Wuhu, Mobilitas – Produsen mobil asal Wuhu, Anhui, Republik Rakyat Cina, Chery Automobile Co. Ltd (Chery) meneken perjanjian kerjasama dengan Jaguar Land Rover untuk mengembangkan SUV Freelander berteknologi elektrfikasi.
Laporan The People Economic Daily yang disitat Mobilitas di Jakarta, Minggu (7/6/2026) menyebut, perjnjian kongsi itu diteken di Wuhu, Anhui, Cina pada Maret 2026. Dalam perjanjin itu kedua belah pihak sepakat untuk mengembangkan SUV Freelander – dimana sebelumnya Freelander merupakan nama SUV, kini dijadikan submerek tersendiri – dengan basis teknologi elektrifikasi.
Merek ini resmi berdiri independen sejak Juni 2024 dan menggabungkan DNA kemewahan khas merek asal Inggris itu dengan teknologi elektrifikasi modern Cina. Freelander beroperasi terpisah dari Jaguar Land Rover Range Rover, Defender, Discovery, dan Jaguar juga tidak berada di bawah portofolio Chery.
SUV Freelander mengggunakan platform EV khusus yang kompatibel dengan sistem penggerak baterai listrik, plug-in hybrid, dan Extended Range Electric Vehicle (EREV). Selain itu, Freelander juga memanfaatkan kemitraan dengan pemasok teknologi di Cina lainnya termasuk Huawei dan CATL untuk meningkatkan daya saing.

Merek Freelander bermarkas di Shanghai dengan dukungan penuh dari pusat desain di Gaydon Inggris dan Shanghai, riset di Suzhou, dan fasilitas produksi di Changshu. Semua produk dikembangkan bersama oleh tim desain Jaguar Land Rover dan tim lokal Cina.
Kongsi tersebut bersepakat menjadikan Freelander sebagai merek NEV premium, Chery dan Jaguar Land Rover bersepekat hingga lima tahun kedepan terhitung mulai tahun ini, akan diluncurkan enam model baru Freelander di Cina. Model pertamanya dijadwalkan meluncur pada paruh kedua tahun ini.
Konsep SUV listrik itu telah dikenalkan ke publik Cina beberapa waktu lalu. Namun proses produksi baru dilakukan pada akhir 2026 di Changshu.
Meski dalam klausul perjanjian kongsi itu disebutkan proyek Freelander ini untuk orientsi domestik dan global, namun hingga kini belum disebutkan kapan penjualan produk kongsi Chery – Jaguar Land Rover itu dijual di luar Cina. (Din/Aa)
Mengawali kiprah di dunia jurnalistik sebagai stringer di sebuah kantor berita asing. Kemudian bergabung dengan media di bawah grup TEMPO Intimedia dan Detik.com. Sejak 2021 bergabung dengan Mobilitas.id












