO Intimedia dan Detik.com. Sejak 2021 bergabung dengan Mobilitas.id












