Jakarta, Mobilitas – Mobil listrik Aion yang di Indonesia diniagakan oleh GAC Indonesia (Indomobil Group) itu masih membukukan lonjakan penjualan – baik secara grosir dari pabrik ke dealer (wholesales) maupun secara eceran dari dealer ke konsumen alias penjualan ritel – selama periode Januari – Maret atau kuartal pertama 2026.
Data Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) yang dinukil Mobilitas di Jakarta, Selasa (14/4/2026) menunjukkan secara kumulatif sepanjang kuartal I 2026, wholesales mobil Aion sebanyak 2.148 unit. Jumlah penjualan grosir ini melambung hingga 78,9 persen dibanding periode sama di tahun 2025.
Sementara, penjualan ecerannya ke konsumen – di saat yang sama – sebanyak 1.940 unit. Jumlah penjualan ritel itu meroket hingga 94,8 persen dibanding total penjualan ritel selama tiga bulan pertama 2025.

Sekadar informasi, saat ini GAC Indonesia memasarkan empat model mobil Aion. Pertama, hatchback Aion UT yang memiliki jangkauan jarak hingga 500 km (NEDC) dan pengisian daya cepat.
Kedua, SUV Aion V. Mobil istrik 5-seater ini ditawarkan dalam dua varian, yaitu Exclusive dengan harga Rp449 juta dan Luxury yang berbanderol Rp489 juta. Varian tertinggi memiliki daya jelajah hingga 602 km sekali isi daya.
Ketiga, Hyptec HT sebuah SUV premium dengan pintu gull-wing. Mobil ini dibanderol Rp691 juta hingga Rp843,5 juta. Dan keempat, Aion Y Plus yang dipasarkan dengan harga Rp419 – Rp479 juta. (Anp/Aa)
Mengawali kiprah di dunia jurnalistik sebagai stringer di sebuah kantor berita asing. Kemudian bergabung dengan media di bawah grup TEMPO Intimedia dan Detik.com. Sejak 2021 bergabung dengan Mobilitas.id












