Jakarta, Moblitas – Fakta juga berbicara, selama periode Januari hingga September 2026 itu, total penjualan kendaraan Mitsubishi Fuso, baik secara grosir dari pabrik ke dealer (wholesales) maupun secar eceran dari dealer ke konsumen (penjualan ritel) berkontribusi mennjadikan total penjualan kendaraan bermotor roda empat (gabungan seluruh model dari semua merek yang ada) menanjak.
Data yang dikutip Mobilitas di Jakarta, Senin (12/10/2026) menunjukkan di kurun waktu Januari – September 2026 itu total wholesales Mitsubishi Fuso yang dipasarkan PT Krama Yudha Tiga Berlian Motors (PT KTB) sebanyak 32.111 unit. Jumlah tersebut melejit hingga 79 persen dibanding total wholesales-nya di periode sama tahun 2025.
Menariknya, dengan total penjualan sebanyak itu Mitsubishi Fuso menempati urutan keenam di daftar 10 merek kendaraan bermotor roda empat dengan wholesales terbanyak alias terlaris. Di berada di belakang Toyota, Daihatsu, Suzuki, Mitsubishi, dan BYD, serta di atas Honda, Jaecoo, Isuzu, dan Hino.
Sementara, total penjualan ritel Fuso di rentang waktu Januari – September 2026 tersebut mencapai 31.409 unit, melejit 75,4 persen dibanding periode sama di tahun lalu. Dalam penjualan eceran ke konsumen ini, merek berlambang tiga berlian itu menempati posisi ketujuh terlaris setelah Toyota, Daihatsu, Suzuki, Mitsubishi, BYD, Honda, dan berada di atas Jaecoo, Isuzu, serta Hino.
Sedangkan total gabungan penjualan seluruh model dari berbagai merek di periode sembilan bulan pertama 2026 itu fakta menyebut tengah mekar. Total wholesales-nya sebanyak 679.020 unit. Jumlah itu melonjak 20,9 persen dibanding periode sama di tahun lalu yang sebanyak 561.405 unit.
Sedangkan total penjualan ritelnya, mencapai 676.223 unit. Jumlah penjualan eceran ke konsumen tersebut melonjak 15,4 persen dibanding kurun waktu Januari – September 2025 yang masih sebanyak 585.926 unit.
Sekadar informasi, di bulan September saja, total wholesales Mitsubishi Fuso mencapai 4.725 unit, meroket 94,8 persen dibanding September tahun lalu. Adapun total penjualan ritelnya sebanyak 4.168 meroket 88,9 persen. (Din/Aa)
