Jakarta, Mobilitas – Fakta berbicara, anjloknya penjualan mobil Wuling terjadi dalam penjualan secara grosir dari pabrik ke dealer (wholesales) maupun secara eceran dari dealer ke konsumen (penjualan ritel) selama Januari – April 2026.
Data Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) yang dikutip Mobilitas di Jakarta, Jumat ( 15/5/2026) menunjukkan wholesales Wuling selama empat bulan pertama 2026 sebanyak 5.178 unit. Jumlah itu anjlok 14,2 persen dibanding periode sama di tahun 2025.
Sementara, total penjualan ritel yang dibukukan pqbrikan asal Liuzhou, Guangzhou, Republik Rakyat Cina, ini – di saat yang sama – sebanyak 5.221 unit. Jumlah tersebut anjlok 22,3 persen dibanding total penjualan eceran ke konsumen yang dicetaknya pada empat bulan pertama 2025.

Pasalnya, penjualan ritel yang dibukukan Wuling melalui PT SGMW Indonesia alias Wuling Motors Indonesia di Januari – April 2025 masih mencapai 6.718 unit.
Pasahal, total penjualan eceran mobil Wuling ke konsumen di catur wulang pertama 2025 itu juga sudah ambles 8,6 persen dibanding periode sama di 2024. Artinya, dalam dua tahun terakhir penjualan riil alias penjualan ritel mobil berlambang lima berlian itu di Indonesia periode catur wulan pertama terus anjlok.(Swe/Aa)
Mengawali kiprah di dunia jurnalistik sebagai stringer di sebuah kantor berita asing. Kemudian bergabung dengan media di bawah grup TEMPO Intimedia dan Detik.com. Sejak 2021 bergabung dengan Mobilitas.id











