Paris, Mobilitas – Produsen mobil asal Guangzhou, Republik Rakyat Cina – Xiaopeng Motors Technology Co. Ltd alias XPeng Motors – masuk ke pasar otomotif Prancis pada Mei 2024, tetapi baru mulai mengirim mobil pesanan konsumen pada September 2024. Merek ini masuk ke Negeri Anggur itu didukung oleh Volkswagen sebagai mitra bisnis.
Sejak itu, XPeng langsung mendapat respon positif konsumen Prancis. Penjualan mobil yang dijajakannya – yakni XPeng G6 dan XPeng G9 – langsung meljit, sebuah pencapaian luar biasa untuk merek pendatang baru.
Data Asosiasi Industri Otomotif Prancis (PFA) yang dikutip Mobilitas di Jakarta, Selasa (2/6/2026) menunjukkan pada Desember 2025, jumlah mobil XPeng yang terjual di Prancis mencapai 3.066 unit. Jumlah itu sedikit melampaui target yang sebanyak 3.000 unit.
Namun, di Desember pada tahun itu XPeng G6 tercatat sebagai mobil merek asal Cina terlaris di Prancis. Mobil itu laku sebanyak 499 unit.

Sementara, di tahun 2026 ini, pada periode Januari – Mei 2026, jumlah mobil XPeng yang terlego di negara dengan simbol ikonik Menara Eifel itu sebanyak 2.012 unit. Jumlah itu meroket hingga 157,3 persen dibanding periode sama di tahun 2025.
Pada bulan Mei saja, di negara yang terkenal dengan merek-merek mobil sohornya – yakni Peugeot, Citroen, Renault dan lainnya – itu, XPeng berhasil meraup angka penjualan sebanyak 583 unit. Jumlah tersebut meroket 195,9 persen dibanding penjualan di bulan yang sama pada tahun 2025.
Sekadar informasi, data internal XPeng Motors yang dinukil Mobilitas di Jakarta, Selasa (2/6/2026) menyebut sepanjang tahun 2025 lalu, merek ini menjual mobilnya di pasar global sebanyak 429.445 unit. Dari jumlah itu, sebanyak 45.008 unit dibukukan di luar negeri. (Din/Aa)
Mengawali kiprah di dunia jurnalistik sebagai stringer di sebuah kantor berita asing. Kemudian bergabung dengan media di bawah grup TEMPO Intimedia dan Detik.com. Sejak 2021 bergabung dengan Mobilitas.id











