Tangerang, Mobilitas – Penjualan truk yang dibukukan oleh PT Krama Yudha Tiga Berlian Motors (PT KTB) sepanjang periode Januari – Juni atau semester I 2026, melonjak dibanding periode sama di tahun 2025.
Data Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) yang disitat Mobilitas di Jakarta, Jumat (31/7/2026) menunjukkan di periode enam bulan pertama 2026 itu, penjualan grosir dari pabrik ke dealer (wholesales) Fuso mencapai 17.535 unit. Jumlah ini melonjak 53,3 persen dibanding sepanjang semester pertama 2025.
Sementara penjualan ecerannya dari dealer ke konsumen (penjualan ritel) sebanyak 17.974 unit. Total penjualan ini meroket 54,4 persen dibanding periode sama di 2025.
Sales & Marketing DIrector PT KTB, Aji Jaya, mengakui lonjakan penjualan tersebut dipicu oleh pesanan PT Agrinas Pangan Nusantara (Agrinas) untuk sarana angkutan Koperasi Desa. Dalam proyek ini, Agrinas memesan 20.600 unit truk Fuso dan ditargetkan pengiriman selesai pada Desember 2026.

Menurut Aji, hingga akhir Juni, PT KTB telah mengirim truk untuk Agrinas sebanyak 5.500 unit lebih. Truk dikirim ke satu dealer di Jakarta untuk proses karoseri seperti pemasangan bak dan sebagainya sebelum dikirim ke Agrinas.
Permintaan truk Mitsubishi Fuso Canter itu disebut yang terbanyak dari lembaga pemerintah itu.
“Nah, bagaimana nanti setelah Desember, ya tentunya kami berharap ada proyek lain dari pemerintah yang menggunakan truk Fuso,” tandas Aji kepada media di sela acara di arena GIIAS 2026, ICE, BSD City, Tangerang, Kamis (30/7/2026)
Sementara, sumber lain di PT KTB yang ditemui Mobilitas di Jakarta, menyebut selama mengerjakan pesanan truk dari Agrinas itu, pihaknya saban hari memberlakukan dua shift produksi di pabrik. Bahkan di hari Sabtu pun karyawan bagian produksi dilir untuk tetap masuk. (Jrr/Aa)
Mengawali kiprah di dunia jurnalistik sebagai stringer di sebuah kantor berita asing. Kemudian bergabung dengan media di bawah grup TEMPO Intimedia dan Detik.com. Sejak 2021 bergabung dengan Mobilitas.id











