Bisnis

Denza Masih Merana di Indonesia, Penjualan Ritelnya Selama Januari – Mei 2026 Anjlok 57,4 Persen

×

Denza Masih Merana di Indonesia, Penjualan Ritelnya Selama Januari – Mei 2026 Anjlok 57,4 Persen

Share this article
Denza D9 - dok.Istimewa

Jakarta, Mobilitas – Fakta data berbicara, sebelumnya di periode Januari hingga April 2026, total penjualan ritel mobil listrik merek mewah milik Build Your Dreams (BYD) itu sudah ambles 59,1 persen dibanding periode sama di tahun 2025.

Data Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) yang dikutip Mobilitas di Jakarta, Rabu (17/6/2026) menunjukkan di periode empat bulan pertama atau di rentang waktu Januari – April 2026, total penjualan eceran mobil Denza dari dealer ke konsumen (penjualan ritel) hanya sebanyak 1.294 unit. Jumlah tersebut anjlok hingga 59,1 persen dibanding periode sama di tahun 2025.’

Pada saat yang sama, total penjualan grosir dari pabrik ke dealer (wholesales) mobil Denza, ternyata juga telah anjlok. Besaran anjloknya penjualan grosir itu mencapai 35,6 persen dibanding periode sama di tahun lalu, totalnya 2.149 unit.

Sementara, sebulan kemudian atau di periode Januari – Mei 2026, kinerja penjualan grosir atau wholesales Denza di Indonesia masih merana. Totalnya 2.359 anjlok 40,5 persen dibanding total wholesales-nya pada kurun waktu yang sama di tahun 2025.

Mobil listrik Denza D9 – dok.Mobilitas

Sedangkan total penjualan ritel Denza di lima bulan pertama 2026 tersebut hanya 1.703 unit. Total penjualan eceran ke konsumen langsung itu anjlok 57,4 persen dibanding periode Januari – Mei 2025.

Padahal, pasar mobil di Indonesia di rentang waktu Januari – Mei 2026 itu tengah mekar. Total wholesales seluruh mobil (gabungan seluruh model dari semua merek yang ada) mencapai 359.015 unit. Jumlah ini meningkat 12,8 persen dibanding periode sama pada tahun 2025 lalu yang sebanyak 316.981 unit.

Adapun total penjualan ritelnya mencapai sebanyak 359.490 unit. Jumlah tersebut naik 8,8 persen dibanding penjualan selama periode sama di 2025 yang sebanyak 330.486 unit. (Swe/Aa)

Mengawali kiprah di dunia jurnalistik sebagai stringer di sebuah kantor berita asing. Kemudian bergabung dengan media di bawah grup TEMPO Intimedia dan Detik.com. Sejak 2021 bergabung dengan Mobilitas.id