Jakarta, Mobilitas – Pabrik baterai listrik yaang dioperasikan oleh PT Industri Baterai Indonesia (MIND ID), Indonesai Battery Corporation (IBC), dan konsorsium CBL (CATL) atau yang disebut Contemporary Amperex Technology Indonesia Battery (CATIB) direncanakan mulai beroperasi Juli 2026 nanti.
Peresmian pabrik baterai listrik yang berlokasi di Karawang, Jawa Barat, itu dijadwalkan dilakukan oleh Presiden Prabowo Subianto. “Iya, dijadwalkan Bapak Presiden yang meresmikaan nanti. Begitu diresmikan langsung produksi. Itu commercial operation date-nya, dan produknya juga untuk pasasr ekspor,” ungkp Preiden Direktur IBC, Aditya Farhan Arif, saat dihubungi Mobilitas di Jakarta, Selasa (19/5/2026).
Untuk pasar ekspor, sebut Aditya, CATIB telah mencapai kesepakatan dengan beberapa pabrikan di negara Eropaa, antara lain Jerman untuk mengekspor baterai berbaan nikel dan kobalt (MNC). Sebab industri mobil listrik di negara itu sebagian masih mengggunkan baterai MNC.

Aditya juga menyebut, selain baterai MNC, CATIB juga memproduksi baterai jenis Lithium Ferro Phosphat atau LFP. Komposisi produksi itu, 80 persen baterai LFP dan 20 persen baterai MNC.
Kapasitas produksi baterai di pabrik itu mencapai 6,9 gigawatt hour (GWh) pada tahap pertama, setelah itu akan ditingkatkan. Porsi produksi baterai LFP lebih besar dikarenakan saat ini tren pengggunn baterai jenis itu semakin meluas, khususnya di Republik Rakyat Cina, yang merupakan produsen sekaligus pasar mobil listrik terbesar dunia. (Anp/Aa)
Mengawali kiprah di dunia jurnalistik sebagai stringer di sebuah kantor berita asing. Kemudian bergabung dengan media di bawah grup TEMPO Intimedia dan Detik.com. Sejak 2021 bergabung dengan Mobilitas.id











