Mobility

Ini Bukti Peran Strategis dan Kontribusi Hino Selama 43 Tahun Memutar Ekonomi RI

×

Ini Bukti Peran Strategis dan Kontribusi Hino Selama 43 Tahun Memutar Ekonomi RI

Share this article
Ilustrasi, truk ringan Hino - dok.Mobilitas

Jakarta, Mobilitas – Kendaraan komersial truk memiliki peran dan kontribusi yang penting dalam memutar roda perekonomian nasional. Sebab, truk – khususnya di Indonesia – menjadi angkutan utama atau sarana transportasi logistik di Tanah Air.

Data hasil penelitian Supply Chain Indonesia (SCI) yang disitat Mobilitas di Jakarta, Jumat (17/4/2026) menyebut sekitar 90 persen distribusi logistik nasional di Indonesia masih ditopang oleh moda transportasi darat berbasis truk.

“Dengan fakta 70 – 80 persen, industri dan kegiatan logistik berada di Pulau Jawa, truk menjadi andalan transportasi logistik. Ini dikarenakan kondisi geografis dan topografis, truk lebih fleksibel bisa membawa barang secara end to end. Ini peran penting truk. Dan industri logistik sendiri merupakan penopang terbesar kegiatan ekonomi. Terlebih, logistik (yang tahun 2026 ini kontribusinya terhadap Produk Domestik Brutto diperkirakan mencapai Rp 1.700 triliun) terkait dengan konsumsi. Sedangkan konsumsi merupakan penyumbang pertumbuhan ekonomi terbesar, hingga 40 persen, ” tutur Chief Executive Officer SCI, Setijadi yang dihubungi Mobilitas di Jakarta, Jumat (17/4/2026).

Dalam transportasi utama logistik dan kegiatan pemutar roda ekonomi nasional lainnya, peran penting itu juga dimainkan oleh truk Hino yang hadir di Indonesia melalui PT Hino Motors Sales Indonesia (PT HMSI) sejak 43 tahun lalu. Terlebih, Hino bukan sekadar berjualan kendaraan niaga, tetapi juga memproduksinya di pabrik lokal.

Ilustrasi, sasis truk Hino Dutro 300 – dok.Mobilitas

Fakta tersebut terungkap dalam pertemuan manajemen Hino Motors Jepang dan Hino Motors Indonesia bersama Wakil Menteri Perindustrian Republik Indonesia, Faisol Riza, di Jakarta, Jumat (17/4/2026). Hino menyebut hingga kini investasinya di Indonesia telah mencapai USD 112,5 juta, baik untuk pembangunan pabrik maupun produksi.

Sehingga, komitmen Hino untuk memenuhi kebutuhan truk – berbagai kategori untuk beragam kebutuhan kegiatan ekonomi produktif – di sektor logistik, konstruksi, tambang, perkebunan dan lainnya terjamin keberlanjutannya. Bahkan,  kontribusi terhadap perekonomian nasional yang diberikan Hino tak sekadar suplai truk semata.

Namun, juga penyerapan tenaga kerja, yang kini mencapai 1.547 orang. Selain itu, menghidupkan dan menumbuhkembangkan industri lain pemasok komponen di ranah lokal, terbukti kini nilai Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN) Hino telah mencapai 44,35 – 57,26 persen untuk berbagai tipe kendaraan.

Lebih dari itu, enam tipe kendaraan yaitu Hino300 Series 115 SD, 136 HD, 136 HDX, 136 MDL, 115SDB, dan 115 SDBL TKDN-nya telah mencapai 71,85 persen.“Peningkatan kandungan lokal ini menjadi bukti nyata penguatan industri komponen nasional serta dukungan Hino terhadap ekosistem manufaktur dalam negeri.” tutur Presiden Direktur HMSI, Shingo Sakai, dalam keterangan resmi PT HMSI yang diterima Mobilitas di Jakarta, Jumat (17/4/2026).

Truk Hino 500 dengan fitur keselamatan tinggi – dok.Mobilitas

Sehingga, dengan kapasitas produksi yang mencapai 75.000 unit per tahun, proses produksi truk Hino bisa dipastikan memberi dampak ikutan (multiplier effect) yang besar bagi industri pemasok komponen lokal. Terlebih, Hino jugfa bertekad menjadikan Indonesia sebagai basis produksi untuk ekspor ke berbagai negara.

Tercatat, sejak ekspor perdana pada tahun 2011, Hino Indonesia secara konsisten mengekspor kendaraan utuh (CBU) maupun terurai (CKD) , serta komponen ke sejumlah negara di wilayah Asia Tenggara maupun Amerika Selatan. Selain itu ke Asia Timur, antara lain Vietnam, Filipina, Bolivia, Haiti, Papua Nugini, Thailand, Malaysia, Pakistan, Taiwan, serta Jepang.

“Hal ini menegaskan posisi Indonesia sebagai bagian dari rantai produksi global Hino, ” tandas Shingo Sakai.

Tentu, itu menjadi bukti tak terbantahkan bahwa Hino memiliki peran strategis dan kontribusi nyata dalam memutar roda perekonomian Indonesia. (Din/Aa)

Mengawali kiprah di dunia jurnalistik sebagai stringer di sebuah kantor berita asing. Kemudian bergabung dengan media di bawah grup TEMPO Intimedia dan Detik.com. Sejak 2021 bergabung dengan Mobilitas.id