Bisnis

Demi Tembus Pasar Eropa dan Dunia, Xiaomi Buka Pusat R&D di Munich Jerman

×

Demi Tembus Pasar Eropa dan Dunia, Xiaomi Buka Pusat R&D di Munich Jerman

Share this article
Xiaomi YU7 laris di Cina - dok Istimewa

Jakarta, Mobilitas – Xiaomi Corporation membuka pusat penelitian (R&D) sekaligus pusat desain mobil listrik di Munich, Jerman. Fasilitas untuk sektor otomotif ini merupakan yang pertama dibangun Xiaomi di luar Cina.

Laporan Gizmochina yang disitat Mobilitas di Jakarta, Kamis (30/4/2026) menyebut Xiaomi memilih Munich karena kota ini merupakan salah satu pusat industri otomotif dunia. Sehingga memungkinkan pengembangan kemampuan Xiaomi di bidang teknik dan desain kendaraan berstandar global, sehingga mempercepat inovasi produk.

Terkebih, Xiaomi – yang merupakan pabrikan elektronik dan teknologi pintar asal Beijing Republik Rakyat Cina yang didirikan Lei Jun pada tahun 2010 itu – juga mematok target sekitar tahun 2025 meluncurkan mobil di Eropa.

Xiaomi SU7 – dok.Istimewa

Seperti halnya produsem mobil Cina lainnya, kini Xiaomi juga mulai mengurangi fokus pada mobil murah dan beralih ke model mewah dengan desain, teknologi, dan fitur lebih canggih.

Sekadar informasi, penjualan mobil Xiaomi di Cina laku keras. Laporan CarNewsChina menyebut, sepanjang tahun 2025 kemarin, 400.000 – 410.000 unit mobil Xiaomi terlego di negerinya sendiri.

Pada tahun 2026 ini, Xiaomi menargetkan penjualan mobilnnya sebanyak 550.000 unit. Laman Gasgoo melaporkan di Januari 2026 mobil Xiaomi yang terjual mencapai 39,000 unit, kemudian Februari 20.000 unit, dan Maret sekitar 21.440 unit. (Anp/Aa)

Mengawali kiprah di dunia jurnalistik sebagai stringer di sebuah kantor berita asing. Kemudian bergabung dengan media di bawah grup TEMPO Intimedia dan Detik.com. Sejak 2021 bergabung dengan Mobilitas.id