Geely Recall Hampir 93.000 Mobil, Gegara Perangkat LiDAR Bermasalah

Senior Editor
Geely Recall Hampir 93.000 Mobil, Gegara Perangkat LiDAR Bermasalah ▣ Lihat foto
Ilustrasi, kantor pusat Geely - dok.Istimewa

Beijing, Mobilitas - Geely Automobile menarik kembali (recall) 74.037 mobil merek Lynk & Co di China. Mobil tersebut terbukti mengalami masalah pada fitur teknologi penginderaan jauh untuk membantu pengemudi (LiDAR).

Laporan The People Daily yang mengutip pernyataan Lembaga Regulasi Pasar China dan dikutip Mobilitas di Jakarta, Selasa (25/8/2026) menulis recall ini dilakukan menyusul maraknya keluhan dari pemilik mobil. Puncak keluhan yang dilayangkan ke.lembaga itu tejadi pada Juni lalu.

>>> Strategi Jitu Hino Gerakkan Transportasi Negeri Lewat Program Vokasi

Mobil yang di-recall terdiri dari empat model, yakni Lynk & Co 900, Lynk & Co10 EM-P, Lynk & Co 07, dan Lynk & Co 08. Mereka diproduksi pada 8 Januari - 12 Desember 2025.

"Integrated Circuit pada sistem LiDAR itu bermasalah karena cacat produksi di pemasok. Ini mengakibatkan LiDAR gagal dalam mengenali potensi risiko, memberikan peringatan le pengemudi serta gagal dalam memberikan reaksi atas potensi risiko tersebut. Sehingga gagal dalam menjalankan fungsi sebagai sistem.bantuam pengemudi," bunyi keterangan dokumen lembaga negara itu.

>>> Pemerintah Berniat Pangkas Kuota Pertalite hingga 58,5 Persen di 2027

Sebagai bentuk tanggung jawab, Geely akan mengganti seluruh unit LiDAR di semua mobil uang terdampak. Penggantian diberikan secara gratis.

>>> GIIAS Surabaya Digelar 26 - 30 Agustus, Diikuti 37 Merek Kendaraan, Segini Harga Tiketnya

Selain merek, Lynk & Co, Geely juga me-recall 18.878 unit mobil Geely Galaxy M9 dengan penyebab yang sama. Sehingga, jumlah total mobil yang di-recall Geely karena alasan LiDAR bermasalah itu memcapai hampir 93.000 unit.(Jrr/Aa)

Siap mencari kendaraan yang paling cocok?

Telusuri berita dan informasi otomotif terbaru untuk membantu Anda menentukan pilihan.

Jelajahi artikel otomotif
Tentang Penulis
Arif Arianto

Senior Editor

Mengawali kiprah di dunia jurnalistik sebagai stringer di sebuah kantor berita asing. Kemudian bergabung dengan media di bawah grup TEMPO Intimedia dan Detik.com. Sejak 2021 bergabung dengan Mobilitas.id