Washington, Mobilitas – Hyundai Motors dan Kia Motors di Amerika Serikat (AS) menarik (me-recall) mobil.listrik mereka.
Dokumen laporan dua pabrikan yang dipublikasikan Lembaga Keselamatan Jalan Raya Nasional (NHTSA) AS yang disitat Mobilitas di Jakarta, Rabu (15/7/2026) menyebut Hyundai me-recall 6 unit Ioniq 5 model tahun 2023 dan 2024. Sementara Kia me-recall 1 unit Kia EV9 tahun 2024 dan 7 unit Kia EV6 model tahun 2022 hingga 2024.
Dalam laporan ke NHTSA pada 9 Juli 2026, Hyundai mengatakan penarikan itu dilakukan karena ada masalah pada elektroda, yakni posisinya yang tidak sejajar di dalam sel baterai.”Posisi.seperti ini rawan berpotensi memicu korsleting dan kebakaran,” bunyi.laporan itu.
Kondisi sistem di baterai yang seperti itu dikarenakan cacat produksi, yqng dibuat selama periode twrtentu.Baterai tersebut dipasok.oleh produsen baterai asal Korea Selatan, SK On.

Hyundai dan Kia.menyatakam pemilik mobil listrik masij biisa menggunakan mobilnya. Meski demikiam mereka.merekomendasikan untuk menjaga level daya baterai di bawah 80 persen pengisoan daya.
Sedangkan intuk memcegah risiko, Hyundai menyarankan pemilik untuk memarkir kendaraan di luar ruangan dan jauh dari bangunan hingga masalah ini diperbaiki.
Pabrikan itu meminta pemilik.mobil yang terindilentifikasi bermasalah untuk membawa mobilnya ke dealer terdwkat. Teknisi akan mengganti rakitan sistem baterai (BSA) secara gratis. (Din/Aa)
Mengawali kiprah di dunia jurnalistik sebagai stringer di sebuah kantor berita asing. Kemudian bergabung dengan media di bawah grup TEMPO Intimedia dan Detik.com. Sejak 2021 bergabung dengan Mobilitas.id












