Bisnis

Lima Bulan Pertama 2026 Penjualan Ford Mustang Listrik Anjlok di Amerika, Ini Penyebabnya

×

Lima Bulan Pertama 2026 Penjualan Ford Mustang Listrik Anjlok di Amerika, Ini Penyebabnya

Share this article
Ford Mustang Mach-E 2026 - dok.Istimewa

Michigan, Mobilitas – Ford Mustang Mach-E adalah mobil SUV crossover bertenaga listrik (EV) yang diproduksi oleh pabrikan mobil asal Dearborn, Michigan, Amerika Serikat, Ford Motor Company.

SUV listrik itu hadir dengan pilihan penggerak motor tunggal (RWD) atau ganda (AWD). Varian RWD bertenaga 265 – 290 tenaga kuda (hp) dengan torsi 430 Nm. Sementara, varian motor ganda (AWD) bertenaga 332 hingga 480 hp tergantung varian (seperti Premium atau GT), dengan torsi masif antara 580 Nm hingga 860 Nm.

Untuk penjualannya di tahun 2026 ini – khususnya di periode Januari hingga Mei – ternyata anjlok cukup parah. Data American Automobile Manufacturers Association (AAMA) dan North America Automobile Dealer Association (NAADA) yang dikutip Mobilitas, di Jakarta, Jumat (26/6/2026) menunjukkan sepanjang periode lima bulan pertama 2026 itu, Ford Mustang Mach-E di negerinya sendiri (Amerika Serikat) terjual sebanyak 9.917 unit.

Jumlah penjualan tersebut anjlok 48,5 persen dibanding periode sama di tahun 2025. Sedangkan di bulan Mei saja, mobil bersumber tenaga setrum ini laku 2.647 unit, anjlok 44 persen dibanding bulan yang sama di tahun 2025.

Tampilan bagian belakang Ford Mustang Mach-E – dok.Ford Authority

Analis industri di Bursa Saham Nasdaq, New York, Richard Sanderson, menyebut anjloknya penjualan Ford Mustang Mach-E dipicu oleh berakhirnya insentif pajak federal untuk kendaraan listrik.

“Selain itu, depresiasi nilai mobil listrik bekas yang drastis juga mempengaruhi pertimbangan calon konsumen. Terlebih, kini tren pergeseran preferensi konsumen ke arah kendaraan hybrid dan bensin kembali menguat,” kata Sanderson yang dikutip The Financial.

Menurut Sanderson, di Negeri Paman Sam itu, 46 persen pembeli mobil listrik ingin kembali ke mobil konvensional. “Alasannya, selain infrstruktur pengisian daya baterai yang belum merata, juga biaya kepemilikan yang dirasa masih tinggi, dan day jelajah yang tidak sefleksibel mobil konvensional,” ujar dia.

Namun Ford di AS itu masih beruntung karena Ford Mustang konvensional di periode Januari – Mei 2026 masih moncer. Totalnya 24.824 unit, naik 28,6 persen dibanding periode sama di tahun 2025. (Anp/Aa)

Mengawali kiprah di dunia jurnalistik sebagai stringer di sebuah kantor berita asing. Kemudian bergabung dengan media di bawah grup TEMPO Intimedia dan Detik.com. Sejak 2021 bergabung dengan Mobilitas.id