Jakarta, Mobilitas - PT Krama Yudha Tiga Berlian Motors (PT KTB) bersama PT DIPO International Pahala Otomotif Lampung, Rabu (16/9/2026) meresmikan dealer baru.
Keterangan resmi PT KTB yang disitat Mobilitas di Jakarta, Kamis (17/9/2026) menyebut dealer berkonsep 3S (Sales, Service, Spareparts) yang berlokasi di jalan Raya Lintas Sumatera No. 222, Desa Merak Batin, Kecamatan Natar, Lampung Selatan itu merupakan dealer Fuso ke-224 di Indonesia.
"Lokasinya juga berada dekat akses gerbang tol dan bandar udara. Kondisi tersebut membuat fasilitas purna jual Mitsubishi Fuso ini berada di jalur yang relatif dekat dengan rute operasional kendaraan angkutan antarkota maupun antarprovinsi, " bunyi keterangan itu.
President Director PT KTB, Daisuke Okamoto, menyebut Lampung menjadi salah satu wilayah yang dinilai memiliki posisi strategis dalam rantai distribusi logistik Jawa-Sumatera. Oleh karena itu, lanjut Daisuke, kehadiran Dealer itu memiliki arti penting bagi ekonomi khususnya sektor logistik, maupun awak truk yang beroperasi.lintas pulau tersebut.
"Lampung memiliki posisi penting karena menjadi penghubung aktivitas ekonomi antara Pulau Jawa dan Sumatera. Keberadaan Jalan Tol Trans Sumatera dan Pelabuhan Bakauheni turut memperkuat peran Lampung sebagai salah satu simpul distribusi barang," papar dia.
Sementara itu, kebutuhan terhadap kendaraan niaga tidak hanya berkaitan dengan penjualan unit, tetapi juga memastikan kendaraan dapat kembali beroperasi secepat mungkin ketika membutuhkan perawatan maupun perbaikan. Oleh karena itu, dealer DIPO Lampung dibangun dengan konsep layanan 3S.
Fasilitas tersebut berdiri di atas lahan seluas 6.000 meter persegi, dengan luas bangunan mencapai 3.178 meter persegi.
Pertambahan dealer menjadi 224 ini sejalan dengan kinerja penjualan truk Fuso di Tanah Air yang moncer. Data Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) yang disitat Mobilitas di Jakarta, Kamis (17/9/2026) menunjukkan total wholesales kendaraan Mitsubishi Fuso sepanjang periode itu mencapai 27.386 unit. Total penjualan grosir ini melejit hingga 76,5 persen dibanding tahun lalu.
Sementara, total penjualan ritelnya mencapai 27.241 unit. Penjualan eceran ke konsumen itu melejit hingga 73,5 persen dibanding rentang waktu yang sama di tahun 2025. (Jrr/Aa)
Rekomendasi
Tahun Lalu Meroket, Kini di Januari -Agustus 2026 Penjualan VW di RI Anjlok
Bahlil Sebut Banyak Orang Beralih ke Pertalite, Pengamat Bilang Daya Beli Lemah Pemicunya
GIIAS Semarang 2026 Siap Digelar 30 September – 4 Oktober, Ini Pesertanya
Penjualan Ritel Hyundai RI di Januari – Agustus Masih Anjlok 15,2 Persen
Ojol Listrik Milik Vinfast Green SM Resmi Beroperasi di Jakarta
